Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
173


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 11.30 Sehan sedang menemani anaknya bermain lego, Ayah dan anak itu begitu serius menyusun lego.Keduanya berencana akan membuat sebuah istana yang sangat besar.Suara tawa terdengar sampai ruang pantry di mana ibu muda itu kini sedang sibuk memasak untuk makan siang.


Dia pun tersenyum dan dalam hatinya terus mengucapkan rasa syukurnya kepada Allah karena sudah memberikan kebahagiaan yang sudah lama dirinya inginkan.


"Alhamdulillah."ucapnya dalam hati lalu kembali melanjutkan pekerjaan nya.


Di saat semuanya sedang sibuk dengan kegiatan nya masing-masing tiba-tiba terdengar suara bel.


" Ayah,belnya bunyi ".


" Sepertinya ada tamu, Ayah mau lihat dulu ya, Ara main sendiri dulu ".katanya dan gadis kecilnya itupun mengangguk iya.


Lalu Ayah muda itupun bangun dari duduk nya dan berjalan menuju pintu


Ceklek


Suara pintu terbuka dan dia pun terkejut saat melihat seseorang yang sangat di kenalnya.


Sebelum sempat dia berbicara terdengar suara seseorang yang memanggilnya


"Ayah".


Panggilan itu sontak membuat seseorang yang masih berdiri di luar pun langsung melangkah masuk dengan langkah-langkah terburu-buru untuk melihat siapa yang telah memanggil putranya dengan panggilan Ayah.


" Mah".ucap Sehan mencoba menahan ibunya untuk masuk ke dalam apartemen nya.


"Mamah mau lihat siapa yang memanggil kamu dengan panggilan Ayah".ucapnya mencoba untuk terus berjalan masuk walaupun putranya terus saja mencegahnya.


" Tapi Mah".


"Ngga ada tapi-tapian, minggir Mamah mau masuk".katanya sambil terus mendorong tubuh putranya agar tidak menghalangi nya.


Akhirnya keduanya pun sampai di ruangan tv di mana di sana terlihat seorang anak perempuan kecil yang kini duduk membelakangi nya.Anak itu masih belum mengetahui kalau ada seseorang yang sedang memperhatikan nya.


Hingga tiba-tiba mainan lego itupun jatuh dan membuat gadis kecil itupun langsung sedih. Dengan wajah sedih dia pun bangun untuk menyusul Ayahnya.


Saat dia berbalik gadis kecil itupun langsung terkejut saat melihat Ayahnya sedang berdiri dengan seorang wanita.


Seketika gadis kecil itupun tersenyum


"Oma".panggilnya dan membuat wanita itupun terkejut saat anak kecil yang memanggil nya itu adalah Samara,gadis kecil yang pernah berkunjung ke rumah nya bersama keponakannya yang bernama Santi.


Walaupun dirinya masih terkejut karena dirinya tidak menyangka akan bertemu lagi dengan Samara tanpa berkata apa-apa wanita itupun langsung berhambur dan memeluk gadis kecil itu dengan erat hanya untuk melepaskan kerinduan nya kepada sosok gadis kecil yang berada di pelukan nya.Sedangkan Sehan hanya terdiam melihatnya.


" Samara. Ini kamu? tanya nya dengan raut wajah tak percaya.


"Iya Oma, ini Ara".

__ADS_1


" Oma kira Oma sedang bermimpi bertemu dengan kamu lagi".katanya lagi dengan hati yang penuh rasa bahagia.


Di saat wanita itu sedang melepaskan rindu kepada gadis kecil itu tiba-tiba Beana masuk ke dalam ruangan itu


"Tamunya siapa kak?tanya seorang wanita berhijab dan itu membuat seorang wanita yang berada di dalam ruangan itu langsung melihat kearah nya.


" Cantik.Sungguh wanita yang sedang berdiri itu benar-benar sangat cantik".ucap Mamahnya Sehan dalam hati.


Lalu wanita itupun kembali mematung saat melihat seorang wanita yang kini sedang berdiri di hadapannya itu tersenyum kepadanya dan hatinya lagi-lagi terus bertanya-tanya siapa wanita cantik ini?Terus apa hubungan nya dengan putranya?Dan mengapa wanita itu berada di apartemen putranya?


Karena dirinya tidak bisa menjawabnya sendiri akhirnya dia pun langsung melihat kearah putranya untuk meminta penjelasan darinya.


Laki-laki itupun mengerti


"Be, buatkan minum ya nanti anterin ke ruang kerja aku".perintahnya


" Baik kak".jawabnya lalu dia pun melangkah meninggalkan ruangan itu untuk menuju pantry.


