Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
140


__ADS_3

Beana menutup mulutnya dengan kedua tangannya, sungguh inilah adalah kejutan yang membuatnya sangat begitu terkejut.Tanpa terasa dia pun menangis karena merasa terharu .


"Beana Setiawan,maukah kamu menikah dengan ku".ucapnya lagi sambil mengambil cincin dari dalam kotak.


Wanita itupun hanya menganggukkan kepalanya karena mulutnya seakan-akan terkunci dan tak bisa untuk berbicara.


Laki-laki itupun tersenyum lalu dengan lembut dia pun langsung menarik tangan kanan wanitanya dan dalam sekejap cincin yang tadi di pengang nya itupun kini sudah melingkar di jari manis wanitanya.


"Maaf".ucap wanitanya sambil memegangi cincin berlian yang dulu sempat dirinya gadaikan untuk membayar biaya rumah sakit putrinya.


" Kenapa minta maaf? tanyanya saat melihat wanitanya kini menunduk sedih.


"Karena cincin ini pernah Ana gadaikan".ucapnya menyesal dan laki-laki itupun langsung memegangi kedua tangan wanitanya dan dengan lembut dia pun berkata


" Aku tau tapi kamu hanya mengadaikan nya karena terpaksa karena kamu sangat membutuhkan uang untuk biaya rumah sakit Samara".


Wanita itu melihat ke arah nya


"Kak Se tidak marah?tanyanya dan laki-laki itupun hanya tersenyum.


" Tidak apa-apa namanya juga emergency dan semua orang pasti akan melakukan hal sama jika buah hati mereka sedang sakit yang membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit dan itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Jadi aku tidak akan marah karena kamu telah menggadaikan sesuatu yang paling berharga karena hanya itu yang kamu punya ".katanya dan membuat wanita itupun semakin terisak karena terharu saat mendengar nya.


"Ana kira kak Se akan marah sama Ana karena sudah menggadaikan cincin pemberian kakak".


" Aku langsung menebusnya saat aku tau kalau kamu menggadaikan nya".

__ADS_1


"Apa kakak waktu itu sedang menguntit Ana?tanyanya sambil tangan kanannya menghapus sisa air matanya dengan tisu.


Laki-laki itupun menganggukkan kepalanya tanda iya.


" Sejak kapan kakak menguntit Ana? tanyanya ingin tau.


"Seminggu setelah aku pulang dan mengetahui kalau kita sudah mempunyai seorang putri jadi mulai dari sanalah aku sering mengikuti kamu dan Samara diam-diam. Jujur aku hanya ingin memastikan saja kalau kalian berdua baik-baik saja".ucapnya dan membuat wanitanya tersenyum


"Ana kira Ana hanya sendirian semenjak kakak pergi tapi ternyata tidak karena banyak orang-orang yang tidak Ana kenal dengan ikhlas telah membantu Ana hingga sekarang".


"Kamu itu orang baik Be, makanya begitu banyak orang yang sayang dan menyayangi kamu dan juga Samara".


" Benarkah Ana ini orang baik kak?


"Tentu saja".


" Kenapa Be, kok kamu sedih?


"Ana hanya".


" Hanya apa? tanya nya penasaran.


"Ana hanya teringat Ayah dan ibu".ucapnya dengan raut wajah sedih dan itu membuat hati laki-laki itu mendadak merasakan rasa bersalah karena perbuatannya telah membuat wanitanya itu berpisah dengan kedua orang tuanya.


Laki-laki itupun langsung bangun dan dia pun kini duduk di kursi berhadapan dengan wanitanya dengan raut wajah merasa bersalah dan itu membuat Beana menjadi bingung.

__ADS_1


"Kak Se!Kakak kenapa?


"Maaf!Maafkan aku Be semuanya adalah salah aku.Jika saja kejadian itu tidak terjadi mungkin sekarang kamu sudah berbahagia berkumpul dengan kedua orang tuamu dan kamu pasti juag sudah berhasil mencapai cita-cita yang kamu inginkan.Tapi semuanya hancur karena kesalahan yang aku perbuat".ucapnya dengan mata yang basah karena menangis.


Beana langsung menggenggam kedua tangan laki-laki yang berada di hadapannya dengan perasaan yang sulit di jelaskan.Sebenarnya di dalam hati kecilnya masih sedikit menyimpan kekesalan tapi tiba-tiba rasa itu hilang entah kemana saat melihat betapa rapuhnya laki-laki yang berstatus Ayah biologis putrinya.


"Kak Se.Kakak tidak usah minta maaf karena sejak lama Ana sudah memaafkan semua kesalahan kakan jadi tidak usah di pikir kan lagi karena semua nya sudah lewat,lebih baik sekarang kita mulai dengan cerita yang baru dan lupakan masa lalu."


Laki-laki iru itu mendongakkan kepalanya untuk melihat kearah wanitanya.


"Jangan bahas itu lagi lebih baik kita fokus dengan kehidupan baru kita. Bagaimana?


Laki-laki itupun menganggukkan kepalanya tanda iya.


" Nah gitu dong kak senyum, biar tambah ganteng ".pujinya dan membuat laki-laki itupun akhirnya tertawa dan Beana pun senang melihatnya.


" Terima kasih".katanya dan wanitanya pun menganggukkan kepalanya tanda iya.


" Baiklah sekarang sudah larut malam jadi lebih baik kamu tidur Be karena aku tidak mau calon pengantin ku nanti kurang istirahat dan membuat kamu sakit lalu pernikahan kita tertunda ".katanya dan itu membuat Beana sedikit terkejut saat mendengar kata calon pengantin.


" Apa maksudmu kak?


"Maksudku adalah hanya ingin mengingatkan kalau kita akan menikah besok".


" Ah.... apa. Menikah?

__ADS_1


bersambung


__ADS_2