Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
55


__ADS_3

Di stasiun sepasang suami-istri sedang berjalan kearah luar stasiun senen dan keduanya kini sedang memasuki sebuah mobil angkutan umum.Tujuannya sekarang adalah tempat kost sang putri.


Dalam hati wanita itu sekarang ini sedang gelisah, sungguh saat ini dirinya benar-benar sangat takut tanpa sengaja dia pun menggenggam tangan suaminya itu dengan begitu kuat dan membuat si empunya tangan pun itu menoleh ke arah istrinya.


"Kenapa Bu?


" Ibu takut Yah".


"Ayah juga. Tapi kita harus menghadapinya apapun itu".


"Iya.Ayah benar,apa yang Ayah katakan ada benarnya juga mau tak mau kita harus tau kenyataan nya".


" Kita berdoa saja semoga ini hanya perasaan kita saja".


"Iya semoga saja".


Tidak beberapa lama kemudian mobil angkot itupun berhenti tepat di depan gerbang sebuah rumah yang bertuliskan tempat kost khusus putri.


Setelah masuk keduanya pun langsung menemui sang pemilik kost-kostan di kediaman nya.


Dan di sinilah keduanya kini berada di ruang tamu pemilik kost.


" Silahkan duduk Pak Bu".ucapnya ramah.


Keduanya pun langsung duduk di sofa.


"Ada yang bisa saya bantu Pak Bu?


" Maaf Bu kami mengganggu waktu istirahat Anda,kedatangan kami kemari hanya untuk menanyakan putri kami Beana.


Barusan saja kami berdua ke kamar kostnya Ana tapi saat pintunya terbuka ternyata bukan putri kami tapi orang lain."ucapnya.


"Maaf sebelumnya Pak Bu,Beana sudah tidak kost di sini lagi".


" Apa maksud Ibu, saya tidak mengerti ".


" Beana sudah 1 bulan pindah dari sini".kata Ibu pemilik kost dan membuat jantung berdegup cepat.

__ADS_1


"1 bulan? tanya laki-laki itu tidak percaya.


" Iya Pak.Ana pindah dari sini sudah 1 bulan yang lalu.Bukankah Ana pindah sekolah di Bogor?


"Tidak Bu, siapa yang mengatakannya?tanya laki-laki itu tidak percaya, sedangkan istrinya kini sudah mulai merasakan dadanya sedikit sesak.


" Ana yang bilang katanya dia akan pindah ke Bogor sekaligus sekolahnya juga. Begitu yang Ana katakan kepada saya sebelum pindah".


Kedua orang itupun begitu terkejut saat mendengarnya.Ada rasa sesak saat mendengar fakta kalau sang putri telah berbohong kepada semua orang.


"Mengapa? Mengapa putrinya bisa melakukan hal itu? tanya laki-laki itu dalam hati.


Dan saat bersamaan dengan itu tiba-tiba laki-laki di kejutkan saat melihat tubuh istrinya yang ambruk di sofa.Wanita itu tiba-tiba tak sadarkan diri dan membuat suami juag pemilik kost-kostan itu langsung panik dan dengan cepat keduanya pun langsung membawanya ke rumah sakit.


Sampai di rumah sakit wanita itu langsung masuk ke ruangan IGD untuk penanganan pertama.


Laki-laki itu duduk di kursi tunggu yang tersedia di depan ruangan itu.Di sandarkan tubuhnya lelahnya di tembok rumah sakit.


"Mengapa ini harus terjadi kepada kami ya Allah?ucapnya dalam hati.


" Sabar ya Pak pasti istri anda akan baik-baik saja".ucap Ibu pemilik kost-kostan yang duduk jauh dari laki-laki itu.


"Aamiin terima kasih Bu do'anya.Dan saya juga mengucapkan terima kasih karena sudah menolong saya mengantarkan istri ke rumah sakit".


" Sama-sama Pak. Kalau begitu saya pulang dulu, kasihan anak-anak saya di rumah".


"Baik Bu, sekali lagi terima kasih".


" Sama-sama Pak, saya permisi.


Assalamualaikum ".ucapnya sambil berjalan meninggalkan ruangan itu.


" Waalaikumsalam ".jawab laki-laki itu.


Di tempat berbeda.


Beana tiba-tiba merasakan dadanya begitu sesak hingga hampir saja gadis itu hampir terjatuh tapi sebuah tangan memegangi tangannya.

__ADS_1


" Ana kamu kenapa? tanya wita sambil memegangi tangannya.


Gadis itupun hanya terdiam dan membuat wanita yang berada di dekatnya langsung mengajak gadis itu untuk duduk di kursi.


"Kamu duduk dulu biar aku ambilkan kamu minum dulu".kata Wita sambil berjalan ke arah dispenser untuk mengambil minum.


Gadis itu masih saja terdiam sambil memegangi kedua dadanya yang tiba-tiba sesak.


" Ada apa ini? Mengapa perasaan aku mendadak menjadi begitu sesak, ada apa sebenarnya? tanyanya dalam hati.


"Ana.Minumlah".katanya sambil menyerahkan gelas yang berisi air putih.


" Terima kasih ".ucapnya sambil menerimanya dan meminum air yang berada di dalam gelas itu hingga tandas dan tidak tersisa dan menaruh gelasnya di meja.


" Ada apa Ana? Apa perutmu sakit?


Gadis itu menggelengkan kepalanya tanda tidak.


"Lalu kamu kenapa?


" Dadaku aku tiba-tiba saja sesak. Aku tidak tau kenapa tapi aku mengkhawatirkan Ibuku".


"Ibumu?Kenapa dengan Ibumu?


" Aku.Aku mempunyai firasat yang buruk tentangnya".


"Ana, lebih baik sekarang kamu berdoa saja mudah-mudahan apa yang kamu pikirkan itu tidak terjadi".


" Iya Mba benar. Terima kasih Mba".


"Sama-sama.Sudah lebih baik kamu istirahat saja biar kerjaan kamu aku yang handle".


" Baik".ucap Beana.


"Semoga saja Ayah dan Ibu baik-baik saja. Aamiin".


bersambung

__ADS_1


"


__ADS_2