
"Iya, manifest yang dia percaya tuh cuman dua disini, si Cici (manifest senior) sama si sandya" puji pak evan padaku
"Masak sih pak? " tanyaku penasaran
"Iya lah, buktinya dia ngasih tau kamu sign in sakti dia sama paswordnya lagi" papar pak Evan padaku
(Sign in untuk membuka sistem sebelum memulai kerja, sign sakti maksudnya sign yang hanya dimiliki oleh ketua perusahaan yang bisa menembus ke sistem di bandara lain termasuk sistem penerbangan luar negeri)
Tapi sistem perusahaan penerbangan yang sama yaaa gengs....
Dengan wajah yang cool pak Dani terlihat kaget walaupun agak terlihat di wajahnya
"Wah waaah, kamu kasih apa dia sa bisa langsung percaya sama kamu. Kita aja gak ada yang di kasih pinjem signinnya sa" tutur pak Dani
"Ya gak di kasih paak, kan sign itu bersifat rahasia. Kalau sama saya atau manifest yang lain karna beliau butuh bantuan kami" bela ku pada kedua atasanku itu
Saking asiknya dengan komputer di depanku sampai aku tidak sadar kalau sif siang sudah datang yang artinya sebentar lagi waktunya aku pulang.
__ADS_1
Aku membereskan barang-barangku dan melakukan serah terima kerja kepada manifest siang, menjelaskan pesawat apa saja yang kemungkinan akan delay nantinya maupun pesawat apa saya yang delay.
Pukul 16.50 aku sudah sampai di pintu keluar bersama rekan-rekan kerja yang lain, disini kami berpisah ada yang menuju parkiran motor, ada yang menuju parkiran mobil dan ada yang jalan kaki.
Ya parkiran mobil dan motor terletak di tempat yang berbeda, sedangkan aku melanjutkan jalan kaki karna kos tempat tinggalku tepat di depan bandara hanya perlu melewati kedatangan international, menyeberang pintu tol keluar badara, menyeberang pintu tol masuk bandara, menyeberang jalan raya dan berjalan sedikit sudah sampai di kost-kostan ku.
Intinya butuh sekitar 20-25 menit untuk berjalan kaki sebenarnya tidak jauh tapi jika berjalan kaki maka kita harus memutar jalan karna adanya pagar pembatas bandara.
Sesampainya di kostan, aku langsung mandi mengganti baju kemudian makan, entah makan apa namanya di jam 17.07 mungkin makan siang + makan malam karena saat siang tadi aku belum sempat istirahat atau makan karna kondisi penerbangan crowded akibat delay yang membuatku tidak bisa meninggalkan komputerku, bahkan kemusholla untuk shalatpun aku harus berlari. Huft
****
"Sa, keluar yuuk..bosen niih"
"Kemana? "
"Terserah deh, belanja, makan-makan, atau kita ngopi juga boleh.. Ya ya yaaa"
__ADS_1
"Hmmm... Ok, jemput sekarang"
"OK, otw"
Dan akupun bersiap-siap tapi belum 10 menit...
Tok tok tok
"Saaaa, ini akuuuuu"
Itu anak kenapa udah sampai sini aja? Tanyaku sendiri seraya membuka pintu kamar kost
"Koq kamu udah sampek sini aja? Perasaan baru juga nelfon"
"Hehehe, iya tadi aku lagi di luar abis ketemu sama putu tapi dia malah pergi karna mau main futsal sama temen-temennya" adunya padaku
"Ooh pantes kamu ajak aku keluar, lagi beteek, tunggu sini aku siap-siap bentar"
__ADS_1
Selang beberapa menit akupun siap, sebelum pergi aku mengunci pintu kamar dan tak lupa memberi kabar kepada aya teman kostku yang sedang shift malam bahwa aku akan keluar karna takut dia pulang dan kunci kamar ada padaku.