Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
155


__ADS_3

Drama hidup itu penuh dengan drama dan itu terjadi di dunia film.Setiap orang pasti akan menikmati nya di dalam televisi tapi kali ini laki-laki beranak satu harus menyaksikan kisah drama itu terjadi secara live.


Terdengar suara tangis dari wanitanya yang sekarang sedang duduk di sebelahnya yang kini sedang sibuk mengemudi karena sekarang keluarga kecil itu sedang berada di dalam mobil.


Laki-laki hanya bisa menarik napas dalam-dalam lalu menghembuskan nya dengan pelan-pelan.Dengan sabar dia pun mendengarkan istrinya itu bercerita sedangkan sang putri cantiknya kini sedang sibuk dengan boneka barunya pemberian dari si pemilik kontrakan jadi gadis itu sama sekali tidak terganggu dengan tangisan dari Bundanya.


Laki-laki itu langsung berinisiatif memberikan sekotak tisu untuk istrinya.


"Masih sedih?tanyanya sambil melihat kearah istrinya yang masih menangis.


" Tentu saja kak".jawabnya sambil mengambil tisu dan menghapus air matanya.


"Be, kita ini masih tinggal di kota yang sama jadi kamu masih bisa bertemu dengan mereka".


Wanita itu langsung terdiam sejenak lalu dia pun tiba-tiba tersenyum dan itu membuat suaminya itu mendadak bingung dengan perubahan mood istrinya.


" Kamu kenapa Be?


"Memangnya Ana kenapa kak?


" Kamu itu tadi menangis sekarang tiba-tiba tersenyum, kamu ngga kenapa-kenapa kan?tanyanya khawatir dan membuat wanita itupun langsung melihat ke arah suaminya yang kini sibuk menyetir.


"Maksud kak Se apa?


" Ya itu".katanya sambil menggantungkan ucapannya.


Wanita itupun langsung mengerti dengan apa yang tadi ingin di ucapkan oleh laki-laki yang telah sah menjadi suaminya dan dengan sedikit kesal dia pun langsung berkata


"Jangan bilang kalau kak Se anggap Ana gila ya".protesnya dan membuat laki-laki itupun tertawa saat mendengarnya.


Dengan gas laki-laki itupun mencubit hidung mancung istrinya dengan gemas.


"Aw..kakak sakit. Kenapa sih kakak itu senang banget mencubit hidung Ana nanti hidung Ana patah gimana?tanyanya sambil mengusap-usap hidungnya yang masih berasa sedikit sakit karena terkena cubitan dari suaminya.


Laki-laki mengakhiri tawanya.


" Kalau sampai hidung kamu itu benar-benar patah maka suamimu ini akan bertanggungjawab sayang ".


" Bertanggungjawab dengan cara apa?


"Operasi sayang untuk memperbaiki nya kembali agar hidung kamu bisa kembali normal".


Istrinya langsung membuang muka kini mata wanita itu sibuk melihat kearah luar mobil.


"Memang enak ya menjadi orang kaya mau apapun bisa.Ternyata dengan uang saja semua bisa di lakukan. Tidak seperti orang miskin mau makan aja masih mikir karena tidak mempunyai uang untuk sekedar membeli makanan".katanya dan membuat hati laki-laki itu mendadak merasa tersentil dengan apa yang di katakan oleh istrinya.

__ADS_1


Keduanya pun terdiam hingga akhirnya suara seseorang mengagetkan keduanya yang masih terdiam dengan pikiran masing-masing.


"Bunda.Ara mau bobo".ucapnya dan membuat Ibu muda itu langsung melihat ke arah putrinya kini sedang berdiri di belakang kursinya.


"Ara mau bobo ya? Ayo sini Bunda pangku".katanya sambil membantu putrinya untuk pindah ke depan hingga kini tubuh gadis kecilnya itupun sudah berada di dalam pangkuan nya.


Dengan pelan dia pun mengusap-usap punggung putrinya dan tak lama kemudian gadis kecil itu sudah terlelap di dalam pangkuan nya.


Diam-diam Laki-laki itupun memperhatikan semua yang di lakukan oleh wanitanya.


"Ternyata begitu caranya menidurkan sang buah hatinya, kapan-kapan aku akan mempraktikkan nya".ucapnya dalam hati.


Tak lama mobil mereka pun sampai di area apartemen.Setelah memarkirkan kendaraan nya kini keluarga kecil itupun keluar dari dalam mobil.


