Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
130


__ADS_3

Mobil yang di kendarai oleh Santi itu kini terus melaju dengan kecepatan sedang, berbaur dengan kendaraan-kendaraan bermotor lainnya.


Tanpa terasa mobil itupun kini sudah memasuki halaman parkir di sebuah apartemen mewah tapi tiba-tiba dia pun langsung melaju kan mobilnya kembali keluar dari area apartemen dan langsung menuju ke jalan raya.


"Hu.. hampir saja aku ketahuan".ucapnya dalam hati.


Sambil menyetir dia pun berpikir hingga gadis kecil yang jini sedang duduk manis di samping nya itupun mengeluarkan suaranya


" Aunty ".panggilnya dan wanita yang sedang sibuk mengemudi dan berpikir itupun menoleh kearah nya lalu dia pin tersenyum


" Iya sayang ada apa?


"Kita mau pergi ke mana?tanyanya karena dia melihat wajah wanita yang di panggilnya aunty itu terlihat sedang kebingungan.


"Em kita".jawabnya dengan sedikit gugup.


"Ini untuk Aunty".katanya sambil memberikan permen cokelat kepadanya.


Wanita itupun tersenyum lalu menerima permen itu dan membukanya dan dia pun langsung memasukkan nya ke dalam mulutnya.


" Gimana Aunty,permen nya enak?tanyanya.


"Enak, terima kasih princess nya Aunty".


Gadis itupun tersenyum senang.


" Sama-sama Aunty ".ucapnya sambil ikut juga menguyah permen cokelat.


Akhirnya dengan penuh pertimbangan wanita itupun langsung mengemudikan mobilnya menuju suatu tempat.


" Lebih baik aku bawa Sam ke apartemen nanti saja setelah suasananya aman terkendali, sekarang ini lebih baik aku bawa Sam ke tempat diman seharusnya dia tinggal ".ucapnya dalam hati sambil tersenyum.


Setelah menghabiskan waktu selama hampir satu jam akhirnya mereka pun sampai di sebuah perumahan kawasan elit.


Dan disinilah mobilnya pun berhenti di pos jaga di mana dua orang satpam penjaga kini sedang berdiri mendekati mobilnya.


Santi pun membuka kaca mobilnya dan menyembuhkan kepalanya sambil tersenyum

__ADS_1


"Non Santi".sapanya setelah melihat seorang wanita muda menyembulkan kepala untuk melihat nya.


" Siang pak".sapanya untuk berbasa-basi.


"Siang Non. Mau ketemu siapa?


" Siang, saya mau ketemu Tante Eva apakah dia ada?


"Ada Non kebetulan Tuan besar juga ada di rumah".


" Oh,ya sudah saya masuk dulu".


"Baik Non".jawabnya sambil melihat mobil itupun berlalu menuju halaman rumah kediaman majikan nya.


Setelah tepat di depan rumah dia pun mematikan mesin mobilnya lalu dia pun turun terlebih dahulu lalu membukakan pintu untuk si cantik princess.


" Ayo kita masuk".katanya sambil menggandeng tangan mungil si princess.


"Wah".ucapnya sambil melihat rumah yang akan di masuki nya.


Gadis kecil itupun langsung menggoyang-goyangkan tangan wanita yang menggandeng nya hingga wanita itupun menghentikan langkahnya.


" Aunty ".


" Ada apa?


"Ini istana ya?tanyanya sambil pandangan matanya terus melihat kesana kamari memperhatikan tempat itu.


Santi pun tersenyum


" Sayang ini bukanlah istana tapi ini adalah sebuah rumah".ucapnya memberitahu.


"Apa Aunty ini bukan istana?


" Bukan sayang, ini rumahnya saudara dari Papah Aunty ".


" Oh gitu ya.Sam kira ini istana habisnya rumah nya sangat besar dan bagus ".

__ADS_1


Santi pun tersenyum


"Andai kamu tau Sam ini adalah rumah Oma dan Opa mu".ucapnya dalam hati.


" Ayo kita masuk Aunty mau kenalkan Sam sama Tantenya Aunty ".katanya sambil kembali berdiri untuk mengajak masuk si pewaris sah ke dalam rumah.


Pintu itupun terbuka saat ketika keduanya masuk, suasana di dalam rumah pun masih sama tidak ada yang berubah mungkin yang berubah orang yang tinggal di dalamnya.


Di saat dirinya sedang sibuk dengan pikiran nya tiba-tiba seseorang menghampirinya


"Santi".panggilnya sambil mendekati dan memeluknya.


"Assalamualaikum Tante".sapanya sambil membalas pelukannya.


" Waalaikumsalam ".jawabnya.


" Bagaimana kabar kamu?


"Alhamdulillah Tan sehat, kabarnya Tante sendiri gimana?


" Alhamdulillah sehat".ucapnya lalu pandangan matanya melihat seorang gadis kecil yang berdiri di samping tubuh keponakannya.


"Gadis ini siapa?tanyanya sambil berjongkok menyamakan tingginya dengan gadis kecil di hadapannya.


" Ini".ucapannya terhenti


"Assalamualaikum Tantenya Aunty perkenalkan namaku Sam".ucapnya sambil tersenyum manis dan membuat wanita separuh baya itupun melihatnya dengan pandangan yang sulit di mengerti


"Mengapa wajah gadis kecil ini mirip sekali dengan Sehan? tanyanya dalam hati.


" Seandainya gadis kecil ini adalah cucuku pasti hidup ku tidak akan kesepian ".gumamnya dalam hati.


" Pasti sekarang ini sedang bermimpi".katanya dalam hati dan tiba-tiba terdengar suara seseorang berjalan mendekat ke arah mereka.


"Mah".panggilnya dan ketiga perempuan yang berbeda usia itupun melihat kearah nya lalu dia pun terkejut saat melihat seorang anak kecil sedang tersenyum kepadanya


Deg... deg.. deg

__ADS_1


"Kenapa wajah gadis kecil itu begitu mirip dengan Sehan,wajah mereka seperti pinang di belah dua? tanyanya dalam hati.


bersambung


__ADS_2