Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
141


__ADS_3

Beana sangat terkejut dengan apa yang baru saja dikatakan oleh laki-laki itu, sungguh sekarang hatinya terus bertanya-tanya laki-laki itu memang benar-benar serius atau kah hanya mengerjai nya saja hingga membuat sosok laki-laki yang kini duduk di samping nya itupun akhirnya melihat ke arah nya.


"Ada apa Be,kok kamu lihatin aku seperti itu? tanyanya karena melihat kedua mata wanitanya yang seakan-akan ingin menelannya hidup-hidup tapi wanitanya masih saja terdiam sambil terus menatapnya.


"Be, jangan liatin aku seperti itu serem tau".protesnya.


" Memangnya aku ini hantu".ucapnya sambil terus menatap laki-laki itu tajam.


"Aku kan ngga bilang kamu hantu Be".


"Terus kalau aku bukan hantu terus kata apalagi yang disematkan kepada hantu kalau bukan serem".katanya dan membuat laki-laki itupun akhirnya meneguk ludah.


" Ayo kenapa diam aja, ngga bisa jawabkan? ucapnya dan laki-laki itupun hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil tersenyum dan membuat wanitanya itu semakin bertambah kesal


"Kakak itu menyebalkan.Kakak tau ngga barusan aku hampir terkena serangan jantung karena perkataan kata yang membuatku sampai berhenti bernapas.Kakak itu ngomong menikah itu seperti membeli barang saja,


kakak taukan pernikahan itu bukanlah permainan tapi sebuah ikatan halal untuk menyatukan dua insan yang berjenis kelamin berbeda dan hubungan suami istri yang tidak sebentar jadi kak Se hanya bercanda kan?tanyanya dan membuat laki-laki itupun bangun dari duduk nya lalu berjalan ke arah kulkas untuk mengambil sebotol air putih lalu dia pun membuka dan meneguknya hingga tandas tak tersisa.Sungguh wanitanya ini benar-benar polos dan itu membuatnya harus banyak bersabar.


Beana pun bingung dengan sikap laki-laki itu yang tiba-tiba saja mendadak menjadi diam dan tidak bicara.


"Kak Se".panggilnya.

__ADS_1


" Hem".jawabnya singkat.


"Apa Ana salah bicara ya?tanyanya sambil melihat kearah laki-laki itu.


" Menurut mu?


"Kak, Ana kan tanya kakak kok malah balik nanya".


" Habis kamu itu polos banget Be, masa kamu tidak melihat kalau aku itu serius dengan ucapan ku".ucapnya masih berdiri di dekat kulkas.


"Maaf kak, Ana minta maaf. Ana kira kak Se hanya bercanda".


" Apa kata mu tadi, coba ulang".ucapnya dan wanitanya pun menunduk dan dia pun mengulang kata-katanya tadi


"Ana kira kak Se cuma bercanda".


Laki-laki itupun menggeleng-gelengkan kepalanya tanda tidak percaya dengan apa yang barusan wani


"Be tatap kedua mataku apakah ada kebohongan di sana?


Wanitanya pun langsung mengikuti apa yang barusan di suruh olah laki-laki itu dan dia pun mencoba menatap kedua matanya hingga dia pun kembali menunduk.

__ADS_1


" Bagaimana, apa yang kamu lihat apakah aku ini sedang bercanda?ucapnya dan wanitanya pun menggeleng tanda tidak.


"Beana,aku tidak bercanda. Aku benar-benar serius mengatakan ingin menikahi mu".ucapnya dengan wajah serius.


Beana melihat laki-laki itu dan dia pun bangun dari duduk nya lalu berjalan menghampiri laki-laki itu.


"Kak Se".


" Hem".


"Boleh Ana tau alasan kakak ingin menikahi Ana dengan cepat".


Laki-laki melihat wanitanya yang berada tepat di hadapan nya terus dia pun membuang mukanya kearah lain.


" Alasan aku ingin menikahi mu cepat adalah karena ingin memberikan kamu dan putri kita status yang jelas secara hukum. Ya walaupun saat Samara menikah nanti aku tidak bisa menjadi walinya tapi setidaknya putri kita itu mempunyai status yang jelas itu alasan pertama aku sedangkan alasan kedua aku adalah agar diriku terhindar dari zinah karena aku tidak mau jika tidak menikahi mu aku takut akan ada Samara kedua nantinya ".ujarnya dan itu membuat wanitanya itu menatapnya


"Itu sih dasarnya kakak saja yang mesum".katanya dan membuat laki-laki itupun tertawa mendengar ucapan dari wanitanya.


" Nah itu tau".katanya sambil berlari meninggalkan wanitanya yang kini sedang menahan kesal.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2