DALAM SARANG JANDA JANDA MUDA

DALAM SARANG JANDA JANDA MUDA
Permintaan Pagi


__ADS_3

Hari pun kembali berganti, dan kini pagi datang lagi. Seperti pagi biasanya, Tito dan Yoyo mengerjakan tugasnya yaitu mengurusi anak anak yang selalu rewel tiap pagi. Mereka selalu ingin bersama dua pemuda yang menjadi penjaga mereka. Yoyo dan Tito pun nampak senang melakukannya. Meskipun sebenarnya ini bukan tugas mereka, tapi mereka dengan suka rela melakukan pekerjaan yang kebanyakan dilakukan oleh wanita.


Setelah mengetahui perasaan majikannya, kini Yoyo dan Tito malah dilanda bingung sendiri. Meskipun merasa senang, mereka juga dilanda dilema karena saat ini mereka merasa, pasti pagi ini ada hati janda yang kecewa karena Yoyo dan Tito sejak semalam menghabiskan waktu bersama dua janda yang lainnya.


"Gimana ya, perasaan Miss A ling dan Miss A zia saat ini? Pasti mereka sedang kecewa banget sama kita?" gumam Tito sembari mengeringkan rambut Zoe karena bocah itu baru saja selesai mandi.


"Aku juga mikirin Miss A mey dan Miss A shang, pasti mereka sedang mati matian menahan rasa cemburu saat ini," balas Yoyo yang sudah selesai membantu Binbin mengenakan pakaian sekolahnya.


"Tapi hati kamu gimana? Apa sudah ada pilihan?" tanya Tito sembari sesekali melihat sahabatnya yang ada di sebelahnya.


"Entahlah, To. Aku sendiri bingung. Di saat bareng A shang, aku menikmatinya dengan segala keromantisan yang tercipta. Aku berpikir mungkin hatiku telah jatuh kepada A shang, tapi semalam, ngobrol bareng Miss A win, hatiku juga tenang banget. Aku bener bener dianggap laki laki di mata A win, bukan dianggap pembantu atau yang lainnya. Entah nanti kalau bersama A mey, apa hatiku juga akan merasa senang dan nyaman?"


"Hahaha ... kenapa jalan hidup kita sama begini? Bahkan sampai perasaan kita yang terombang ambingpun sama sama merasakannya. Mungkin ini juga yang dirasakan oleh pria yang selingkuh kali ya? Mereka bisa nyaman dengan wanita selain istri mereka. Cuma bedanya kita disini kayak jadi rebutan gitu, bener nggak sih, Yo?"


Yoyo pun mengangguk beberapa kali. "Dan aku bangga jadi rebutan janda janda cantik disini, hahaha ..."


Mereka lantas asyik tertawa bersama beberapa saat hingga tawa mereka terhenti saat salah satu majikan mereka masuk ke dalam kamar anak anak sambil membawa sarapan buat dua bocah yang sudah rapi dengan pakaian sekolahnya.

__ADS_1


"Duh, anak anak Mommy udah ganteng ganteng," puji A moy sambil berdiri menggunakan lututnya dan mencium pipi Zoe dan Binbin satu persatu.


"Oh ya, Miss, aku mau tanya?" ucap Tito saat dia teringat sesuatu.


A moy sontak menoleh ke arah Tito dengan wajah yang terlihat sumringah. "Mau tanya apa, Sayang?"


Deg!


Tito tertegun sejenak mendengar kata sayang dari mulut majikannya. Dia melirik ke arah Yoyo yang saat ini sedang cengengesan. "Eh emm, mau tanya soal daftar rumah sakit, Miss."


"Om Tito sakit?" tanya Zoe yang juga ikut mendekat ke arah Tito. Yoyo sendiri langsung menyuapi Binbin dengan makanan yang tadi disiapkan A moy.


"Enggak, Sayang. Om nggak sakit," balas Tito.


"Siapa yang sakit?" tanya A win begitu dia masuk ke kamar anak anak.


"Nggak kok Miss, aku nggak apa apa," bantah Tito sembari menatap A moy yang tadi sempat memeriksa keningnya. "Aku sama Yoyo cuma ingin ngecek kesehatan kita aja."

__ADS_1


"Ah iya, aku baru inget!" seru Yoyo.


"Kesehatan apa sih, Sayang? Emangnya kalian punya penyakit?" kini A win juga ikut ikutan memanggil Yoyo dengan sebutan sayang, mejadikan pemuda itu salah tingkah. Apa lagi tatapan A win yang penuh cinta malah membuat Yoyo merasa canggung.


"Aduh, gimana ya ngomongnya? Aku nggak enak ngomongnya? Apa lagi ada anak anak," balas Tito mendadak gusar.


"Ya tinggal ngomong aja, To. Disamarin."


"Emm gini, Miss kan tahu, aku tiap malam sama Miss begituan. Terus Miss juga pasti juga sudah tahu kan kalau aku nggak main dengan Miss A moy aja. Aku takut terkena penyakit menular karena ganti ganti pasangan, Miss."


A moy sama A win saling tatap sejenak lalu mereka malah tertawa kecil. "Oh soal itu? Tapi kami sehat loh, Sayang," balas A moy.


"Ya aku tahu, Miss. Tapi kan apa salahnya sih aku coba periksa."


"Baiklah, nanti aku buatin janji sama dokternya. Kalian nanti tingga berangkat aja," jawab A moy. "Terus sekarang kan kalian sudah tahu isi hati kami, apa kalian akan tetap celap celup saat tahu ada cinta diantara kami untuk kalian?"


...@@@@@@...

__ADS_1


__ADS_2