Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
51


__ADS_3

Beana melangkah keluar dari area restoran dengan wajah yang begitu ceria.Dengan tangannya sendiri dirinya bisa menghasilkan uang dan besok adalah hari di mana dirinya akan bisa melihat calon bayinya yang kini sedang tumbuh di dalam rahimnya.


Ditengah rasa bahagianya tiba-tiba bayangan kedua orang tuanya hinggap di hatinya.Rasa bersalah karena telah membohongi kedua orang tuanya.


"Maafkan Ana Ayah,Ibu.Maafkan karena Ana sudah membohongi kalian.Jika saatnya sudah tiba nanti Ana akan pulang menemui kalian".gumamnya dalam hati.


Tanpa terasa air matanya pun jatuh dari kedua pipinya.


Rasa rindu kepada kedua orang tuanya benar-benar telah membuat hatinya menjadi sedikit sedih.


Hingga tiba-tiba seseorang menepuk bahunya dan membuat nya cepat-cepat menghapus air matanya.


"Maaf Ana sudah buat kamu menunggu lama".


Gadis itupun tersenyum.


" Tidak apa-apa Mba,lagipula taksi juga belum datang ."


"Makasih ya".


" Makasih untuk apa? tanyanya sambil mengerutkan keningnya.


"Makasih sudah sabar nungguin aku".


" Oh itu.Tidak apa-apa Mba. Sepertinya itu mobil taksinya".kata Beana sambil menunjuk mobil yang sedang berjalan ke arah mereka.


Wanita itu melihatnya.


"Iya kamu benar itu mobil taksinya".


Mobil itupun berhenti tepat di dekat mereka.Keduanya oun langsung naik dan mobil itu pun bergerak meninggalkan halaman restoran.

__ADS_1


" Besok kamu jadi ke rumah sakit?


"Insya Allah jadi Mba kan besok aku libur".


" Maaf ya aku tidak bisa nganterin kamu, besok aku masuk".katanya dengan sedikit sedih.


Gadis itu hanya mengangguk tanda iya.


Hingga tak lama mobil yang mereka naiki pun sampai di tempat tujuan mereka.


Setelah membayar ongkos keduanya berjalan masuk ke arah kontrakan mereka yang berada di dalam gang sempit hanya kendaraan roda dua saja yang bisa masuk di area kontrakan.


Sampailah keduanya di depan kamar kontrakan mereka.Wita langsung masuk ke dalam kontrakan nya sedangkan Ana baru saja ingin membuka pintu seseorang memanggilnya dan gadis itupun langsung menoleh mencari sumber suara seseorang yang memanggilnya


"Ana".


Gadis melihat Ibu pemilik kontrakan yang memanggilnya sambil membawa sebuah kantong kresek hitam di tangannya.


" Ada apa Bu? tanya Beana.


" Ini apa Bu?


"Itu makanan untuk kamu".


" Makanan?


"Iya.Kebetulan Ibu masak banyak jadi Ibu ingin memberikan nya ke kamu".


"Terima kasih Bu maaf sudah merepotkan."


" Tidak-tidak sama sekali,Ibu benar-benar senang kok".

__ADS_1


"Iya tau tapi sekali lagi terima kasih".


" Tidak usah seperti itu karena Ibu jadi merasa seperti sedang mencari perhatian kamu saja ".


" Ah... ada-ada saja Ibu ini.Memangnya sekolah ".


"Kamu benar Ana, saya jadi malu".


Beana pun tersenyum.


" Oh iya Bu karena Ibu sudah ada di sini jadi sekalian saja saya bayar sewa kontrakan. "katanya sambil membuka tas ranselnya dan mengambil uang seratusan lima lembar dan dia pun langsung memberikannya kepada wanita yang ada di hadapannya.


Wanita itupun langsung menerimanya.


" Saya terima ya. Terima kasih ".


" Iya Bu sama-sama".


"Ya sudah Ibu pulang dulu. jangan lupa di makan ya".


"Baik Bu terima kasih".jawabnya sambil melihat wanita itu berjalan meninggalkan tempat kontrakannya.


Setelah kepergian wanita itu Beana langsung melanjutkan untuk membuka pintu kamar kontrakannya.Tak sabar rasanya dirinya untuk merebahkan tubuhnya yang sangat lelah sehabis bekerja seharian.


Sehabis membersihkan tubuhnya gadis itupun merebahkan tubuh lelahnya di atas tempat tidurnya.


"Ah nyamannya".ucapnya senang.


" Seandainya saja kalau Ayah kamu ada dis ini pasti hidup kait akan semakin bahagia ya sayang tapi kenyataannya tidak seperti itu. Kita disini hanya berdua saja".ucapnya sambil mengusap-usap perutnya dengan lembut.


Setelah beberapa saat kemudian gadis itupun hanya bisa menarik napas dalam-dalam lalu menghembuskan nya.

__ADS_1


"Semua hanyalah khayalan saja, sadar Beana laki-laki sudah pergi meninggalkanmu. Jadi sadarlah".batinnya berkata tanpa terasa dia pun menangis meratapi hidupnya yang dalam sekejap saja sudah berubah.


bersambung


__ADS_2