Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
121


__ADS_3

Sehan membuka pintu apartemen nya


Ceklek


(suara pintu di buka)


Seseorang sedang berdiri lalu melihat ke arah nya.


"Selamat pagi Tuan,ini pesanan Anda".katanya sambil memberikan sebuah paperback.


Sehan pun menerimanya


" Berapa semuanya?


"300 ribu Tuan".ucapnya sambil menyerah kan bon nya.


Sehan pun mengambil dompet di dalam kantong celananya dan membukanya lalu mengeluarkan uang seratus ribuan lima.


" Ini".


"Terima kasih Tuan tapi ini kelebihan".katanya sambil menghitung uang yang kini ada di tangannya.


" Tidak apa-apa,sisanya buat kamu".


"Terima kasih Tuan,saya permisi".ucap kurir itu.


" Iya".katanya sambil menutup pintunya dan berjalan masuk menuju ke arah pantry dan menaruh paperback di atas meja.


Dan setelah nya dia pun berjalan ke arah laundry di mana kini wanita nya berada.


Di ruangan laundry Beana kini sedang sibuk memisahkan pakaian setelah selesai dia pun langsung memasukkan pakaian kotor ke dalam mesin cuci dan menyalahkan mesinnya.Laki-laki itupun tersenyum.


Di saat dirinya sedang sibuk dengan pekerjaannya


"Rajinnya calon istriku".celetuk seseorang.

__ADS_1


Beana pun menoleh tapi hanya sebentar tanpa bicara dia pun kembali sibuk dengan pekerjaannya.


"Be".


" Iya kak".jawabnya tanpa menoleh.


"Tolong siapkan sarapan aku lapar Be".


Wanita itupun langsung menghentikan pekerjaannya dan melihat kearah majikannya.


" Kak Se lapar?


"Iya.Laper banget".katanya sambil memegangi perutnya.


" Tapi Ana kan belum masak kak, stok makanan di kulkas sudah habis dan Ana belum belanja"


"Aku tau makanya aku gofood aja.Jadi tolong kamu siapin ya Be makanan ada di atas meja. Aku mau mandi dulu gerah".


" Oke".katanya sambil tersenyum sambil berjalan menuju ke arah pantry dan mengambil alat-alat makan dan membawa nya ke meja makan.


Beana membuka paperback dan mengambil makanan yang berada di dalamnya lalu dia pun memindahkannya di tempat yang sudah di siapkan.Kedua tangannya begitu lincah memindahkan semua makanan dan setelah selesai dia pun langsung menatanya di atas meja makan.


"Akhirnya selesai juga".ucapnya senang.


Sesaat dia pun mendengar suara langkah kaki sedang berjalan ke arah nya.Wanita itupun melihat kearah nya.Sungguh ayah dari anaknya itu benar-benar terlihat begitu tampan, walaupun sekarang ini laki-laki itu hanya memakai baju dan celana santai tapi entah mengapa laki-laki itu terlihat begitu berbeda dengan rambut basahnya.Hingga tanpa sadar dia pun menatapnya tanpa berkedip hingga laki-laki itupun dengan sengaja menyentil keningnya.


"Aw sakit kak Se".katanya sambil mengusap-usap keningnya yang tadi kena sentil.


"Lagian sih bengong saja".ucapnya sambil menarik kursi untuk duduk.


" Iya tapi kenapa harus di sentil sih kak sakit tau".protesnya.


"Mana sini kakak lihat".katanya dengan tangan kanannya hendak menyentuh keningnya.


" Ngga usah ".katanya masih sambil mengusap-usap keningnya.

__ADS_1


" Ya udah.Lebih kamu duduk temani aku sarapan ".


" Tidak usah kak, Ana sudah sarapan".katanya menolak.


"Tidak ada penolakan, kalau kata aku duduk ya duduk temani aku sarapan".ucapnya dan gadis itupun akhirnya mau tak mau dia pun ikut duduk lalu sarapan bersama.


Keduanya pun makan tanpa bicara hingga sarapan itu pun selesai.


Beana pun bangun dari duduknya dan merapihkan semua alat-alat masak yang kotor dan dia bawanya ke wastafel lalu dia pun mencucinya.


"Perlu bantuan ngga?katanya sambil berjalan ke arah wastafel di mana wanita nya kini sedang sibuk mencuci piring.


" Ngga usah kak".


"Hem baiklah".


" Kak Se".panggilnya.


"Iya".


" Boleh Ana tanya sesuatu?


"Boleh.Memangnya kamu mau nanya apa?


" Kata kakak selama kakak di luar negeri kakak menugaskan seseorang untuk menjaga ku, kalau boleh Ana tau siapa orang suruhan kakak itu".


"Bimo".


" Apa kak Bimo?


"Iya.Kenapa?


"Pantas saja aku begitu familiar dengan wajahnya kak Bimo ternyata dia orang suruhan kak ya?


"Memang nya kamu pernah bertemu dengan nya?

__ADS_1


Wanita itupun terdiam sambil otaknya pun berpikir


bersambung


__ADS_2