Setelah istrinya pergi laki-laki itupun menghampiri putrinya yang masih berada di pelukan ibunya.


"Ara sayang,Ara main sendiri dulu ya.Ayah mau bicara dengan Oma dulu nanti setelah Ayah sama Oma selesai bicara Ayah akan temani Ara main lagi".


" Baik Ayah".


"Ayah tinggal dulu ya".ucapnya dan di angguki oleh putrinya.


Setibanya di dalam ruangan itu keduanya pun duduk di sofa panjang yang ada di dalam ruangan itu.


"Mamah mau tanya apa?tanyanya membuka pembicaraan.


"Jelaskan semuanya sama Mamah dan jangan ada yang di tutup-tutupi".


"Tentang?


Wanita itupun mendadak aliran darahnya naik ke ubun-ubun saat mendengar kalimat singkat dari mulut putranya.Rasanya dirinya ingin sekali mencabik-cabik wajah tampan putranya yang bertingkah seperti tidak punya dosa saja.


" Tentang hubungan kamu sama wanita berhijab dan juga Samara ".


Sehan pun tersenyum


" Namanya Beana Mah dan dia itu adalah wanitaku, ibunya Samara ".


Wanita itupun mengerutkan keningnya saat mendengar kenyataan kalau wanita berhijab itu ibu dari gadis kecil yang bernama Samara.Dan dia pun mendadak begitu terkejut karena putranya jatuh cinta pada seorang janda beranak satu.


Sehan melihat raut wajah kecewa Mamah nya.


"Kamu... kamu jatuh cinta sama seorang janda beranak satu?tanya Mamah nya dan membuat laki-laki itu terkejut.

__ADS_1


" Maksud Mamah apa?


Wanita itu melihat kearah anaknya


"Maksud Mamah kamu mencintai wanita yang bernama Beana yang berstatus janda beranak satu".


Sehan langsung tertawa mendengar ucapan Mamah nya dan itu membuat wanita itu menjadi bingung karena putranya tertawa


" Mengapa kamu tertawa Se,apa perkataan Mamah ada yang salah?


Sehan menghentikan tawanya lalu dia pun meraih kedua tangan wanita yang telah melahirkannya.


"Beana bukan seorang janda".


" Kalau bukan seorang janda terus status nya apa kalau sudah mempunyai anak".


"Status Beana adalah istri sah Sehan dan Samara adalah putri kandung kami berdua".jawabnya memberi tau dan itu membuat wanita itu begitu sok saat mendengar penjelasan putranya.


Tiba-tiba tubuh wanita itu mendadak lemas dan itu membuat Sehan menjadi sedikit cemas saat melihatnya.


"Mah.Mamah kenapa Mah? tanyanya sambil mengusap-usap punggung kedua tangan Mamah nya.Tapi wanita itupun hanya terdiam. Di saat laki-laki itu panik pintu pun terbuka dan Beana melangkah masuk kedalam ruang kerja suaminya sambil membawa dua gelas air teh hangat di atas sebuah nampan.


Wanita itupun terkejut saat melihat keadaan ibu dari suaminya.Dengan gerak cepat diapun langsung menaruh nampan itu di atas meja.


"Kak Se, Mamah kakak kenapa? tanyanya setelah sampai.


" Aku ngga tau Be,tiba-tiba saja Mamah seperti ini".


Beana pun langsung berjongkok di dekat tubuh ibu mertuanya dengan perlahan-lahan dia pun menggosok-gosokkan minyak kayu putih hingga tak lama wanita itupun langsung melihat kearah wanita yang telah menjadi menantunya.Dan Sehan pun menjadi sedikit senang saat melihat Mamahnya sudah dalam keadaan baik-baik saja.


"Alhamdulillah, tante baik-baik saja?


Wanita itupun mengangguk


"Terima kasih".


" Sama-sama tante. Ayo minum dulu tehnya".katanya sambil membantu ibu mertuanya duduk untuk minum tehnya dan wanita itupun meminumnya hingga tandas tak tersisa.


"Terima kasih".ucapnya sambil mengembalikan gelas yang kosong sudah kosong kepada menantu yang tidak di ketahui nya.


" Sama-sama tante".


Wanita itupun langsung menggenggam kedua tangan menantunya


"Jangan panggil tante,panggil saya Mamah".katanya sambil tersenyum dan Beana hanya terdiam karena terkejut mendengarnya.


"Apa ini mimpi? tanyanya dalam hati.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2