Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
46


__ADS_3

Pagi pun menyapa seorang gadis sedang bersiap-siap untuk pergi. Rencana nya hari ini dirinya akan melamar pekerjaan entah dirinya akan mendapatkan nya atau tidak karena dirinya hanya lulusan SMP.


Mendadak hatinya sedikit perih saat mengingat kalau dirinya masih berstatus pelajar SMA, seharusnya dirinya kini sedang berada di dalam kelas untuk belajar tapi apa yang terjadi sekarang malah sebaliknya.


"Seandainya aku tidak hamil mungkin sekarang aku masih bersekolah".gumamnya dalam hati sambil menarik napas dalam-dalam lalu menghembuskan nya dengan pelan lalu diapun langsung menggeleng-gelengkan kepalanya


" Apa yang baru saja aku ucapkan. Astaghfirullah aku tidak boleh mengeluh, aku harus semangat mencari pekerjaan demi diriku sendiri dan calon bayiku ".


" Aku harus segera bersiap".ucapnya sambil bersiap-siap untuk pergi mencari pekerjaan.


Gadis itupun keluar dari kontrakannya tapi saat dirinya menutup pintu dirinya berbarengan dengan seseorang


"Selamat pagi".sapanya ramah.


" Pagi".balasnya sambil tersenyum.


"Kamu mau berangkat kerja Ana? tanyanya saat melihat gadis itu sudah memakai baju stelan kerja.


Gadis itu hanya terdiam dan membuat orang yang berada tepat di depannya pun menjadi serba salah.


" Maaf kalau pertanyaan aku menyinggung mu".katanya dengan nada sedikit merasa bersalah.


"Tidak apa-apa Mba. Aku belum bekerja jadi masih cari-cari kerja".


" Oh gitu."


Gadis itupun terdiam lalu gadis itupun langsung berkata


"Ana, ikut aku saja kebetulan Restoran tempat kerja aku lagi membuka lowongan pekerjaan siapa tau saja kamu bisa di terima".


Sekilas wajah gadis itu menjadi cerah


" Benarkah Mba?


"Iya.Kemarin aku lihat ada.Tapi restoran tempat kerja aku jauh dari sini ya dua kali naik angkot".


" Tidak apa-apa Mba aku mau".ucapnya semangat.


"Ya udah kalau begitu kamu ikut aku saja, kita naik taksi online bayarnya patungan gimana?


" Oke".


"Kalau begitu kita berangkat sekarang takutnya nanti macet".


Gadis itupun mengangguk lalu keduanya berjalan keluar dari area kontrakan menyusuri jalan kecil hingga sampai lah keduanya di depan jalan raya di mana mobil taksi online pesanan mereka sudah menunggu.


" Itu mobil taksinya".kata Wita sambil menunjuk sebuah mobil Avansa berwarna hitam yang berada tidak jauh dari posisi mereka.


Beana pun melihatnya.Lalu keduanya pun naik ke dalam mobil dan mobil itupun bergerak meninggalkan tempat itu.


Hampir satu jam perjalanan akhirnya mobil itupun berhenti tepat di depan sebuah Restoran.


"Sudah sampai. Ayo turun".ucap Wita setelah selesai membayar ongkosnya.


Beana pun menurutinya dan kini keduanya sudah berdiri di depan pintu masuk Resto.


"Ayo masuk Ana".ajaknya dan lagi-lagi gadis itupun mengikutinya.


Sesampainya di dalam Resto Ana melihat keadaan Resto masih sedikit sepi mungkin karena Resto belum buka.


" Ana kamu duduk di sini dulu, aku mau ke ruangan Bu Santi mau menanyakan soal lowongan pekerjaan untuk kamu".katanya sambil menyuruh gadis itu untuk duduk di kursi.

__ADS_1


"Iya Mba".


" Oke aku pergi sebentar ngga lama kok".katanya dan gadis itupun mengangguk kan kepala nya tanda iya.


Hampir dua puluh menit gadis itupun sabar menunggu wanita itu hingga tak lama kemudian wanita yang di tunggunya pun akhirnya datang menghampiri nya dengan senyuman lebar di bibirnya.


"Lama ya?


" Iya".


"Maaf kelamaan soalnya tadi aku nungguin Bu Santi dulu".


" Iya Mba tidak apa-apa".


"Ayo aku antar kamu ke ruangannya".


" Baik".ucap Beana sambil berdiri lalu berjalan mengikuti langkah wanita itu dari belakang.


