Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
92


__ADS_3

Dengan langkah sedikit lemas Beana berjalan keluar dari kamar majikannya itu dengan hati yang benar-benar sedih. Hatinya benar-benar sangat sedih saat memikirkan laki-laki yang telah meninggalkan nya.


Dadanya begitu sesak saat mengingat semuanya,padahal 5 tahun adalah waktu yang sudah cukup lama untuk mengobati rasa kecewa nya.


Pelan-pelan dia pun menuruni tangga dengan pikiran yang mulai sedikit kacau hingga dirinya sampai tidak sadar kalau dirinya kini sudah berada di ruangan khusus laundry.


Sampai di sana wanita itupun duduk di lantai sambil menekuk kedua kakinya dan menenggelamkan kepalanya di antara kedua kakinya yang di teguk.


Tes... tes.. tes


(air matanya pun jatuh di kedua buah pipinya)


Ibu muda itupun menangis menumpahkan semua kesedihan nya.


"Sepertinya pikiran aku benar-benar sudah mulai gila!umpat nya sambil memukuli dadanya yang sedikit sesak.


Mengapa setiap mencium wangi parfum seperti wangi parfum kak Sehan aku pasti akan kembali mengingat masa lalu yang benar-benar harus aku lupakan.


Tapi mengapa mendadak hati begitu lemah saat kembali mengingat nya.Apa yang terjadi dengan ku?


Mengapa aku harus bertemu dengan nya kalau yang aku dapatkan hanya rasa kecewa.


Sungguh hati ku tidak sanggup karena hanya rasa kehilangan yang aku dapatkan!


Ya Allah aku tidak minta menjadi orang kaya agar bisa di hormati orang lain, aku hanya minta hidup bahagia, hanya itu".


Sejenak dia pun memegangi tasbih yang berbentuk gelang pemberian dari sang Ayah lalu mencium nya.


" Ayah,Ibu Ana rindu kalian".ucapnya sambil terisak.


Wanita itupun menangis di sudut ruangan khusus laundry di tempat itu dia pun menumpahkan nya semua rasa yang ada di hatinya.


Hingga tanpa Wanita itu tidak sadari bahwa seseorang kini sedang melihat nya dari jarak cukup jauh.


Kini hatinya benar-benar baru mengetahui sebuah fakta baru kalau gadis polos nya selama ini begitu menderita, gadis polos nya mempunyai hati yang sangat rapuh di balik senyuman nya.


Laki-laki itu menyugar rambutnya dengan kasar. Pikiran nya kini benar-benar tidak baik-baik saja.

__ADS_1


"Maafkan kakak Be".katanya menyesal sambil terus melihat kearah handphone nya dengan mata basah.


" Maaf karena kesalahan satu malam telah membuat mu kehilangan segalanya".


Hati Laki-laki itu semakin tidak merasa tenang saat kembali melihat handphone nya kembali.


"Apa yang mau kamu lakukan dengan itu Be? tanyanya saat laki-laki itu melihat gadis polos nya sedang memegangi sesuatu.


Layar itu semakin membuat laki-laki itu semakin terlihat gusar.


Tes... tes.. tes


" Jadi selama ini Beana mengkonsumsi obat itu".ucapnya dengan raut wajah terkejut.


Tanpa kata-kata laki-laki itupun langsung mengambil kunci mobilnya dan itu membuat sang asisten sekaligus sekretaris yang baru memasuki ruangan nya untuk mengantarkan berkas menjadi terheran-heran melihat nya.


"Tuan muda Anda mau pergi?


" Iya, saya mau pulang apartemen ".


Laki-laki yang bergelar Bosnya itupun terdiam.


" Maaf Tuan Muda, bolehkah saya tau alasan Anda untuk pulang ke apartemen? tanyanya hati-hati karena dirinya bisa melihat bahwa keadaan Tuannya kini sedang tidak baik-baik saja.


"Ini".ucapnya sambil menyerah kan handphonenya kepada nya.


Laki-laki itupun melihat nya.


Sejenak keduanya pun terdiam hingga asistennya kembali berbicara


"Apa Tuan muda mengkhawatirkan keadaan Nona?


" Iya, aku sangat mengkhawatirkan nya, oleh sebab itu aku ingin pulang dan menemuinya ".


" Apa yang akan Anda lakukan jika bertemu dengan Nona?ucapnya sambil melihat kearah laki-laki itu yang masih berdiri mematung.


"Tuan Muda,coba lihatlah keadaan Nona baik-baik saja".

__ADS_1


" Tapi tadi dia meminum sesuatu dan itu membuat ku benar-benar sangat khawatir sekarang, aku takut terjadi sesuatu dengan nya".


Laki-laki itupun tersenyum.


"Nona hanya meminum obat sakit kepala Tuan".


" Apa?


"Coba Anda lihat Tuan Muda, perhatikan lah dengan teliti".ujarnya sambil memperbesar layarnya dan kini dapat dia lihat nama obat yang baru saja di konsumsi oleh gadis polosnya itu dan membuat laki-laki itupun menjadi sedikit malu kepada asistennya.


"Apa Anda masih mau pulang ke apartemen?


" Tidak".ucapnya dan membuat asistennya pun tertawa kecil agar tidak terlihat oleh Tuan Mudanya.


"Saya yakin keadaan Anda sekarang ini sudah baik-baik saja kan Tuan Muda?


" Iya, terima kasih.Hampir saja tadi aku melakukan hal sangat ceroboh dan itu akan membuat semua rencana ku menjadi berantakan.Sekali lagi terima kasih Bim".


"Sama-sama Tuan Muda.Saya minta harus berhati-hati saat melakukan sesuatu karena Anda kini sedang di awasi karena jika Anda ceroboh lagi maka nasib percintaan Anda di pertaruhkan".


Laki-laki itu mengerutkan kening nya


" Maksudmu?


"Maksud saya,Anda akan kehilangan Nona dan putri Anda jika sampai Tuan Besar mengetahuinya".


Sehan berjalan ke arah jendela lalu dia pun berkata


"Sekarang aku tidak akan melakukan kesalahan lagi, aku akan memperjuangkan mereka berdua".ucapnya dan sang asistennya hanya berdiri sambil mendengar kannya.


" Walaupun Tuan Besar yang akan menjadi penghalang nya?


"Iya,aku tidak akan mengalah lagi sudah cukup aku mengalah kali ini aku akan mempertahankan nya


agar tetep di sampingku".ucapnya dan membuat sang asistennya pun menjadi bangga karena mempunyai atasan seperti dirinya.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2