Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
30


__ADS_3

Seorang gadis memasuki gerbong kereta jurusan Bogor dan gadis itupun memilih duduk di dekat jendela, pandangan matanya lurus sambil terus melihat begitu banyaknya orang-orang yang sedang berlalu larang menaiki kereta hingga tidak lama kereta pun kini bergerak meninggalkan stasiun Senen menuju ke stasiun Bogor.


Rasa gelisah yang masih terus berkecamuk di dalam hatinya itu semakin membuatnya di landa rasa yang tidak menentu.


Hari ini gadis itu memutuskan untuk tidak berangkat ke sekolah, dirinya lebih memilih untuk pulang kampung.


Dirinya ingin sejenak melepaskan beban yang ada di hati nya jadi pada hari ini dirinya pun langsung memutuskan untuk pulang ke rumah orang tuanya.


Selain dirinya yang begitu merindukan kedua orang tuanya, dirinya juga membutuhkan waktu untuk berpikir untuk mengambil keputusan untuk hidupnya.


Sebelum dirinya benar-benar membuat keputusan untuk hidupnya dirinya ingin meluangkan waktu bersama kedua orang tuanya.


"Semoga setelah ini aku bisa langsung membuat keputusan untuk hidupku sendiri,semoga saja keputusan yang aku ambil nanti akan menjadi keputusan yang terbaik untukku dan untuk calon bayiku".gumamnya dalam hati sambil mengelus perutnya yang masih rata.


Gadis berhijab itu menikmati perjalanannya,semua keindahan alam yang sudah lama tidak dilihat nya kini terpampang nyata di depan matanya.


Perjalanan kali ini mungkin adalah perjalanan panjang untuk hidupnya dimana kini dirinya harus mulai belajar untuk menjadi calon ibu yang baik untuk calon anaknya.

__ADS_1


Hingga tak lama kereta pun berhenti di tempat pemberhentian terakhir yaitu Stasiun Bogor.


Di sinilah kini dirinya pun berdiri sambil menatap lurus tulisan yang kini di pandanginya.


Stasiun Bogor dan gadis itupun tersenyum tipis.


"Akhirnya aku kembali lagi ke sini setelah beberapa bulan meninggalkan kota ini." batinnya berkata.


Dengan langkah cepat gadis itupun berjalan keluar dari dalam Stasiun hingga langkah nya kini pun berhenti untuk menunggu mobil angkutan umum.


Mobil angkot yang di tunggunya pun datang dengan cepat dia pun langsung naik di bagian belakang berbaur bersama dengan penumpang lainnya.


Berkali-kali tangannya meremas rok panjang nya mungkin dengan cara itulah dirinya bisa menutupi rasa gelisah yang kini ada dalam hatinya.


Hingga tibalah kini mobil angkot itu berhenti di sebuah rumah.


Gadis itu langsung turun dari angkot dan membayar ongkosnya.

__ADS_1


Mata gadis itu menatap rumah yang kini berada di hadapannya.Di pandanginya rumah itu lama dan tiba-tiba dia pun menangis.


"Ana kembali Ayah Ibu".katanya dalam hati lalu dengan cepat dia pun menghapus air matanya dan dia oun mengetuk pintu rumah itu


Tok.... tok... tok


(suara pintu di ketuk dari luar)


Hingga beberapa saat pintu itupun terbuka dan terlihat wanita yang sangat di rindukan nya itu terdiam karena terkejut melihat putri nya kini ada di hadapan nya.


"Assalamualaikum, Ibu".salamnya langsung memeluk tubuh wanita yang berdiri di hadapan nya.


Wanita itupun masih sedikit sok fan dia pun benar-benar sangat terkejut saat membuka pintu ada sosok putri nya tapi itupun hanya sesaat dan wanita itu langsung membalas pelukan dari putri nya yang selama ini sangat di rindukan nya.


"Waalaikumsalam, sayang".bisiknya di telinga putri nya.


Keduanya masih saling memeluk dan setelahnya ,kedua wanita itupun melepaskannya pelukan nya.

__ADS_1


" Kamu sudah pulang Ana?tanyanya dan Gadis itupun hanya bisa mengangguk.


"Semoga hari besok menjadi hari sangat berarti".Doanya dalam hati".


__ADS_2