Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
98


__ADS_3

Di dalam sebuah kafe kedua orang yang tadi bertemu secara tidak sengaja itu kini sedang duduk bersebrangan.Keduanya terdiam tanpa bicara dan mereka berdua pun sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.


Hingga wanita itupun akhirnya memulai bicara dahulu


"Kenapa Anda bisa berada di sini?tanyanya sambil melihat penampilan sosok laki-laki yang berada di hadapan nya.Sungguh penampilan nya seperti seorang mahasiswa,laki-laki itu memakai celana jeans yang sedikit robek di area dengkul nya di padukan kaos dan juga jaketnya sungguh penampilan nya begitu cool. menurutnya tapi sayang wajahnya tertutup masker yang kelihatan hanya kedua matanya saja karena laki-laki itupun memakai topi.Sungguh dirinya benar-benar penasaran dengan wajahnya.Entah mengapa baru kali ini kedua matanya begitu ingin berlama-lama untuk melihat laki-laki yang kini sedang duduk bersebrangan dengan nya.


"Ada apa dengan ku mengapa aku jantung ku terus saja berdebar-debar dan juga wangi parfum laki-laki ini sama seperti wangi parfum kak Sehan, sungguh laki-laki ini telah benar-benar mengingat kan aku kembali kepada sosok kak Sehan".ucapnya dalam hati sambil diam-diam terus melihat kearah laki-laki itu.


Namun tiba-tiba lamunan nya pun buyar saat laki-laki itu berdehem


" Hemm."


"Hey,kamu melamun?


Wanita itupun hanya terdiam tanpa bicara tapi wajahnya tiba-tiba memerah karena ketahuan sedang melamun.


" Jangan kebanyakan melamun bisa bahaya apalagi kalau kamu sedang berada di tempat umum, kamu tau itukan?Kamu tidak ingat apa yang telah terjadi barusan! Kalau saja tadi aku tidak buru-buru menolong mu mungkin sekarang ini kamu tidak akan berada di sini tapi di rumah sakit ".ucap nya dan wanita itupun hanya terdiam dan laki-laki itupun langsung berkata-kata lagi.


" Seharusnya kamu itu memikirkan tentang keselamatan dirimu bukan kah kamu mempunyai seorang putri? tanyanya dan wanita itupun mengangguk iya.


"Seharusnya kamu itu tidak banyak melamun karena bisa berakibat buruk untuk mu dan juga putri mu.Kasihan jika kecelakaan itu sampai terjadi kepada mu, bagaimana perasaan putri mu itu, pernahkah kamu memikirkan nya?ucapnya sambil sesekali melirik wanita yang duduk bersebrangan dengan nya tapi wanita hanya terdiam sambil menunduk menyesal.

__ADS_1


"Lalu tadi kamu bertanya kenapa aku bisa berada di area apartemen, itu karena aku ingin bertemu seseorang dan kebetulan saja dia tinggal di sini jadi aku tidak menguntit mu, pertemuan kita ini hanyalah kebetulan saja. Paham?katanya dengan nada sedikit rendah.


"Maaf".ucapnya


Laki-laki itupun mengerutkan keningnya


" Kenapa meminta maaf?


"Karena aku sudah menyusahkan Anda lagi".


"Itu hanya kebetulan saja jadi tidak usah berterima kasih.Lagipula aku pun akan melakukan hal yang sama jika kejadian itu terjadi di depan mata ku".ucapnya tanpa melihat nya


Wanita itupun semakin menundukkan kepala nya sungguh dirinya sangat menyesali semuanya karena melamun sambil berjalan dan hampir membuat nya celaka.


"Maaf jika kata-kata ku tadi menyinggung mu".katanya merasa bersalah.


Wanita itupun mendongak kan kepala nya mencoba melihat kembali wajah laki-laki bermasker itu.


"Di sini aku yang salah jadi Anda tidak perlu untuk meminta maaf.Sungguh aku benar-benar tidak pernah memikirkan hal-hal yang terburuk".ucapnya merasa bersalah.


Laki-laki itupun melihat nya

__ADS_1


" Sudahlah lupakan dan jangan ulangi lagi, jika sampai kamu melakukannya lagi maka ingatlah bahwa kamu mempunyai seorang putri kecil yang masih membutuhkan dirimu".


"Dan lagi belum tentu aku akan ada disaat kamu mengalami nya".


Wanita itupun mengangguk iya.


"Ayo sekarang aku antar kamu pulang".ucapnya sambil bangun dari duduknya dan menaruh uang di atas meja untuk membayar minuman yang diminum wanita yang duduk bersebrangan dengan nya.


" Tidak usah repot-repot Tuan saya bisa pulang sendiri


".katanya menolak.


" Aku tidak suka penolakan ".ucapnya dengan nada sedikit tinggi dan membuat wanita itupun akhirnya mau tak mau terpaksa mengikuti langkahnya.Hingga keduanya kini sudah berada di dalam mobil dan mobil itupun bergerak meninggalkan tempat itu.


" Mengapa sikap nya sama dengan Kak Sehan!Atau jangan-jangan laki-laki ini saudaranya Kak Sehan".ucapnya dalam hati sambil diam-diam dia pun mencuri pandang kearah laki-laki yang sedang sibuk menyetir mobil.


"Kenapa kamu melihat ku seperti itu,jangan bilang kamu itu naksir sama aku?


Wajah wanita itupun berubah menjadi merona merah karena menahan malu karena dia ketahuan mencuri-curi pandang dengan laki-laki itu.


" Ya ampun aku malu sekali".katanya dalam hati sambil membuang muka kearah samping.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2