Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 160


__ADS_3

"Huaaaaaaa mamaaaa" teriak Anggelo yang berumur dua tahun satu bulan


"Kenapa sayang? " tanyaku menghampiri


"Tatak dahat,, ndelo ndak oleh ain inyiiii" tunjuknya pada seperangkat mainan masak masakan itu


Aku hanya menggeleng kepala melihatnya, lagian ini anak kenapa suka banget main masak masak kek gini???


"Angelo sayang, kakak bukan jahat tapi kakak gak mau angelo main ini" jelasku


"Napa? " tanyanya polos


"Karena ini mainan anak perempuan sayang"


"Pelempuan iapa? " tanyanya kembali yang memebuatku bingung


"Perempuan itu kayak mama,,, rambutnya panjang,suka masak di dapur, bajunya juga gitu" tunjuk Ray padaku


"Ndak papa,, ndelo syuka mama, mama tantik, ndelo tayak mama ndak papa" belanya lagi


Haduh ini anak dua kenapa ribut mulu sih, sehariii aja enggak berantem


"Angelo sayang,, angelo kan laki laki gak boleh kayak mama sayang, angelo kayak papa aja ya" bujukku


"Papa dalak,, ndelo dak syuka" kesalnya


"Eh Angelo gak boleh gitu loh, papa galak karena apa hayo? Karena angelo nakal kan? Jadi kalau enggak mau papa marah angelo gak boleh nakal yaa" jelasku

__ADS_1


"Hm ok ma"


"Angelo main mobil mobilan aja ya, ini mainannya mama simpan boleh? " tanyaku dan angelo hanya mengangguk


"Ray, ikut mama sayang" pintaku dan ray hanya mengekor di belakangku hingga sampai di ruang keluarga


"Ray, kamu udah kelas berapa? " tanyaku memancing


"Kelas dua ma"


"Hm ray kan sudah besar, sedangkan angelo masih kecil jadi kalau ray mau kasih tau adeknya itu pelan pelan ya sayang, jangan di marahi gitu" jelasku


"Dan kalau ngajak main adeknya di ajarin pelan pelan, adeknya di jaga jangan di buat nangis ya" sambungku menjelaskan


"Iya ma,, maafin ray" sesalnya


"Iya ma" jawabnya dan langsung kembali menghampiri adiknya


aku pun kembali ingin melanjutkan memasak tapi tiba tiba


"ntyyyyyyy" teriakan itu melengking se isi ruangan, bocah kecil yang berlari sembari tertawa ke arahku dengan rambut kepangnya yang hanya beberapa helai itu membuatku kembali ternganga


"Adel ? Adel sama siapa nak? " tanyaku dengan posisi sudah berjongkok


"Cendili" ucapnya singkat


Ya ampuun ini anak, pasti kabur lagi

__ADS_1


" adel kesini di antar mama? " tanyaku


"endaak, adel adi alan aki nty"


"Ya udah ayo aunty anter ke tempat kak angelo dan kak ray main" ajakku yang membuatnya tertawa girang


Adel adalah anak dari monic dan steve yang lahir beberapa bulan setelah Angelo, karena rumah kami yang satu komplek dan hanya berjarak dua rumah membuat adel sering kabur kemari hanya untuk main


Bahkan adel pernah kemari saat malam hari, hanya karena ia tidak bisa tidur ia kabur dari pantauan orang tuanya dan menuju kemari


Anak itu, tampilannya saja yang perempuan tapi kelakuannya


Batinku melihat adel dan Angelo bermain


Loh tunggu, Ray kemana?


Aku baru menyadari bahwa tadi saat mengantar adel ternyata angelo sedang bermain sendiri, Mataku pun mulai berjelajah mencari keberadaan ray


"Angelo sayang, kakak kemana? " tanyaku


"Au" jawabnya singkat, begini lah kalau sudah dapat temen main


"Adel main baik baik ya jangan bertengkar" ucapku mengingatkan


"Iy nty"


Kembali ku langkahkan kaki menuju kamar karena ingin mengabari monic bahwa adel berada disini

__ADS_1


__ADS_2