Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
67


__ADS_3

Malam itu seseorang sedang memandangi langit malam kota Jakarta, hatinya benar-benar gelisah dan rasanya waktu begitu lama berganti pagi.Dirinya benar-benar tidak sabar menunggu malam itu berganti.


"Mengapa waktu bergerak lama sekali".gerutunya dalam hati.


Laki-laki itu terus saja berjalan ke sana kemari hanya untuk menghilangkan rasa gelisah nya tapi tetap saja rasa itu tidak hilang malahan semakin menjadi-jadi.


" Aku tidak tahan lagi".ucapnya sambil melangkah mengambil kunci mobilnya di atas meja dan dia pun berjalan keluar dari kamarnya menuju keluar dari apartemen nya.


Kini laki-laki itu sudah berada di dalam mobilnya.Hari ini dia mengemudikan mobilnya sendiri. Mobil itupun melesat meninggalkan area parkir apartemen menuju ke jalan raya.


Mobil itu berjalan dengan kecepatan sedang karena dirinya ingin menikmati perjalanan untuk menuju ke tempat di mana putri dan wanita yang di cintai nya itu kini tinggal.


Tak lama mobilnya pun sampai di sebuah bangunan di mana di sana berjejer rumah rumah yang berbentuk menyerupai rumah susun yang terdiri hanya dua lantai dan itu yang di namakan tempat kontrakan.


"Aku harus menyamar".katanya dalam hati.


Laki-laki itupun keluar dari mobilnya dengan berpakaian menyamar nya barulah laki-laki itupun turun dari mobilnya dan berjalan memasuki gang sempit di mana kontrakan wanitanya berada.Tapi langkahnya terhenti saat dirinya melihat seseorang yang di kenalinya sedang berjalan keluar dari tempat kontrakan nya sambil mengendong seorang anak kecil.


Dengan langkah tergesa-gesa dia pun berbalik menuju ke arah mobilnya dan masuk kedalam nya.Di saat hatinya benar-benar berdebar-debar tiba-tiba seseorang mengetuk kaca mobilnya.


Laki-laki itupun melihat kearah nya.Dia pun terkejut saat melihat orang yang mengetuk mobilnya adalah seseorang yang sangat berarti untuknya.


Setelah merapihkan maskernya agar tidak ketahuan karena dirinya kini sedang menyamar,


barulah dirinya langsung membuka kaca mobilnya.


"Maaf Mas saya ganggu, tolongin saya Mas".ucapnya dengan tatapan sedih.


Laki-laki hanya terdiam lalu wanita itupun mulai bicara lagi.


" Anak saya sakit Mas,saya mau ke rumah sakit tapi ini sudah malam tidak ada mobil angkot yang lewat jadi saya minta tolong sama Masnya aja ya Mas tolong anterin ke rumah sakit."ucapnya penuh harap.


Tanpa banyak bicara Laki-laki itupun langsung membuka pintu bagian penumpang di sebelah kirinya dan menyuruhnya masuk. Wanita itupun masuk sambil memangku anak perempuan nya yang kini sedang memeluk erat tubuhnya.


Pintu mobil pun tertutup dan mobil itupun bergerak meninggal kan tempat kontrakan menuju jalan raya.


Laki-laki itu diam-diam kedua matanya melirik ke samping memperhatikan kedua wanita yang telah dia sia-siakan, ada rasa nyeri di dalam hatinya.

__ADS_1


Dia tidak tau kalau kejadian satu malam itu telah membuat gadisnya polosnya itu hamil dan melahirkan seorang gadis kecil yang sangat cantik.


Keduanya pun terdiam tanpa bicara hingga terdengar suara rintihan kecil dari mulut si gadis kecil


"Bunda".


" Iya sayang ini Bunda" . katanya sambil terus memeluk erat tubuh putrinya.


"Dingin Bunda".rintihnya.


" Dingin sini biar Bunda peluk biar tubuh kamu tidak dingin lagi".katanya sambil memeluk nya dan tanpa terasa air matanya menetes di kedua buah pipinya.Dan dalam sekejap gadis kecil itupun kembali tertidur di pelukan nya.


