Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 168


__ADS_3

"Mbak, siapa yang mau di rebut dan siapa yang mau ngerebut? " tanya mas devan yang sudah duduk merangkul bahuku dan mengagetkan wanita itu


"Kamu siapa? " tanyanya bingung


"Aku? " tunjuk mas devan pada dirinya sendiri yang langsung di angguki oleh wanita asing ini


"Maaf silahkan duduk mbak, dan nama mbaknya siapa? " tanya mas devan


"Nama saya maya" senyumnya


"Oo mbak maya, saya ini suami perempuan yang mbak bentak bentak dari tadi" liriknya padaku


"Kalau boleh tau kenapa mbak indah marahin istri saya ya? " kembali mas devan melayangkan pertanyaan untuk wanita yang beranama maya itu


"Istri anda ini sudah menggoda suami saya, dia bahkan sampek ke taman berduaan" jelasnya yang membuatku menganga


"Suami mbak siapa memangnya? " tanya mas devan kembali


"Suami saya Refan"


"Owh, sudah lama kenalnya mbak? " kembali mas devan melayankan pertanyaan pertanyaan pancingan

__ADS_1


"Sudah dua tahun" jawabnya lagi


"Hmm dua tahun ya? sayang kamu kenal Refan berapa tahun? " tanya mas devan padaku


"Sekita 7 sampai 8 tahun gitu" jawabku mencoba mengingat dan wanita di hadapan kami ini pun terkaget


"Omong kosong, kenapa aku tidak tau kalau memang kalian sudah kenal begitu lama" pungkasnya padaku


"Ya mbaknya gak pernah nanya ke kak refan, dan lagi bukannya mbaknya suka cemburu akut, kalau kak refan bahas aku bisa bisa mbaknya bunuh diri" sindirku tak tahan melihat sikapnya


"Lalu ngapain kamu ketemu berdua dengan suamiku di taman? " bentaknya lagi


"Siapa bilang bedua? Aku juga ikut, anak anak kami juga ada disana" bantah mas devan yang membuat Maya terdiam


"Re re fan? "


"Apa yang kamu lakuin disini? " tanyanya sedikit emosi


"Mbak Maya cuma lagi silarurrahmi kak, iya kan sayang? " tanyaku pada mas devan agar mau di ajak kompromi namun mas devan malah membuang muka sehingga tanganku refleks mencubit paha nya


"Eh iya fan,, istrimu cuma silaturrahmi kesini"

__ADS_1


"Ayo kak duduk" pintaku namun mbak maya malah bersikap di luar dugaan


"Siapa bilang aku kesini untuk bertamu, aku kesini mau ngasih perempuan itu pelajaran" teriaknya lagi


Aku dan mas devan sampai bingung dengan mbak maya padahal sudah di jelaskan sebelumnya mungkin emang orangnya aja yang suka cari masalah


"Sudah cukup berhenti mempermalukan diri sendiri di depan orang lain" bentak kak refan tiba tiba yang membuatku kaget karena jujur baru pertama kali ini aku melihat kak refan semarah itu


"Sandya, Devan kita pamit dulu ya maaf kalau ganggu waktu istirahat kalian " ucap kak Refan dengan menarik mbak maya paksa karena mbak maya tidak mau pulang


Aku menghembuskan nafas kasar setelah kepergian mereka


"Sayang koq kamu tiba tiba turun? " tanyaku


"Ya soalnya kamu gak ada di sebelahku, aku panggil panggil gak ada jawaban makanya aku turun buat ngecek takutnya kamu kenapa napa" jelasnya


"Ya udah ayo tidur, aku masih ngantuk banget" tuturku pada mas devan dan segera berdiri


"Pastikan perempuan itu jangan sampai bikin ribut di rumah ini lagi atau jangan biarkan dia mencari masalah pada keluargaku dimanapun" perintah tegas mas devan pada pengawal yang tadi berjaga mengamankan mbak maya


"Sayang ayoo" panggilku yang sudah menaiki tangga

__ADS_1


"Eh iya tunggu sayang"


__ADS_2