Laki-laki itupun kini menggendong putrinya yang masih tertidur sedangkan sang istri ikut berjalan di belakangnya sambil membawa mainan putrinya.


Tidak jauh dari pandangan keduanya ada dua orang yang sedang memperhatikan keduanya dengan pandangan entah. Penampilan keduanya yang memakai masker dan juga topi membuat keduanya dengan mudah melewati nya karena kedua orang sama sekali tidak mencurigai keduanya.


Dengan gerak cepat Sehan menarik tangan istrinya memasuki lift dan menekan nomor untuk menuju ke unitnya.


"Orang-orang tadi siapa kak? tanyanya ingin tau.


"Mereka orang suruhan Papah".


"Entahlah,tapi kamu tidak usah memikirkan nya cukup aku saja".ucapnya dan wanita nya pun mengangguk iya.


Ting


Tak lama pintu lift itupun terbuka dan mereka pun langsung menuju pintu apartemen dan masuk ke dalam nya.


" Aku akan membawa Ara ke kamar nya".ucapnya sambil berjalan ke arah tangga untuk naik ke lantai dua di mana kamar anaknya berada.


"Ana ikut kak".


Saat laki-laki itu membuka pintu kamar lain itu membuat wanita itupun menjadi terkejut


" Kak bukankah kamarnya ada di sana? tanyanya sambil menunjuk kearah kamar yang kemarin dia tiduri.


Laki-laki itupun tersenyum


"Itu kamar kita dan yang ini adalah kamar untuk putri kita".ucapnya langsung membuka pintu kamar lalu berjalan memasuki kamar yang tidur yang bernuansa princess dan sangat mewah.


Wanita itupun terkejut mendapati kamar putrinya seperti kamar di dalam istana negeri dongeng.


"Kak ini".

__ADS_1


Suaminya pun mengangguk lalu dengan pelan dia pun membaringkan tubuh putrinya di atas tempat tidurnya dan menyelimutinya.


" Apa ini tidak terlalu berlebihan kak".protesnya.


Suaminya melangkah mendekat kearah istrinya dan dia pun tanpa kata langsung menarik pinggang istrinya agar berdiri lebih dekat dengan nya.


"Untuk kebahagiaan putriku apa pun akan ku lakukan".


"Ah ya kak Se benar juga kak Se kan sangat kaya jadi mengeluarkan uang berapa pun tidak masalah, iya kan?


Laki-laki itu tidak menjawabnya karena dirinya takut jika menjawabnya pasti ujung-ujungnya wanitanya akan kembali kesal.


" Kita keluar biarkan princess kita tidur karena aku masih ada tugas yang belum di terselesaikan."


Tanpa menunggu wanitanya itu bicara laki-laki itupun langsung membawa wanitanya keluar dari kamar putrinya untuk menuju ke kamar mereka.


Ceklek


Pintu pun terbuka dan kini keduanya pun masuk ke dalam kamar itu.


"Loh kak kok ke kamar sih, bukannya tadi kakak bilang kalau kakak harus mengerjakan tugas? tanyanya polos.


Sehan pun sungguh benar-benar gemas akan kepolosan istrinya dan tanpa kata dia pun langsung mencium bibir merah istrinya sekilas lalu dengan cepat dia pun menggendong tubuh istrinya dan membaringkan nya di tempat tidur.


"Kak".ucapnya dengan sedikit terkejut karena laki-laki kini sudah berada di atas tubuhnya.


"Be".ucapnya sambil mengusap-usap pipi mulus istrinya dan itu membuat tubuh wanitanya mendadak sedikit meremang saat tangan suaminya menyentuh nya.


"I.. iya".jawabnya gugup.


" Aku ingin melakukan tugas yang tertunda Be".


"Tu.. tugas apa kak?


" Memberikan nafkah batin untuk mu".


"Ah apa?


"Boleh aku minta hakku sekarang? tanyanya sambil menahan gejolak dalam hatinya.


Beana terdiam sambil melihat wajah laki-laki yang kini telah menjadi suaminya itu kini sedang menunggu jawaban darinya dengan sorot mata penuh harap hingga tak lama kemudian dia pun akhirnya menganggukkan kepalanya tanda iya.


Laki-laki itupun tersenyum lebar karena sudah mendapatkan izin.Dan siang itu kedua insan itupun melakukan malam pertama mereka tanpa gangguan dari putrinya.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2