
Malam pun kini sudah berganti menjadi pagi. Sehabis sholat subuh seorang laki-laki kini sedang bersiap-siap untuk pergi. Setelah semuanya siap dia pun langsung menarik kopernya keluar kamar untuk menuju lantai bawah.
Untuk mempersingkat waktu diapun hanya sarapan dengan sepotong roti yang diberi selai lalu dia pun juga membuat segelas susu untuk nya.
Sehabis sarapan laki-laki itupun bergegas keluar dari apartemennya.Dia pun melangkah memasuki lift khusus dan tak lama pintu lift pun terbuka laki-laki itu langsung menuju basement di mana mobilnya kini di parkir kan.
Sambil melangkah santai dia pun sampai di mobilnya dan langsung memasukinya.
Saat di dalam mobil dia pun melihat dua orang suruhan Papahnya.
"Sampai kapan laki-laki tua itu terus saja menggangguku! Apa belum cukup selama lima tahun aku harus mengalah dan mengikuti semua keinginan nya, hingga aku tanpa sadar telah membuat hidup seseorang menjadi menderita karena ku! Gerutunya dalam hati.
Sehan menyalahkan mobilnya dan mobil itupun bergerak meninggalkan area parkir apartemen dan mobilnya pun melewati mobil orang suruhan Papahnya.
Laki-laki itupun tersenyum penuh kemenangan
" Untung saja aku sudah menyamar jadi mereka tidak tau kalau orang yang di cari mereka sudah pergi".ucapnya dalam hati.
Di tempat berbeda.
Seperti biasa pagi ini Beana sedang menyiapkan sarapan untuk dirinya dan juga putri nya.Setelah selesai dia pun masuk kembali ke dalam kamar untuk melihat apakah putri kecilnya itu sudah bangun atau belum.
Ceklek (suara pintu di buka)
Ibu muda itupun tersenyum saat melihat gadis kecil nya kini masih tertidur pulas.
"Sepertinya tidurnya nyenyak sekali jadi tidak tega untuk membangunkannya".ucapnya sambil mendekati putrinya yang masih tertidur pulas.
__ADS_1
Akhirnya dia pun membiarkan putrinya itu tertidur dan dia pun bersiap-siap untuk berangkat kerja karena waktu sudah menunjukkan pukul enam pagi.
Kini Ibu muda itu sudah rapi dan akan bersiap untuk berangkat karena seperti biasa ojek langganan nya pun kini sudah menunggu.
Dengan pelan dia pun membuka pintunya lalu dia pun melihat Ibu Diah sedang berjalan menuju kearah kontrakan nya.
"Assalamualaikum".salamnya sesudah sampai.
" Waalaikumsalam Bu".jawabnya sambil mencium tangan kanannya dengan takzim.
"Kamu sudah mau berangkat?tanyanya sambil melihat kearah Beana yang sudah berpakaian rapi.
" Iya Bu. Saya titip Samara ya Bu".
"Iya kamu tenang saja Samara aman sama Ibu."
"Terima kasih Bu".
"Sam nya masih tidur Bu. Tadi mau saya bangunkan tapi melihat nya tertidur sangat nyenyak jadi saya tidak tega membangun kan nya".ucapnya jujur.
" Oh walah pantas saja dari tadi Ibu belum melihat nya.Ya sudah kamu berangkat saja biar Sam Ibu yang jaga ".ucapnya lagi.
" Ya sudah saya berangkat dulu. Assalamualaikum ".pamitnya.
" Waalaikumsalam".jawabnya sambil bergegas masuk kedalam kontrakan untuk melihat cucu kecilnya.
"Aduh lucunya cucu Nenek kalau sedang tertidur seperti ini".ucapnya sambil mengelus kepalanya dengan sayang.
__ADS_1
Kembali ke Beana.
Ibu muda itu pun berjalan ke luar dari gang lalu menuju ke arah jalan raya.Disana seperti biasa
Ojek langganan nya kini sudah menunggu nya.
"Assalamualaikum Mba".sapa nya.
Ibu muda itupun tersenyum.
" Waalaikumsalam Pak. Maaf m nungguin lama".jawabnya berbasa-basi.
"Tidak apa-apa saya maklumi kan Mba Ana punya anak kecil".
" Terima kasih. Ayo kita berangkat Pak takut macet".
"Baik Mba".
Dan tak lama motor itupun berjalan memasuki kawasan rawan macet hingga tak terasa motor yang di naiki Beana kini sudah memasuki area apartemen.
Sehabis membayar ongkosnya dia pun masuk ke dalam gedung apartemen itu dan langsung melangkah menuju lift lalu masuk setelah menekan nomornya.
Lift bergerak cepat hingga tak lama lift itupun terbuka dan dia langsung menuju pintu apartemen.
Saat dirinya ingin menekan nomor pin nya tiba-tiba dia mendengar suara seseorang
"Tunggu jangan di pencet nomor pinnya".ucapnya dan membuat Ibu muda itu hanya terdiam di depan pintu sambil melihat kearah laki-laki itu.
__ADS_1
" Ada apa ini?
bersambung