
"Tapi ra, kita baru sebulan deketnya "
" lah terus kenapa? Sekarang aku tanya, gimana perasaan kamu ke dia? "
" akuuu....aku enggak tauu " jawabku jujur
" gini deh, kalau misalnya kamu deg degan saat ketemu dia atau di deket dia terus kamu selalu ngarep dia ngasih kabar selalu pengen bareng dia terus selalu salting kalau ketemu dia itu berarti kamu suka sama dia. Pahaam? " jelas si indira padaku
Seketika aku berpikir, semua yang di katakan indira itu terjadi padaku akhir-akhir ini tapi apa benar aku suka sama dia? Aku takut aku merasa nyaman karena perhatian yang di berikan mas andre, secara aku bisa di bilang kekurangan kasih sayang di keluargaku.
Tidak mau pusing tentang masalah perasaan, aku memutuskan kembali bekerja membuat sibuk diri sendiri sehingga melupakan masalah perasaan yang tidak menentu.
Pulang kerja mas andre sudah berdiri di pintu keluar bandara dengan masih menggunakan seragam lengkap.
" saa,, ayo aku anter pulang " tawarnya padaku
" bukannya mas masih harus kerja? Aku bisa pulang sama temenku koq"
" enggak papa, kost kamu kan deket jadi aku gak lama keluarnya"
" enggak usah mas beneran deh, aku udah janji mau pulang bareng temen " ucapku meyakinkan seraya menggandeng tangan kiki
"Hm ya udah, tapi hati-hati ya "
Terlihat wajahnya sedikit ada kekecewaan
" lain kali ya mas, maaf banget" senyumku padanya
"Iya enggak apa, ya sudah aku balik kerja ya"
__ADS_1
Mas andre pun pergi meningglkan kami, aku sengaja sebelumnya minta nebeng kiki karna aku takut mas andre akan mengantarku pulang.
***
Ku rebahkan tubuhku di atas kasur kamar kostn, pikiranku entah berkelana kemana dan sesaat kemudian ku ambil handphoneku.
Ku berencana mentransfer uang kepada adikku di kampung via ibanking dan kemudian ku kirim pesan pada adikku itu.
Ku letakkan kembali handphone di sebelah tempat tidurku.
Drrt drrrtt drrtt
Kulirik Hp ku
Adik belum tidur? Jam berapa sekarang?
Itulah yang ada di pikiranku, namun saat aku buka pesan masuk..
" kemana mas? "
" ikut aja yaa"
"Hm ya udah iya "
" ok, besok habis maghrib aku jemput"
Pesan itu hanya ku baca dan aku memutuskn untuk tidur karena tubuhku terasa begitu lelah.
***
__ADS_1
Di atas motor
" kita makan dimana mas? "
" di jimbaran, kamu udah pernah kesana? "
"Belum " jawabku singkat
Fokusku kembali melihat jalanan sekitar, hari ini aku berpakaian sangat santai hanya menggunakan baju rajut dan celana kulot tak lupa aku membawa jaket, yaa jaket seperti baju yang tidak boleh lupa kemanapun aku pergi.
Begitu sampai aku hanya mengekori mas andre, dan setibanya di sebuah meja tepi pantai mataku langsung menyapu seluruh tempat. INDAAH itu lah yang mampu aku ucapkan aku begitu terpukau dibuatnya
" iniiiiii... "
" ayo duduk " tarik mas andre pada tanganku
Aku masih terus menatap kagum pada tempat itu.
Permisi maaf, mau pesan apa?
Tanya se orang pelayan perempuan pada kami
" sa, kamu mau pesen apa? " tanya mas andre padaku masih dengan melihat buku menu
" aku gak tau mas, mas aja deh yang pilih menunya" jawabku polos karena memang menunya membuatku bingung bagiku yang penting makanannya halal itu sudah cukup
Mendengar itu mas andre malah tersenyum dan kembali bertanya padaku...
__ADS_1
Ok di tunggu next ya...