
"Terus, Sayang. sodok lebih kencang lagi! Akhh, enak banget batang kamu, To," racau seorang wanita yang sekarang posisinya sedang berada di bawah kungkungan pria yang bekerja di rumahnya. Sedangkan pria bernama Tito hanya terdiam tapi semakin mempercepat gerakan pinggangnya yang sedang menyodok lubang yang baru dia rasakan malam ini di sepanjang hidupnya.
"Kamu tampan banget, To kalau lagi kayak ginii, kamu membuatku semaki berhasrat saja," lagi dan untuk ke sekian kalinya wanita bernama A moy meracau menumpahkan segala rasa yang ada dalam dadanya. Wanita itu benar benar sangat menikmati batang seorang pria setelah sekitar satu tahun dia tidak pernah merasakannya. Malam ini rasa rindu akan sentuhan pria, dapat A moy rasakan lewat pria penjaga anaknya.
Di saat keduanya larut dalam kenikmatan penuh gairah, mereka dikejutkan dengan suara rengekan seorang bocah. "Om, Om Tito! Om!"
"Astaga! Zoe terbangun, Miss!" pekik Tito dan dia langsung mencabut batangnya dari dalam lubang tanpa persetujuan A moy dan beranjak begitu saja menuju ranjang Zoe.
"Akhh, lagi lagi enak enaknya, malah main cabut gitu aja," gerutu A moy merasa kesal. Dia langsung cemberut karena permainannya langsung terhenti tiba tiba.
"Iya, Sayang. Ini Om," ucap Tito lembut dan langsung menepuk nepuk tubuh bocah itu. Tito lansung berbaring di samping Zoe dan Zoe kembali terlelap di dada Tito. A moy ikut bangkit dan mendekat. Karena hasratnya yang masih berada di ubun ubun, Amoy melanjutkan aksinya disaat Tito sedang telentang dengan posisi Zoe di dadanya.
"Aduh, Miss. Nanti Zoe bangun," ucap Tito lirih tapi Miss A moy tidak peduli. Dia tetap menancapkan batang Tito yang masih menegang ke dalam lubang nikmatnya.
"Akh!" rintih A moy lirih karena takut anaknya terbangun. Setelah batang Tito menancap sempurna, A moy mulai menggerakkan badannya naik turun di atas Tito. Pemuda itu pun tak protes lagi. Dia juga masih sangat ingin menikmati lubang A moy di ronde ke kedua itu.
__ADS_1
Di tempat lain, tepatnya di dalam mobil, Yoyo melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Pikirannya sedikit terganggu dengan apa yang baru saja dia lakukan bersama wanita yang sekarang duduk di sebelahnya. Sungguh pemuda itu tidak menyangka, dirinya akan merasakan dosa ternikmat di negara orang yang sepertinya tidak peduli akan yang namanya dosa.
Bukannya Yoyo tidak menyesal, tapi sebagai laki laki normal yang tidak pernah merasakan sentuhan wanita, tentu saja Yoyo merasa akan sangat sia sia jika menolaknya. Apalagi yang mengajak untuk melakukannya adalahseorang wanita yang sangat cantik dimatanya dan tentunya gratis. Pria mana yang kuasa menolaknya jika ada kesempatan sepeti itu? Di tambah lagi Yoyo tidak kuasa menolak karena ada ancaman dari si wanita perihal kelakuannya saat pesta baju pantai, membuat Tito tak punya pilihan lain selain menuruti permintaan majikannya.
Sentuhan lembut di pipi Yoyo, membuat pria itu tersadar dari lamunannya dan dia menoleh sejenak ke arah samping dimana majikannya sedang tersenyum manis kepadanya dengan tangan mengusap lembut pipi Yoyo.
"Jangan melamun, kamu lagi nyetir," ucap A mey lembut.
Yoyo pun tersenyum dan kembali fokus menatap ke arah depan. "Maaf, Miss, lagi keingat yang baru saja terjadi tadi di galeri."
Senyum A mey semakin melebar. "Kenapa? Masih kurang? Tiga kali loh kita main?"
"Aku juga nggak nyangka, Yo. Kamu tampan dan sangat menggoda. Apa lagi aku udah lama banget tidak merasakan batang laki laki asli."
"Loh, terus kalau Miss A mey lagi pengin, gimana?"
__ADS_1
"Ya terpaksa pake alat bantu Yo."
Yoyo nampak manggut manggut. "Emang rasanya gimana sih, Miss? Main sama alat bantu?"
"Ya kurang enak aja, To, kurang puas. Tapi ya mau gimana lagi. Cuma itu yang bisa aku lakukan."
Kening Tito berkerut. "Tapi, Miss, maaf nih ya jika pertanyaan saya agak sensitif. Teman lelaki Miss A moy kan banyak dan pasti tampan semua? Kenapa Miss tidak melakukannya sama mereka?"
A mey kembali tersenyum lebar. "Nggak ada hati, Yo, aku sama temen teman. Jadi ya males melakukannya sama mereka. Lagian aku nggak mau dianggap wanita gatal dan murah meriah."
"Hahaha ... benar juga ya, Miss? Tapi maksudnya nggak ada hati itu gimana, Miss?"
"Gini, Wanita itu kalau ada hati sama laki laki, dia akan mudah menyerahkan tubuhnya pada laki laki itu, Yo."
Deg!
__ADS_1
"Kalau begitu Miss A mey ..." hati Yoyo mendadak berdetak lebih cepat.
...@@@@@...