Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
170


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul satu dini hari.Seseorang kini sedang berbaring di atas tempat tidur dengan hati yang gelisah.


Dalam hatinya bertanya-tanya ada apa dengan suaminya?


Dan kenapa tiba-tiba suaminya ingin mengajaknya pindah?


Sebenarnya ada apa ini?


Itulah yang sekarang ada di pikiran ibu muda itu hingga di tengah-tengah rasa ingin taunya yang besar akhirnya ibu muda itupun diam-diam bangun dari tempat tidur lalu dia pun mengambil handphonenya yang berada di atas nakas.


"Aku akan tanya kak Bimo saja".katanya dalam hati.


Dengan pelan dia pun langsung turun dari tempat tidur untuk menuju sofa untuk menghubungi seseorang.


Tak lama panggilan itupun terhubung dan ibu muda itupun langsung mendapatkan apa yang dia ingin tau.


Beana menarik napas dalam-dalam lalu dia pun menghembuskan nya dengan pelan hingga rasa gelisah yang ada di hatinya berangsur-angsur hilang.


Setelah merasa sudah baik dia pun melangkah menuju tempat tidur dan dia pun duduk di samping suaminya yang kini sedang tertidur pulas.


Di lihatnya wajah suaminya yang terlihat sedih lalu dengan lembut dia pun mengusap-usapnya pipi mulus suaminya.


"Kak Se,Ana sayang kakak.Tetaplah kuat untuk kami, karena kakak adalah bagian dari jiwa kami.Jika kakak lemah siapa yang akan menjaga kami berdua".ucapnya tanpa terasa dia pun menangis tanpa suara karena dirinya tidak ingin mengganggu suaminya yang masih tertidur dengan lelapnya.


Hingga beberapa saat kemudian ibu muda itupun bangun dari duduknya lalu berjalan menuju ke kamar mandi untuk mencuci muka sekaligus mengambil wudhu untuk melaksanakan sholat malam untuk meminta agar hubungan antara suaminya dan Ayah mertuanya bisa akur kembali.

__ADS_1


Sementara di tempat berbeda


Kedua suami istri kini masih belum tertidur padahal waktu sudah menunjukkan pukul satu malam.


Laki-laki melihat istrinya yang kini tertidur sambil memunggunginya karena istrinya sedang marah kepadanya.Ya wanita itu sudah mengetahui semua rencana laki-laki yang telah menjadi suaminya dan itu semakin membuat putranya akan semakin menjauhinya bahkan putra nya tidak akan segan lagi untuk pergi meninggalkan mereka berdua.Sejenak laki-laki itupun teringat dengan pembicaraan dengan istrinya tadi siang.


Flashback on


Brak


Terdengar suara pintu di buka dengan keras membuat laki-laki yang sedang memeriksa berkas-berkas itupun langsung terkejut.


Mulutnya ingin sekali memarahi seseorang yang begitu lancang membukanya dengan begitu kasarnya.Tapi sebelum mulutnya terbuka dia pun melihat seseorang yang sedang berjalan masuk ke dalam ruangan nya itu dengan sorot mata penuh dengan kemarahan.


"Mamah".ucapnya sambil bangun dari duduknya dan berjalan mendekati istrinya.


"Mah".panggilnya tapi lagi-lagi wanitanya sama sekali tidak menyahutinya tapi masih terus melihat nya.


"Mamah marah sama Papah, Papah minta maaf Mah kalau Papah ada salah".


Wanitanya hanya tersenyum sinis dan membuat laki-laki itupun mendadak sedikit takut


" Apa salah putraku Pah, sampai-sampai Papah membuat nya terluka lagi?


Apa selama 23 tahun belum cukup Papah mengekang nya?

__ADS_1


"Apa selama ini belum cukup pengorbanan yang di berikan oleh putraku?


Mamah melahirkan nya bukan untuk Papah jadikan sebagai sebuah boneka,Mamah melahirkan nya agar hidup kita bahagia karena kehadirannya.


Tapi apa yang Papah lakukan, Papah bertindak sesuka hati Papah dan membuat hidup putraku menjadi menderita karena keegoisan Papah."ucapnya sambil bercucuran air mata.


"Mah,alasan Papah baik untuk Sehan Mah.Papah hanya ingin mencarikan jodoh yang terbaik untuk putra kita. Apa itu salah?


Wanita itu langsung melotot kan kedua matanya saat mendengar jawaban dari mulut suaminya


Dengan sorot mata penuh kemarahan dia pun langsung berkata


"Apa Papah bilang jodoh yang terbaik?Terbaik untuk bisnis Papah dan terburuk untuk putraku".katanya dengan sinis dan membuat laki-laki itupun terdiam tanpa bisa bicara apa-apa karena perkataan menohok istrinya.


" Mamah sudah bilang kan jangan pernah mengusik putra ku lagi, apa Papah tidak mendengarkan apa yang Mamah katakan sebelumnya ".


Wanita itupun menggeleng-gelengkan kepalanya seakan-akan dirinya benar-benar tidak mengerti dengan sikap suaminya sekarang.


"Papah jangan lupa Sehan adalah anak tunggal keluarga kita, hanya dia satu-satunya pewaris Papah karena kalau bukan dirinya yang meneruskan bisnis Papah tak akan ada lagi yang akan meneruskan nya.


Putraku Sehan bukanlah pemuda miskin jika dirinya memutuskan pergi meninggalkan semua kemewahan yang di berikan oleh kita, putraku adalah seorang pengusaha muda dengan segudang prestasi tanpa kekayaan dari kita.Jadi jika sampai Papah membuat nya hatinya kembali terluka maka jangan salahkan Mamah jika Mamah akan meninggalkan Papah ".ucapnya dan membuat laki-laki sangat terkejut dengan perkataan istrinya.


flashback off


Kini laki-laki itupun hanya bisa terdiam di tempat tidur sambil merenungi semua kesalahannya

__ADS_1


" Apa aku ini benar-benar bukan seorang Papah yang baik untuk putraku?tanyanya dalam hati sambil pandangannya lurus melihat langit-langit kamarnya.


bersambung


__ADS_2