DALAM SARANG JANDA JANDA MUDA

DALAM SARANG JANDA JANDA MUDA
Dicintai Semua Majikan?


__ADS_3

Yoyo yang tertegun mendengar jawaban A mey. "Jatuh cinta?" tanya Yoyo dengan suara yang agak terbata.


A mey mengangguk sambil tersenyum tipis. "Ya, jatuh cinta. Apa yang akan kamu lakukan jika salah satu majikan di tempat kamu bekerja ada yang jatuh cinta kepadamu?"


Yoyo terdiam. Tentu saja dia bingung harus menjawab apa dari pertanyaan sang majikan. Mulut Yoyo terbungkam. Meski matanya menatap wanita yang sekarang tengkurap di atas tubuhnya, tapi pikiran Yoyo berkelana kemana mana.


"Kenapa diam?" tanya A mey. Tentu saja dia sangat penasaran dengan jawaban pria tampan dihadapannya itu.


"Aku tidak tahu, Miss. Lagian mana mungkin Miss A mey dan yang lainnya bisa jatuh cinta sama aku? Aku kan ..."


"Hanya pembantu gitu?" terka A mey yang seakan tahu jalan pikiran Yoyo. Bahkan pria itu terkesiap saat A mey bisa menebak jalan pikirannya. "Hanya karena kalian pembantu, penjaga anak anak, pria miskin. Jadi kalian merasa tidak pantas untuk kami cintai gitu?"


Yoyo sontak mengangguk mendengar tebakan A mey yang semuanya benar. Memang itulah yang ada dipikiran Yoyo saat ini. Dia merasa tidak pantas untuk majikannya.


"Jangan picik, kamu dengan Tito itu sama sama manusia. Sama sama pria yang butuh cinta dari wanita. Lagian kamu lihat ayah Binbin dan ayah Zoe. Mereka pria kaya. Tapi, apa mereka pria setia? Tidak. Kami tuh wanita, lebih suka pria yang setia daripada kaya raya."

__ADS_1


Yoyo masih terbungkam. Untuk sesaat dia hanya mendengarkan dan mencerna kata kata wanita yang masih setia tengkurap di tubuhnya. Jika dipikir secara nalar, apa yang dikatakan A mey memang benar. Yoyo juga manusia yang butuh dicintai. Tapi kalau yang mencintai Yoyo wanita kaya, tetap saja dia minder.


"Tapi rasanya nggak mungkin deh, Miss, jika diantara Miss A mey dan yang lain, ada yang jatuh cinta sama aku?" ucap Yoyo beberapa saat kemudian setelah dia memproses kata kata majikannya.


"Hahaha ..." A mey malah tergelak lalu dia bangkit dan duduk di atas perut Yoyo. "Kalau aku bertanya, ya berarti memang ada majikan yang jatuh sama kamu, Yoyo."


Deg!


Yoyo kembali tertegun mendengar penegasan yang dikatakan A mey. "Ada yang jatuh cinta sama aku? Siapa?" tanya Yoyo yang akhirnya tumbuh rasa penasaran di dalam hatinya.


Yoyo terdiam. Pikirannya mencerna ucapan A mey sembari menyaksikan wanita itu yang akan memainkan benda di bawah perutnya menggunakan mulut A mey.


Hal yang sama juga sedang dirasakan oleh Tito di kamar A ling. Setelah ronde pertama sukses dengan berbagai posisi di atas sofa, kini kedua tubuh itu sedang terbaring di atas sofa yang sama.


"Harusnya kamu bersyukur, jika diantara kami ada yang mencintai kamu, To," ucap A ling pada pria yang kini sedang memeluknya dari belakang. "Bukan malah minder dengan pemikiran kamu yang nggak masuk akal itu."

__ADS_1


Tito seketika langsung tertegun mendengar ucapan majikannya. "Wajar jija aku minder, Miss. Aku cuma mikir pake logika aja. Mana mungkin sih pria miskin dicintai wanita kaya."


"Kamu butuh bukti kalau diantara kami ada yang jatuh cinta sama kamu? Apa kamu mau, majikan kamu mengumumkannya pada dunia? Agar kamu tidak ragu kalau ada wanita kaya yang jatuh cinta sama kamu?"


Tito terkesiap mendengarnya. Kini rasa ragu yang sedari tadi hinggap di hati Tito, berubah menjadi keyakinan kalau majikannya ada yang jatuh cinta pada Tito. Namun sekarang yang menjadi pertanyaannya, siapa dia? Siapa yang telah jatuh cinta sama Tito? Akhirnya rasa penasaran itu muncul dalam benak pria berusia dua puluh empat tahun itu.


"Memang siapa yang sudah jatuh cinta sama aku, Miss?" akhirnya rasa penasaran itu Tito ungkapkan dalam sebuah pertanyaan. Daripada dia memendamnya.


A ling sontak tersenyum lalu tubuhnya memutar menghadap ke wajah pria yang telah manikmati tubuhnya beberapa kali. "Cari tahu lewat hati kamu. Jika kamu peka, kamu pasti akan merasakan getaran cinta dari wanita yang mencintai kamu."


"Mana mungkin? Belum tentu aku bisa," sangkal Tito.


"Bisa, coba aja. Aku yakin, seiring waktu berjalan, kamu akan merasakan cinta dari majikan majikan kamu," balas A ling dengan lembutnya.


"Majikan majikan aku? Berarti yang jatuh cinta sama aku, lebih dari satu?" tanya Tito dengan tatapan yak percaya. "Astaga! Banyaknya!"

__ADS_1


...@@@@@@...


__ADS_2