Dan sampailah kini keduanya di depan sebuah ruangan yang bertuliskan Manajer.Wita mengetuk pintunya


Tok.... tok... tok


(suara pintu di ketuk dari luar)


"Masuk".terdengar suara seseorang dari dalam ruangan.


Ceklek


(pintu pun terbuka)


Keduanya pun bergegas masuk lalu menutup pintunya kembali.Beana melihat seorang wanita sedang duduk di kursi kebesarannya sambil kedua matanya sibuk dengan laptop di atas meja kerjanya.


"Bu".panggil Wita dan wanita itupun melihat kearah keduanya.


"Iya Bu".jawab Wita.


Beana masih berdiri tanpa berkata-kata dirinya masih menunggu giliran untuk mulai bicara.


Wanita bernama Santi itupun memindai penampilan gadis yang berada di hadapannya.


Gadis itu memakai rok panjang hitam, kemeja putih berlengan panjang juga hijab hitam dai padukan dengan sepatu sketch. Sungguh gadis yang ada di hadapannya seperti masih berstatus seorang pelajar SMA.


"Wita tinggalkan kami berdua".


" Baik Bu. Saya permisi".ucapnya sambil berbalik untuk keluar dari ruangan itu.


Wanita itupun tersenyum


"Silahkan duduk".perintahnya lalu gadis itupun menurutinya. Kini dirinya sudah duduk di kursi yang berhadapan dengan wanita itu yang hanya di pisahkan oleh sebuah meja.


" Kamu mau serius mau kerja di sini?


"Saya serius Bu. Saya benar-benar sangat membutuhkan pekerjaan"


"Tapi lowongan yang tersisa hanya sebagai pencuci piring apakah kamu mau?


" Iya saya mau Bu. Lagipula saya hanya punya ijazah SMP saja".


Wanita itu pun terdiam sejenak lalu dia pun berkata lagi


"Boleh saya lihat cv kamu?

__ADS_1


" Boleh Bu".kata Beana sambil memberikan amplop coklat berisi cv untuk melamar pekerjaan.


Wanita itupun membukanya


"Namamu Beana Hermawan?


" Iya Bu".


Saat dirinya melihat tahun kelahiran nya tiba-tiba wanita dewasa itupun melihatnya


"Umur kamu baru 16 tahun?


" Iya Bu, umur saya baru 16 tahun".


"Bukankah di umur segitu seharusnya kamu masih bersekolah?


"Iya".


" Lalu kenapa kamu tidak bersekolah?


"Ada satu hal yang sangat pribadi yang tidak bisa saya kasih tau karena hal itu begitu sangat-sangat pribadi."


"Maaf jika sikap saya sedikit keterlaluan tapi saya sebagai orang yang bertanggung jawab di Restoran ini saya hanya ingin meyakinkan bahwa semuanya baik-baik saja".


" Tidak apa Bu saya maklumi. Mungkin semua yang IBu lakukan untuk kesejahteraan semua pekerja.


"Bu apakah saya di terima bekerja di sini?


"Iya.Jam kerja kamu mulai dari jam delapan sampai jam empat sore. Kamu mengerti?


"Iya Bu.Terima kasih saya akan bekerja dengan sungguh-sungguh".


" Baiklah, kerja lah yang rajin dan jangan sampai semua yang kamu cuci itu pecah,kamu mengerti?


"Iya Bu, saya akan berhati-hati dalam mencuci piring kotor nya".


" Kamu bisa langsung bekerja hari ini".


Wajah gadis itu mendadak ceria saat mendengar wanita itu langsung menerimanya tanpa embel-embel apapun.


"Tapi Bu ada satu hal yang ingin saya katakan kepada Ibu".


Wanita itupun mengerutkan keningnya lalu dia pun berkata


" Tentang apa?


"Saya.... saya sekarang ini sedang hamil Bu".katanya dan membuat wanita itupun terkejut dan dia pun hanya diam.


" Maaf Bu.Saya hanya ingin Anda tau saja,hanya itu yang ingin saya sampaikan dan kalau pun Anda tidak menginginkan kerja di sini saya akan senang hati menerimanya ".


" Saya senang dengan kejujuran kamu barusan.Jadi keputusan saya sudah bulat ,kamu diterima kerja di sini. Selamat bekerja ".


" Terima kasih Bu".


"Sama-sama".


" Saya permisi duku Bu".


"Iya".


Gadis itupun pergi sambil bibirnya terus saja tersenyum.

__ADS_1


" Alhamdulillah,".katanya sambil mengusap-usap perutnya


__ADS_2