
Di apartemen Beana kini sedang memasak untuk makan malam Tuannya, sesekali dia pun melihat jarum jam yang kini sudah menunjukkan pukul setengah empat sore.
Wanita itupun menghela napas panjang.
"Aku harus cepat masaknya agar aku bisa cepat pulang dan bertemu dengan Sam.Sungguh aku sangat merindukan Sam ku,Sam tunggu Bunda pulang".ucapnya.
Tak lama masakan itupun sudah matang dia pun menata nya di atas meja, lalu menutupi nya dengan tutup saji.
Setelah selesai dia pun kembali ke pantry untuk mencuci alat-alat masak yang kotor dan setelah nya dia pun menatanya di tempat nya semula.
Wanita itupun tersenyum
"Alhamdulillah, akhirnya selesai juga.Waktunya aku pulang".katanya sambil mengambil tasnya dan memakai nya.
Wanita itu pun melangkah menuju ke arah pintu keluar lalu dia pun menekan nomor pin nya dan tak lama pintu itupun terbuka.
Beana menarik napasnya dalam-dalam lalu menghembuskan nya pelan-pelan.
Dia berjalan menuju lift dan menekan nomor untuk turun.
Di tempat berbeda tepatnya di dalam ruangan terlihat laki-laki yang sedang duduk di kursi kebesaran nya mengulum senyum.
Sedari tadi dianya sibuk dengan handphone nya lalu dia pun kembali tersenyum-tersenyum sendiri.
"Ternyata gadis polos ku seperti nya sudah siap untuk menjadi seorang istri yang baik".gumamnya sambil terus melihat kearah handphone nya.
Semua kegiatan yang di lakukan oleh gadis polosnya itu dapat di lihat olehnya melalui CCTV yang sengaja di pasangnya dan langsung di hubungkan ke handphone miliknya.
Sungguh laki-laki itu ingin mengetahui apa saja yang di lakukan oleh gadis polosnya itu.
"Rasanya aku tak sabar ingin menemuinya langsung tapi aku takut gadis polos ku itu akan pergi menjauh.Aku akan membuat nya merasakan kenyamanan dulu selama gadis polos ku itu bekerja di apartemen, sambil menunggu waktunya tiba untukku meminangnya menjadi istri ku".gumamnya sambil terus tersenyum dan membuat seseorang yang sedari tadi duduk di hadapan nya itu menjadi bingung melihat kelakuan Tuan mudanya.
" Hem... ".ucapnya.
Laki-laki itupun melihat nya
" Kenapa tenggorokan kamu sakit?
__ADS_1
"Tidak Tuan".
"Oh jangan-jangan kamu sengaja mengganggu kesenangan saya ya?tanyanya sambil melihat laki-laki yang berada di hadapannya itu meneguk ludah.
Laki-laki itu hanya cengengesan sambil menggaruk-garuk rambutnya yang tidak gatal.
Akhirnya laki-laki itupun sejenak tidak lagi membahas tentang hal yang tadi.Kini keduanya sedang sibuk dengan pekerjaannya mereka masing-masing.
Sehan melihat berkas yang menjulang tinggi di meja kerjanya.
"Astaga ini berkas kapan habisnya".gerutunya dalam hati sambil terus mengeceknya satu persatu.
Di saat dirinya sedang sibuk dengan kerjaan nya sang asisten sekarang ini sedang duduk bersantai di dalam ruangan nya yang terletak tidak jauh dari ruangan Bosnya.
" Pasti sekarang Tuan muda sedang menggerutu".katanya sambil menyeruput kopinya.
Di saat dirinya sedang menikmati suasana santai tiba-tiba terdengar suara telpon dengan malas dia pun mengangkat nya
"Ha... ".katanya terputus
"Dasar Tuan muda itu mengganggu suasana santai ku saja".gerutunya sambil berdiri dari kursinya lalu langsung berjalan menuju ruangan nya.
Sampai di depan pintu dia pun mengetuk pintunya
" Tok... tok... tok. "
"Masuk".perintah seseorang dari dalam.
Pintunya pun terbuka tampaklah sosok laki-laki yang menjadi asisten pribadi nya selama ini.
"Tuan muda panggil saya?tanya nya setelah sampai.
" Hem".jawabnya.
"Ada yang bisa saya bantu Tuan?
" Rapihkan berkas ini, aku akan mengerjakannya di apartemen ".ucapnya sambil bangun dari duduk nya merapihkan pakaian nya dan setelah nya dia pun bersiap-siap untuk pulang karena jam menunjukkan pukul empat sore.
__ADS_1
" Pasti gadis polos ku itu sudah pulang".ucapnya dalam hati.
"Tuan muda".panggilnya setelah kini keduanya sudah berada di dalam mobil untuk perjalanan pulang ke apartemen.
" Iya".
"Saya hanya mau menanyakan sesuatu kepada Tuan muda, apakah boleh?
" Tentang apa".
"tentang Nona Beana".
Wajah Sehan mendadak menjadi sedikit serius saat mendengar nama gadis nya di sebut
" Ada apa dengan nya?
"Itu Tuan, maaf saya begitu lancang sekali.Mengapa Anda tidak langsung menikahi Nona Beana saja kan enak nanti hidup Tuan muda ada yang mengurus nya".
Laki-laki itupun tersenyum
" Aku pun maunya seperti itu tapi sebelum itu terjadi aku harus menyelesaikan beberapa masalah ".
" Masalah, jadi Tuan muda mempunyai masalah juga, saya kira Tuan muda hidupnya tidak mempunyai masalah ".
Sehan langsung memukul bahu asisten pribadinya itu
" Memangnya aku ini boneka tidak punya masalah, lain kali aku akan menghukum mu dengan tidak memberikan kamu gaji, mau kamu?
"Jangan Tuan muda jangan potong gaji saya".
"Akan aku pikir kan dulu".katanya santai.
" Makanya jangan pernah buat aku kesal".umpatnya dalam hati sambil melihat wajah sedih asisten nya.
bersambung
U
__ADS_1