Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 127


__ADS_3

Segera ku bergegas pergi begitu mendapat telefon dari mas devan yang menyuruhku untuk menjemput Ray di kantor karena Ray tidak mau di suruh pulang


Sesampainya di kantor mas devan segera ku menuju lantai paling atas menggunakan lift eksekutif khusus mas devan dan tamu penting


"Permisi mbak" tanya seorang wanita yang baru ku lihat saat itu namun begitu melihat dimana ia duduk tadi aku sadar bahwa ia adalah sekertaris mas devan


Mas devan ganti sekertaris?


"Yaa? " tanyaku bingung


"Mbaknya mau kemana ya? "


"Ke ruangan mas devan" jawabku simple


"Maaf mbak, apa sudah buat janji? Harusnya mbak lapor dulu di resepsionis tidak boleh langsung masuk begini" jelasnya


" Saya istrinya "


Terlihat sekertaris itu melihatku dari kaki sampai kepala seperti sedang menilai


"Kenapa ya? " tanyaku karena merasa risih


"Mbak yakin istrinya pak devan? "


"Memang kenapa? " tanyaku dengan sedikit kesal


"Hm penampilan mbaknya" tunjuknya padaku


"Penampilan saya kenapa ? Ini sopan koq, dari pada baju kamu itu gak cocok di pakek kerja tapi cocoknya di bawa ke club, atau gaji sekertaris gk cukup untuk beli baju sampek baju kamu ini kekurangan bahan gini? " sindirku

__ADS_1


"Mbak jaga ya kalau ngomong, ini baju mahal untuk kalangan orang kaya dan lagi mbak gak usah ngaku ngaku istri bos saya, cantikan juga saya kemana mana tapi sekalipun mbak istrinya pasti pak devan akan cepat berpaling ke saya karena emang lebih saya kemana mana"


" M O N I K " bentak mas devan tiba-tiba dari arah belakang sengaja aku memancing monik karena melihat mas devan sudah keluar dari ruangannya


Seketika wajah monik memucat mendengar suara mas devan yang menggelegar sedangkan aku hanya tersenyum kilas


"Berani sekali kamu bertingkah tidak sopan pada bosmu sendiri" ucap mas devan penuh penekanan


"pak,, pak devan bukan seperti itu " belanya dengan memegana lengan mas devan yang langsung di hempaskan oleh mas devan


"kamu ke HRD urus pengunduran diri segera" pintanya lalu mas devan menggenggam tanganku menarikku masuk ke ruangnnya


sesampainya di ruangan


"Sayang kenapa kamu ganti sekretaris? "


" sekertaris lama aku suruh pegang cabang di bandung " jawabnya setelah duduk di sofa


"Ke luar sama bams"


"Sayang kamu kenapa koq kayak kesal gitu? " tanyaku duduk di samping mas devan dan terlihat mas devan menghembuskan nafas kasar


"Anak kita itu sayang, dia benar benar menakutkan"


Seketika aku kaget mendengar penuturan mas devan


"Maksud kamu apa? "


"Tadi aku lagi rapat, aku suruh dia nunggu di sini tapi dia malah ngacak ngacak laptopku, dia itu ngehack semua sistem di perusahaan ini, semua data ilang seketika sampek semua orang panik"

__ADS_1


"Terus? " tanyaku penasaran


"Aku baru tau pas selesai meeting, ya udah langsung tak suruh balikin lagi"


"Sekarang udah selesai? "


"Udah, tapi baru aja dia bikin ulah lagi,,, aku gak sadar dia bawa laptop tadi.. Karena udah buat keributan aku hukum dia diem di kamar istirahatku tapi Ray malah nyebarin virus yang membobol data data Rio"


"Haaa? Tapi Rio bisa tangani kan? "


"Nggak"


"Sekarang gimana? "


"Ya itu Ray gak mau ilangin virusnya kecuali aku kasih dia makan jungfood" jelasnya


"Kamu kasih? "


"Ya mau gimana lagi sayang? Ya itu dia pergi keluar beli jungfood, tapi aku gak bilang kalau kamu kesini"


Anak itu bener bener


"Sayang" panggil mas devan yang entah sejak kapan bibirnya sudah menempel di bibirku


Dan.....


Jangan lupa tinggalkan jejak ya readers


Like, comment

__ADS_1


Makasih


__ADS_2