Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
127


__ADS_3

Rasa sedih mulai merasuk dalam hatinya,ibu muda itu hanya bisa tertunduk dengan air mata yang terus saja jatuh di kedua pipinya tanpa bisa di cegah, hingga seseorang yang memperhatikan nya pun langsung berinisiatif mengambilkan tisu untuknya.


Tanpa berkata-kata laki-laki itupun langsung memberikan nya dan wanita nya tanpa menoleh pun langsung menerimanya.


"Ana" panggil seseorang dari sebrang sana membuat hati ibu muda itu terasa teriris karena tanpa berpamitan telah meninggalkan kedua orang tuanya selama lima tahun tanpa memberi kabar apapun.


"Ana anak ayah kamu masih di sana kan? tanya seseorang di dalam telpon.


Beana pun hanya terdiam saat mendengar suara ayahnya, suara laki-laki yang menjadi cinta pertama nya hingga akhirnya dia pun bangun dari duduknya dan tanpa kata dia pun berlari menuju kamar mandi lalu menutup pintunya dengan rapat.Hingga akhirnya air matanya pun tumpah di dalam sana dia pun menangis.


"Ayah maafkan Ana".lirihnya sambil terisak.


Sehan hanya bisa terdiam saat melihatnya tanpa terasa dia pun menitikkan air matanya.Karena dia kembali merasa bersalah atas perbuatannya dan rasa bersalah itu kini mulai memasuki relung hatinya.


Akhirnya dengan terpaksa Sehan pun langsung memutuskan untuk menutup telponnya setelah berbicara sedikit kepada calon ayah mertuanya dan dia pun sedikit menjelaskan alasan Beana mengapa langsung pergi tanpa menjawab mau pertanyaan dari ayah dan laki-laki itupun akhirnya mengerti.


"Mungkin saja Ana belum siap berbicara dengan ayah nak".katanya.


" Maafkan Sehan ayah tapi Sehan akan berusaha untuk segera membawa putri anda pulang".


"Tapi ingat sebelum pulang kesini kamu bisa halalkan dulu putriku? ucapnya penuh harap.


" InsyaAllah, ayah Sehan secepatnya akan menikahi Beana".


"Terima kasih nak, ayah tunggu kedatangan kalian di sini".


" Sama-sama ayah".


"Kalau begitu ayah tutup telponnya.Ayah titip putri dan cucu ayah sama kamu".


" Baik ayah".


"Assalamualaikum".salamnya sambil menutup telponnya.


" Waalaikumsalam ".jawabnya sambil kembali memasukkan handphonenya di kantong celananya.Lalu berjalan menuju kamar mandi untuk mengetahui keadaan wanitanya.

__ADS_1


Detik demi detik laki-laki itu masih berdiri di depan pintu kamar mandi tapi sama sekali tidak ada tanda-tanda wanitanya itu akan keluar dari dalam sana.


Dan tak lama menunggu akhirnya pintu kamar mandi itupun terbuka dan tanpa berkata-kata laki-laki itupun langsung mendekati wanitanya lalu memeluknya.


Tangis wanitanya pun pecah saat dirinya berada di pelukan nya.Sehan mengusap-usap punggung wanitanya dengan lembut.


"Maafkan aku Be, semuanya salah aku. Seandainya kejadian malam itu tidak terjadi mungkin kamu sekarang sudah bahagia karena berkumpul dengan kedua orang tua mu".ucapnya dan wanita masih saja menangis.


Hingga setelah beberapa kemudian laki-laki itu mulai merasakan keadaan wanitanya sudah terlihat lebih tenang barulah dia pun mengajak wanita untuk duduk.


"Duduk dulu".katanya dan dia pun langsung berjalan ke arah pantry untuk mengambil air untuk wanitanya.


Dan tak lama dia pun kembali meja makan dimana wanitanya kini sedang duduk.


" Minumlah dulu".ucapnya sambil memberikan segelas air putih dan wanitanya langsung menerimanya dan langsung meminumnya hingga tandas tak tersisa lalu dia pun menaruh gelas kosong diatas meja.


"Maaf".ucapnya sambil mendudukkan tubuhnya di atas kursi.


Beana melihat kearah nya dengan raut wajah bingung


" Kenapa kakak minta maaf?


" Ngga kak ini bukan salah kakak tapi ini mungkin sudah jalannya. Ana yang memilih jalan ini jadi tidak usah merasa bersalah ".katanya sambil melihat kearah laki-laki itu.


" Tapi Be".katanya terhenti saat merasakan hatinya benar-benar merasa bersalah.


"Ini sudah takdir jadi sekarang kita jalani dan kita perbaiki semuanya".


" Kamu benar Be".


"Kak Se".panggilnya.


" Iya".


"Sejak kapan kakak kenal sama ayah?tanyanya ingin tau.

__ADS_1


Laki-laki terdiam sejenak dan dia pun langsung melihat kearah wanitanya


" Pertemuan kami itu tidak di sengaja Be".


"Maksud kak Se?


" Waktu itu sehabis aku menyelesaikan meeting dalam perjalanan aku melihat seseorang mengalami kecelakaan dan karena posisi ku berada tidak jauh dari lokasi aku pun memutuskan untuk melihat nya sesaat aku pun terkejut ternyata seseorang itu adalah ayahmu".


"Apa yang barusan kakak bilang, apakah ayahku yang mengalami kecelakaan itu? tanyanya dengan wajah sangat terkejut.


" Iya Be".


"La.. lalu bagaimana keadaannya sekarang? tanyanya ingin tau.


"Keadaan ayah mu sudah baik tapi".


" Tapi apa kak? tanyanya penasaran.


"Ini tentang keadaan ibumu".


Wajah wanitanya kini mendadak berubah menjadi sedikit panik.


" Ibu".


"Iya".


" Kenapa dengan ibuku kak?tanyanya dengan mata sedikit basah.


"Ibumu sakit".


" Apa".ucapnya hingga tiba-tiba dia memegangi dadanya yang sedikit sakit dan dengan cepat laki-laki itupun langsung memegangi tubuhnya yang sedikit lemas


"Kamu kenapa Be?


" Dada Ana sedikit sesak".ucapnya tanpa kata laki-laki itupun langsung mengangkat tubuh wanitanya dan membawa nya ke kamarnya untuk istirahat lalu setelah itu dia pun menelpon Dokternya pribadi nya untuk memeriksa keadaan wanitanya.

__ADS_1


"Semoga saja kamu tidak apa-apa Be".ucapnya dalam hati.


bersambung


__ADS_2