
"Awalnya aku mau pengawal 10 buat kamu dan 10 untuk ray, tapi kata mama kebanyakan ya udah aku ambil 4 aja" ucapnya tanpa dosa yang membuatku jengkel
Ya sudahlah, yang penting mas devan tenang
Aku yakin mas devan pasti khawatir banget sama aku dan ray
"Kalian jaga di luar" perintah mas devan dan ke empat body guard teesebut sedikit membungkuk dan berlalu pergi
" mama gimana? " tanyaku
"Mama juga udah aku kasih pengawal, tapi cuma dua karena permintaan mama langsung"
"Ya udah terserah mas aja" ucapku lembut
***
Sudah satu minggu sejak aku di perbolehkan pulang oleh dokter, dan di rumah aku hanya menonton tv, tidur, duduk santai rasanya sangat membosankan
Sejak kecelakaan yang ku alami mas devan melarangku dan ray untuk keluar dari rumah bahkan sudah hampir setiap sudut rumah di jaga oleh pengawal khusus dan yang lebih parah lagi aku di larang melakukan apapun yang mas devan pikir itu pekerjaan berat seperti memasak, bahkan menyiram bungapun aku di larang
Kalau ray mungkin dia tidak bosan karena selama seminggu ini dia sudah menciptakan game baru yang siap di luncurkan, bahkan ia mendapat penghasilan yang fantastis dari apl apl yang ia ciptakan dan penghasilannya masuk ke rekening miliknya sendiri namun masih di bawah pengawasanku
__ADS_1
Toott toott toot ( anggep aja suara sambungan telefon)
" iya sayang? "
" maaas,, aku bosen" rengekku
"Kamu nonton tv aja, atau baca buku"
" udah semua, tapi tetep aja bosen"
"Terus maunya apa? "
Terdengar mas devan menghembuskan nafas kasar dan hening sejenak sebelum melanjutkan kalimatnya
"Ya udah aku izinin asal kamu di kawal keluarnya"
"Ok setuju, makasih sayang muaach" jawabku dengan girang karena mas devan memberiku izin keluar setelah hampir 2 minggu lebih aku terkurung jika di hitung dari kecelakaan itu
Hari ini aku berniat untuk pergi ke sebuah taman tapi aku tidak mengajak ray karena jujur aku juga khawatir jika keluar bersamaan ray yang juga merupakan incaran musuh di luar sana
***
__ADS_1
Aaaah akhirnya bisa merasakan udara yang menyegarkan ini, senangnya bisa duduk santai melihat orang orang lalu lalang
Batinku
Aku hanya diam memperhatikan orang orang yang berada di taman, anak kecil berlari kesana kemari, pasangan kakek nenek, muda mudi
eh tunggu? Itu anak remaja pakek baju sekolah di taman jam segini? Ini kan masih jam sekolah? Apa sekolah mereka lagi pulang awal? Tapi seragam mereka beda, meski di tutupi dengan sweater tapi tetep aja keliatan. Huuuh anak remaja zaman sekarang di suruh sekolah malah pacaran disini gak kasian apa sama orang tuanya yang banting tulang cari duit?
Kesalku sendiri dengan terus memperhatikan pasangan yang bisa dibilang ABG itu yang membuat mereka merasa risih dan memilih pergi karena sadar terus menerus ku perhatikan
Dan yang lebih parah Tanpa ku sadari orang orang yang berada di taman ini pun memperhatikan ku yang duduk santai dengan di kelilingi pengawal, mungkin karena aku terlalu santai dengan dunia ku sendiri hahaha
Ku lirik jam yang bertengger di pergelangan tanganku
"Haaa? " teriakku yang membuat ke empat pengawal itu ikut kaget
"Kenapa nyonya?" tanya mereka kompak
"Kalian dulu waktu pelatihan pengawal pelajarannya apa aja? " tanyaku
"Haa? " kini kembali mereka yang bingung
__ADS_1