Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
94


__ADS_3

Suasana kembali menjadi hening saat sang anak laki-laki nya pergi dari ruangan itu dengan raut wajah penuh dengan kekecewaan yang sangat besar.


Dan itu membuat laki-laki yang masih berada di ruangan itupun terlihat begitu bingung melihat kejadian tadi.


"Maaf Tuan Dion seperti nya pembicaraan kita cukup sampai di sini saja".katanya sambil bangun dari duduknya.


" Maksud Anda apa Tuan Setiawan?tanyanya mendadak terkejut karena sikapnya tiba-tiba berubah menjadi dingin.


"Maaf Tuan Dion, saya menolak rencana perjodohan ini".katanya kemudian.


Laki-laki itu terkejut.


" Kenapa?


"Karena Putraku tidak menginginkan nya".


" Tapi Anda kan bisa memaksa nya agar bisa menerima nya".ucapnya memaksa.


Laki-laki itu mengerutkan keningnya merasakan bahwa laki-laki yang berada di hadapan nya itu adalah laki-laki pemaksa.


"Pembicaraan kita sudah selesai, saya mohon maaf saya tetep menolak nya. Permisi".katanya sambil melangkah keluar dari ruangan nya dan membuat laki-laki yang menjadi tamunya itupun mau-mau tak mau pun akhirnya pergi dengan penuh kekecewaan.


Sementara itu di sebuah ruangan dengan wajah penuh amarah.

__ADS_1


"Aku belum bisa memaafkan nya dan tiba-tiba saja mau menjodohkan aku".gumamnya dalam hati.


Laki-laki itupun sibuk dengan pikiran nya hingga dia pun tidak sadar jika seseorang sedang berdiri di depan meja kerjanya.


" Sehan".panggilnya dan membuat laki-laki yang sedang duduk di kursi nya itupun menoleh dan melihat seseorang yang memanggil namanya.


"Mau apa? tanyanya acuh tak acuh sambil membolak-balik kan berkas di mejanya.


" Papah ingin bicara".katanya sambil menarik kursi di depan meja kerja putranya lalu dia pun duduk.


"Mau bicara apa?


" Tentang perjodohan ".ucapnya dan membuat laki-laki yang duduk di hadapan nya itu membuang muka malas.


"Aku tidak tertarik".


"Papah tau itu jadi".katanya terhenti melihat putranya tiba-tiba bangun dari duduknya dan berjalan ke arah jendela.


"Aku hanya ingin gadis ku dan aku tidak mau wanita lain hanya dia,Anda tau itukan.Ini sudah hampir 5 tahun dan Anda sama sekali belum menemukan nya.


Dan harus Anda tau aku hanya menginginkan nya bukan yang lainnya. Jadi jangan berharap Anda bisa mengaturku seperti dulu karena aku bukan Sehan yang dulu.


Jika tetap memaksakan kehendak Anda maka jangan harap aku bisa menerimanya.

__ADS_1


Aku rela keluar kehilangan semuanya hanya untuk bersamanya karena kebahagiaan yang aku dapatkan jauh lebih besar dari harta yang aku miliki,jadi silahkan Anda mengeluarkan aku dari kartu keluarga Anda karena aku tidak perduli".ucapnya tanpa melihat laki-laki yang telah memberinya luka dan membuat dia menjadi laki-laki tidak bertanggungjawab atas perbuatan nya hingga menelantarkan anak kandungnya.


Laki-laki itupun terkejut saat putranya mengatakan kata-kata itu dan tanpa berkata-kata laki-laki separuh baya itupun langsung bangun dari duduknya lalu melangkah keluar dari ruangan putra nya.


Sehan masih terdiam di sisi jendela dengan hati yang sedikit kesal.Rasa kecewa nya kini semakin besar saja.


"Jika tadi aku tidak kesana mungkin laki-laki itu akan menyetujui nya. Benar-benar Papah yang sangat egois.Dia hanya mementingkan egonya tanpa memikirkan perasaan ku." gumamnya dalam hati dan lamunan nya pun tersadar dari lamunannya saat seseorang memanggilnya.


"Tuan muda".


Laki-laki itupun melihat nya.


" Bimo".panggilnya.


"Saya Tuan".


" Apa kamu pernah jatuh cinta?tanyanya dan membuat laki-laki itupun terkejut saat mendengarnya.


"Ah itu".jawabnya sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


" Ah iya aku lupa, kamu masih jomblo mana mungkin tau".ucapnya dan membuat laki-laki yang bernama Bimo itupun meneguk ludahnya.


"Saya pernah pernah jatuh cinta dengan seorang wanita yang sangat hebat yang bernama Beana dan dia adalah wanita Anda".ucapnya dalam hati.

__ADS_1


"Jika Anda tau saya menyukai wanita Anda mungkin sekarang hidup saya tidak akan seperti ini".batinnya berkata.


bersambung.


__ADS_2