Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 77


__ADS_3

Mas devan menyodorkan segelas air padaku


setelah meneguknya aku segera masuk ke dalam selimut


Tapi


"Mas ngapain? " tanyaku bingung melihat mas devan tidur memeluk tubuhku dari belakang


"Diam dan tidurlah, mas hanya ingin tidur seperti ini"


"Apa ini sakit? " tanya mas devan dengan mengelus pipiku yang tadi di tamparnya


Aku tidak berniat untuk menjawab pertanyaanya aku hanya menutup mataku ingin melupakan kejadian tadi


***


Sinar matahari memaksaku bangun dari mimpi indahku


ku lirik tempat tidur di sampingku yang sudah kosong


Mas devan kemana?


Aku keluar dari kamar dan melihat mas devan sibuk di meja makan


"Sudah bangun? Ayo sini sarapan" ajak mas devan


Aku hanya diam dan menghampiri meja makan, sarapan pagi ini hanya penuh dengan kesunyian


Kamu mandi dulu bajunya sudah mas siapkan, abis itu kita pulang


Entah kenapa aku tidak ada keinginan untuk berbica dengan mas devan, aku hanya terus diam


***

__ADS_1


Seminggu berlalu dan Hubunganku dengan mas devan sangat baik layaknya pasangan yang saling mencintai satu sama lain


Mas devan sering mengajakku untuk dinner bareng atau saat weekend kita akan liburan berdua menghabiskan waktu jalan-jalan


Hari ini aku berniat untuk menginap di rumah mama karena mama tadi menelfon minta di temani dan aku pun sudah mengabari mas devan tentang niatku itu


"Assalamualikuuum mama"


"Waalaikumsalam sayaaang,, ayo masuk sini"


" sayang kamu sakit? Ayo cepet duduk sini"


" enggak ma, dya baik-baik aja koq"


"Tapi kamu pucet banget sayang, ayo mama antar ke rumah sakit ya"


"Maa, sandya enggak kenapa napa koq mama enggak usah khawatir ya"


Aku kaget karena mama langsung mengetahuinya tapi mungkin karena mama sudah berpengalaman kali ya


Aku mengangguk mengiyakan pertanyaan mama


"Ya Allah bener? Alhamdulillaaah makasih sayang, akhirnya mama mau punya cucu lagi"


Aku hanya tersenyum melihat mama yang begitu exited


"Sayang apa suami kamu sudah tau? "


"Belum ma rencananya mau kasih mas devan kejutan"


"Ya udah kalau gitu kamu enggak usah nginep sini ya,, bentar mama masakin makanan kesukaan suami kamu habis itu kamu pulang aja"


"Iya, biar dya bantuin ma" pintaku

__ADS_1


"No no nooo, kamu duduk disini aja kamu enggak boleh kecapean"


Aku senang mendapat perhatian dari mama yang begitu menyayangiku, aku berniat memberi tau mas devan soal kehamilanku karena sepertinya mas devan sudah mulai mencintaiku


***


Ku lihat mobil mas devan sudah terparkir itu artinya mas devan sudah pulang aku bergegas masuk ke dalam rumah


"Biik,,, bik inaaah"


"Ee,, eh nyonya"


"Bik ini tolong di siapkan"ucapku menyerahkan rantang masakan mama


"Bik, mas devan mana? " tanyaku dengan senyuman yang tak mau hilang dari wajahku


"Tuan,, tuan,, di.. "


"Sudah bik, biar saya cari sendiri"


Aku menuju ke kamar mas devan namun tidak menemukannya, ku cari di ruangan kerja juga tdak menemukannya kembali ku cari di kamarku namun tetap tidak menemukannya


Mataku tertuju ke kamar utama, perlahan kakiku melangkah menuju kamar itu


entah mengapa rasanya ingin sekali aku membuka pintu kamar ini


Ku pegang gagang pintu kamar tersebut dan ku buka perlahan, saat pintu terbuka sedikit dapat ku dengar.....


Dengar apa yaaa kira-kira?


Janga lupa like nya


Dan bantu dukungannya

__ADS_1


__ADS_2