Laki-laki itupun mempercepat laju mobilnya dan kini mobil pun sudah sampai di rumah sakit.


Dengan cepat laki-laki itupun langsung keluar dari dalam mobilnya dan membuka pintu bagian penumpang di mana kedua wanitanya berada.


Wanita itupun turun dari dalam mobil sambil menggendong anaknya. Tanpa bicara laki-laki itupun langsung mengambil anak kecil itu dan membawa nya masuk ke dalam rumah sakit.


Wanita itu sempat terkejut tapi diapun langsung berjalan mengikuti laki-laki yang sedang membawa anaknya.


Dalam perjalanannya menuju ke ruangan IGD hati laki-laki sungguh bahagia karena dirinya bisa menggendong putri kecilnya tanpa harus bersusah payah untuk memintanya kepada Ibunya.


Dan tak lama kemudian mereka pun sampai di depan ruangan IGD,gadis kecil itupun langsung mendapatkan penanganan medis.


Wanita itupun berdiri di depan ruangan itu sambil jari-jarinya terus saja bergerak-gerak mengikuti gerakan mulut nya.


Laki-laki itu pun melihat nya


"Sedang apa kamu Be? Kenapa Jari-jari mu terus saja bergerak-gerak? tanya dalam hati sambil terus melihat kearah wanitanya yang terlihat begitu gelisah.


Dengan rasa penasaran dia pun berpura-pura berdiri di dekatnya dan wanita itupun tidak menyadarinya.


Sayup-sayup dia pun mendengar


" Astaghfirullahalazim ".ucapnya berulang-ulang.


Laki-laki pun mendengarkan nya

__ADS_1


" Jadi itu yang dibacanya sedari tadi. Ya Allah ampunilah hamba kira wanita ini sedang membaca apa ternyata dirinya sedang.Mengapa aku harus berburuk sangka kepada Ibu dari anakku ".katanya dalam hati.


Hingga beberapa saat menunggu akhirnya Dokter pun keluar.


" Dengan keluarga pasien?


Wanita itu langsung mendekat


"Saya Dok.Saya Ibunya".


"Anak Ibu menderita sakit tipus dan pasien harus segera menjalani perawatan".


" Baik Dok lakukan yang terbaik untuk anak saya".


"Baiklah.Segera Anda mengurus administrasi nya agar pasien segera di pindah kan ke ruangan perawatan".


" Baik Dok".


"Saya permisi".ucap Dokter itu sambil melangkah pergi.


Wanita itupun langsung berjalan menuju tempat administrasi untuk mengisi data anaknya hingga dirinya lupa akan sosok laki-laki yang menolongnya.


Setelah selesai mengisinya diapun mencari dompetnya di saku celananya tapi saat mencari-carinya ternyata tidak di temukan.


" Ya Allah di mana dompet aku".katanya sambil terus berpikir dimana kira-kira dompetnya berada.


Wajahnya berubah menjadi sedikit panik


"Apa jangan-jangan aku kelupaan membawa dompetnya?Kalau itu benar bagaimana? Bagaimana aku bisa membayar biaya perawatan Sam.Apa yang harus aku lakukan?Jika aku pulang lalu Sam di sini sama siapa?tanyanya dalam hati dan sikap nya itu telah membuat seseorang pun mendekati di mana wanita itu kini sedang berdiri.


Dia mengambil kertas itu dan tanpa banyak bicara dia pun mengeluarkan kartu dan langsung membayar nya.


Setelahnya laki-laki itupun memberikan kertas itu kepada wanita itu.Tanpa bicara diapun berjalan meninggalkan wanita itu yang masih terdiam di tempat nya sambil memenangi lembaran kertas di tangannya.


"Dia yang membayar nya? Siapa laki-laki itu? tanyanya sambil terus melihat laki-laki yang sudah berjalan jauh dan hilang dari pandangannya.


" Alhamdulilah ya Allah karena sudah mendatangkan seseorang yang baik hati".ucapnya sambil berjalan menuju ruangan di mana anaknya di rawat.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2