Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 163


__ADS_3

Mereka makan dengan lahap dan tenang, setelah acara makan malam mereka langsung duduk bermain bersama di ruang keluarga sedangkan aku dan mas devan duduk di sofa memperhatikan mereka yang bermain


"Adel endak oleh gitu, ini timpan tini" jelas angelo


"Kak ndelo talaah, timpan iniiii" protes adel


Celoteh mereka berdua membuatku tersenyum karena lucu sedangkan Ray ia sibuk bermain dengan laptopnya sendiri


"Sayang, adel enggak di cari sama monic? " tanya mas devan


"Tadi aku udah telfon monic koq, katanya mau di jemput bentar lagi" jelasku dan benar saja baru beberapa saat bel rumah berbunyi


"Hi sa, dev" sapa stev yang datang bersama monic


"Ayo duduk" ajakku


"Maaf ya , adel jadi ngerepotin kalian" ucap monic


"Enggak apa nic,, toh mereka juga seneng" tunjukku pada anak anak yang sedang bermain


"Aku tadi lagi di dapur, adel lagi main di kamarnya tapi pas aku samperin dia udah gak ada.. Untung kamu langsung nelfon" jelas monic


"Hahahaha, anak kamu itu pinter banget kabur" ucapku


"Sa, dev kita gak bisa lama lama, kita langsung pulang ya" pamit steve

__ADS_1


"Koq buru buru? Gak mau ngopi dulu? " tanya mas devan


"Enggak deh, udah malem juga.. Besok besok aja lah" jawabnya


"Adel ayo pulang sayang" panggil monic


Wajah adel dan angelo langsung berubah sedih sedangkan Ray hanya menampilkan ekspresi cueknya


Yaaah seperti ini lah drama yang akan terjadi jika mereka di pisah, baik angelo maupun adel mereka akan menangis karena tidak mau di pisah


Setelah adegan tarik menarik antara monic dan adel akhirnya mereka bisa pulang ke rumahnya kembali sedangkan angelo ia masih menangis meraung raung


"Sayang udah dong nangisnya, besok kan bisa main lagi sama adel" bujukku agar angelo berhenti menangis


"Tapi maa,,,,, hiks hiks hiks"


Setelah beberapa saat tidak terdengar lagi suara isakan tangis


"Mas, angelo tidur ya? " tanyaku pada mas devan yang sedang sibuk dengan laptopnya dan mas devan sedikit melirih ke arah angelo


"Iya, angelo udah tidur.... Sini sayang mas pindah ke kamar" pinta mas devan mengambil alih angelo


"Hati hati" ucapku


Mas devan memindahkan angelo ke kamarnya yang bersebelahan dengan kakaknya Ray

__ADS_1


Setelah mas devan meletakkan di tempat tidur ku usap lembut bekas air mata yang tertinggal di pipi gembulnya


Kasian anak mama


Pikirku


"Sayang, kayaknya angelo pengen punya adek perempuan" bisik mas devan tiba tiba di telingaku


"Halah mas ini,terus kalau yang lahir adek laki laki gimana? " tanyaku


"Ya kita usaha terus sampek dapet adek perempuan buat angelo" ucapnya santai yang membuatku menganga


Dikira ngelahirin semudah itu? Bener bener mas devan ini,, setelah mencium lembut pipi gembul angelo segera ku tinggalkan mas devan dan beralih ke kamar Ray


"Sayang, koq belum tidur? " tanyaku melihat ray yang masih setia di meja belajarnya


"Eh iya ma, maaf ray lupa waktu"


"Ya udah sekarang tidur yaa,,, udah malem" pintaku


"Iya ma"


Ray berbaring di tempat tidurnya tak lupa sebelumnya ia mengecup pipiku lembut


"Selamat malam ma" ucapnya lembut

__ADS_1


"Selamat malam sayang"


Setelah keluar dari kamar ray segera aku kembali duduk di ruang tamu bersama mas devan yang sibuk dengan laptopnya


__ADS_2