Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 135


__ADS_3

"Kenapa anda tertawa? " tanyanya kembali


"Karena kalian gak update, bahkan kalian tidak tau kalau perempuan ini sudah di campakkan oleh devan" tunjukku sinis pada angel


" omong kosong, kalian cepat seret dia keluar" perintah Angel


security dan pelayan itu hendak menyeretku keluar namun


"Berani kalian menyentuhnya, bersiaplah untuk menanggung akibatnya" suara barito itu seakan membekukan keadaan


Mereka bertiga seakan tak bisa bergerak dari tempatnya bahkan mungkin mereka hampir tidak bisa bernafas saat ini namun aku hanya tersenyum


Mas devan mendekat ke arahku dan menggenggam tanganku erat


"de,, devan" panggil Angel dengan ragu


"Jangan sebut namaku dengan mulut sampahmu itu" bentak mas devan


Tiba-tiba manager toko ini berlari menghampiri kami


"Maaf tuan saya baru datang" ucapnya dengan masih ngos ngosan


"Dari mana kamu? " tanya mas devan penuh penekanan

__ADS_1


"Saya baru kembali mengambil barang di gudang pusat" jelasnya lagi namun mas devan se akan tak menghiraukan


"Sayang, apa saja yang mereka lakukan padamu? " tanya mas devan dengan masih menatap mereka tajam


"Mereka menghinaku, bahkan Angel menyuruh mereka menyeretku keluar dari toko ini,,, mereka mempermalukanku" jelasku dengan berpura-pura sedih


"Manager kamu sudah dengarkan apa yang mereka perbuat pada istriku? " tanya mas devan dengan penuh penekanan di setiap kata katanya dan mereka terlihat kaget mendengar mas devan menyebutku istrinya


"I,, iya tuan saya akan memecat mereka"


"Bukan hanya itu, buat mereka sulit mendapatkan pekerjaan" perintah mas devan yang membuat pelayan dan security tersebut langsung berlutut


"Maaf tuan, kami tidak tahu nona ini istri anda" jelas security itu


"Iya tuan kami tidak tau,, kami benar benar minta maaf ampuni kami tuan, nona angel mengatakan bahwa ia tunangan tuan makanya kami menurut perintahnya" kini si pelayan yang menjelaskan


Sekarang tinggal kamu Angel


Senyumku licik


"mas" panggilku dengan wajah yang memelas


"Kenapa sayang"

__ADS_1


"Akuu,, aku gak terima, Angel bilang aku gak pantes buat kamu, angel bilang aku rayu kamuu, aku godain kamu sampek kamu ninggalin dia dia,,, dia juga,,, " ku lirik sekilas wajah Angel dan terlihat ia sangat marah dengan penuturanku


"Udah sayang jangan nangis" ucap mas devan menenangkan dengan memelukku erat


"Enggak,,, enggak van dia bohong" bela angel dengan memegang lengan mas devan namun segera mas devan menghempaskan genggamannya hingga Angel jatuh tersungkur


"Ku peringatkan kamu, jangan pernah ganggu istriku lagi dan jangan pernah muncul di hadapan kami kalau enggak kamu akan sangat menyesal" tunjuk mas devan di wajah angel dan segera ia merogoh saku celananya mengmbil ponsel dan menghubungi seseorang


"Halo rio, kamu urus gimanapun caranya agar Angel keluar dari negara ini,, aku gak mau melihat wajahnya lagi" segera setelahnya mas devan mematikan sambungan telefonnya


"Ayo sayang" ajak mas devan pergi dan aku hanya memberikan senyuman kilas untuk angel yang membuatnya semakin marah dengan posisi masih duduk di lantai


Ku dengar samar samar suara angel yang berteriak karena di tarik oleh security, sedangkan mas devan merangkulku lembut dan berbisik...


.


.


.


Berbisik apa hayoo


Apa bisik bisik tetangga

__ADS_1


Enggak lah


Jangan lupa like ya


__ADS_2