
Mobil Avanza yang di bawa oleh Sehan kini sudah memasuki jalan tol.Laki-laki itu membawa mobilnya dengan kecepatan sedang.Hingga tak lama akhirnya dia sampai di tempat tujuan nya.
Laki-laki itu memarkirkan mobilnya di sebuah rumah makan sunda.
Dia pun melihat kearah rumah makan
"Sepertinya ini tempat nya".ucapnya dalam hati sambil keluar dari mobilnya dan bergegas masuk ke dalam rumah makan itu dan kedatangannya pun di sambut oleh seorang laki-laki dewasa berusia tiga puluhan yang sudah berdiri sambil tersenyum ramah.
" Pak Sehan,selamat datang ".ucapnya sambil mengulurkan tangan kanannya untuk bersalaman.
Laki-laki itupun mengangguk lalu mengulurkan tangan kanannya untuk menyambut salamannya.
" Terima kasih".ucapnya setelah selesai bersalaman.
"Mari Pak ikut saya kebetulan atasan saya sudah menunggu kedatangan Anda".katanya sambil berjalan menuju ruangan untuk meeting.
Laki-laki itupun mengikuti langkah laki-laki itu hingga kini dia pun sampai di sebuah ruangan di mana seseorang kini sedang menunggu kedatangannya.
Dan tak lama pintu ruangan itupun terbuka terlihat seorang laki-laki muda kini sedang berjalan masuk di dampingi oleh orang suruhannya.
Dia pun berdiri dan mendekati tamunya lalu keduanya pun bersalaman.Sesudah itu kini kedua orang yang berbeda usia itupun memulai meeting nya.
__ADS_1
Setelah mendapatkan kesepakatan untuk bekerja sama barulah kedua belah pihak akan meninjau lokasi proyek untuk pembangunan Resort dan restoran akankan tempat dan lokasinya memang strategis atau tidak.
Hampir satu jam meeting itupun kini telah selesai lalu di lanjutkan dengan makan siang bersama, setelah barulah kedua nya langsung menuju lokasi tempat pembangunan.
Dan sekarang disini lah Sehan berada di sebuah tempat lokasi tempat pembangunan untuk Resort sekaligus restoran.Sehan memandangi tempat itu.
"Bagaimana Pak Sehan apakah tempat ini cocok?
" Saya suka tempat nya dan seperti nya Resort dan Restoran yang akan kita bangun akan mendapatkan keuntungan ".
" Alhamdulilah.Mudah-mudahan kerja sama kita ini berjalan dengan lancar".ucapnya dengan wajah senang.
"Ba.... baik Pak." jawab laki-laki itu kemudian.
Setelah hampir satu jam meninjau lokasi kini kedua laki-laki yang baru saja melakukan kerja sama itupun akhirnya mereka berpisah.
Sehan memacu roda besinya untuk menuju sebuah tempat yang sudah lama sekali ingin di datanginya.
Dari tempat lokasi untuk pembangunan menuju ke tempat itu sungguh masih sangat jauh.Hingga tak lama terdengar suara azan maghrib berkumandang lalu dia pun memutuskan untuk mampir untuk mengerjakan sholat maghrib lalu beristirahat sejenak setelah seharian membawa mobilnya seorang diri.
Dia menyandarkan tubuhnya di kursi mobil untuk meregangkan otot-otot nya yang sedikit tegang.
__ADS_1
Setelah di rasa tubuhnya sudah kembali segar sehabis beristirahat beberapa saat dia pun kini mulai kembali lagi melanjutkan perjalanannya.
Waktu sudah menunjukkan pukul tujuh malam tanpa terasa dia pun sudah sampai di tempat tujuan.
"Akhirnya aku sampai juga di tempat ini".ucapnya sambil terus memacu roda besinya hingga tiba-tiba dia mendengar suara benda terjatuh.
" Bruk".
Sehan pun langsung dengan cepat menghentikan roda mobilnya tidak jauh dari tempat terdengar nya suara.Dengan gerak cepat dia pun keluar dari dalam mobilnya.
Kedua matanya melihat seorang laki-laki separuh baya jatuh dari sepeda motornya. Sehan langsung mendekati nya dan menolongnya.
"Pak apakah Anda tidak apa-apa? tanyanya sambil membantu nya berdiri.
Laki-laki itupun mengangguk lalu melihat nya dan itu membuat Sehan pun akhirnya melihat laki-laki yang sedang di tolongnya itu, hingga tiba-tiba jantung nya berdebar sangat kencang saat melihat laki-laki yang di tolongnya
Deg... deg.. deg
"Laki-laki ini?
bersambung
__ADS_1