Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
79


__ADS_3

Laki-laki itu melihat seseorang yang di carinya selama 5 tahun kini wanita itu sedang berdiri di hadapannya.


"Mudah-mudahan wanita ini tidak mengingatku".batinnya berkata.


Lalu dia pun kembali lagi melihat wanita yang berdiri di hadapan nya


"Kamu siapa?tanya laki-laki itu.


"Saya Beana Tuan, saya asisten rumah tangga yang dikirim sama Bu Santi".jawabnya.


"Jadi kamu orangnya".ucapnya dengan nada sedikit ketus.


" Iya Tuan".balas Beana.


Beana pun diam-diam sejenak memperhatikan laki-laki yang masih berdiri di depan pintu.


"Sepertinya majikan baru ku ini sedikit galak".batinnya berkata.


" Hey kamu".


Beana langsung tersadar dari lamunan nya


"Iya Tuan".


Laki-laki itupun melihat nya.


" Masuklah ".katanya sambil membuka pintu dan menyuruhnya masuk.


Sampailah laki-laki itu di ruang tamu dan dia pun langsung duduk sambil memegangi sebuah map biru.


" Jadi kamu asisten rumah tangga yang baru? tanyanya sekali lagi.


Wanita itupun mengangguk kan kepalanya tanda iya.


"Baca ini dulu sebelum kamu kerja".ucapnya sambil memberikan sebuah map biru yang di dalamnya sudah tertera beberapa peraturan yang harus di patuhi selama dia bekerja di sana.


Wanita itupun membacanya lalu dia pun menutupnya.


" Sudah dibaca?


"Sudah Tuan".


" Oke.Sekarang kamu ikut saya, saya akan menunjukkan semua tempat di dalam apartemen ini".katanya.


Beana pun menurut dan dia pun mengikuti langkah majikan barunya.


Laki-laki itupun menunjukkan semua tempat hingga kini keduanya berada di bagian pantry.


Beana benar-benar sangat terpesona dengan penampilan dari pantry itu,sungguh ini benar-benar pantry yang sangat mewah dan pasti setiap wanita pasti akan menginginkan nya setelah menikah.


"Pantry benar-benar bagus".katanya dalam hati.

__ADS_1


"Hem".


" Iya Tuan".


"Saya harus panggil kamu dengan panggilan apa?


"Panggil saja Ana Tuan".


" Jangan panggil saya Tuan".katanya protes.


"Terus saya harus panggil apa ke Tuan?


" Panggil saja saya Bimo".


Beana terdiam sejenak


"Saya rasa itu tidak sopan Tuan, apalagi jika hanya memanggil Anda dengan hanya memanggil dengan nama saja".


" Ya sudah kamu panggil saya dengan sebutan yang lain tapi jangan panggil saya dengan sebutan Tuan".


"Baiklah saya akan panggil Anda dengan panggilan Mas bagaimana?


Laki-laki itupun tersenyum


" Boleh juga".


Beana pun tersenyum.Lalu laki-laki itupun berkata kembali


" Iya Mas".


"Begini Ana, saya minta sebelum kamu mengerjakan pekerjaan yang lainnya terlebih dahulu kamu membuatkan sarapan pagi untuk Tuan muda".


"Untuk Tuan muda?


"Iya untuk Tuan muda".


" Loh bukankah Mas Bimo itu adalah majikan saya?


Laki-laki itupun menggeleng-gelengkan kepalanya tanda bukan.


"Bukan Ana,saya ini hanyalah asisten pribadi Tuan muda".


" Maaf saya kira Mas Bimo majikan saya yang baru".


"Tidak apa-apa, sekarang lebih baik kamu cepat masak karena Tuan muda butuh sarapan dan jangan buat Tuan muda menunggu lama".


Beana pun langsung menuju pantry dan mulai memasak.


"Semua bahan-bahannya yang kami butuhkan semuanya sudah tersedia jadi kamu hanya tinggal memasak saja. Dan satu lagi Tuan muda tidak suka sewaktu dia sedang makan ada orang yang di dekatnya.Jadi saya minta setelah selesai memasak dan menyiapkannya di atas meja makan kamu bisa pergi dn jangan menunggu nya sampai Tuan muda selesai memakan makanannya ".


" Baik Mas.Lalu saya harus memasakkan apa?

__ADS_1


"Apa saja yang kamu masak Tuan muda akan memakannya karena dia tidak pemilih makanan".


Wanita itu pun langsung segera memasak agar majikan barunya bisa segera sarapan.


" Saya tinggal dulu".


"Iya Mas".


Di saat Beana sedang sibuk di memasak, di dalam ruangan kerja seseorang kini sedang duduk di kursi nya sambil tersenyum senang.


Laki-laki itu begitu bahagia karena gadis polos itu sudah berada dekat dengannya.


Semua yang di lakukan oleh gadis polosnya itu kini bisa dia lihat dari CCTV yang di pasangkan langsung ke layar handphone nya.


Hingga terdengar suara pintu di ketuk dari luar


Tok... tok... tok


"Masuklah".


Pintu pun terbuka dan terlihat lah sosok laki-laki yang kini menjadi asisten dan juga sebagai sekretaris di perusahaannya.


" Pagi Tuan muda ".


"Pagi.Bagaimana kamu sudah mempersiapkan semuanya? karena hari ini saya kan mulai bekerja di kantor".


"Sudah Tuan muda semuanya sudah saya siapkan hanya menunggu Anda saja".


" Baiklah".


Laki-laki itupun masih berdiri dan tidak beranjak dari tempat nya dan itu membuat Laki-laki yang sedang duduk di kursi melihat ke arah nya.


"Ada apa Bim?


" Anu itu Tuan".


"Katakanlah ada apa?ucapnya sambil melihat kearah nya.


" Kenapa Tuan tidak mengatakan kepada saya kalau Nona Beana sudah di temukan. Saya benar-benar terkejut tadi.Jujur saya takut Nona Beana akan mengingat saya".


"Aku sudah lama menemukannya tapi aku hanya bisa melihat nya dari jauh. Dan kau tau ternyata wanitaku tidak pergi jauh,selama ini dia bekerja di restoran ku sendiri".


" Itulah yang namanya jodoh Tuan.Sejauh apapun Anda pergi kalau jodoh pasti akan bertemu juga".


"Iya apa yang kamu katakan itu benar.Tapi sekarang ini yang harus aku lakukan adalah memulainya dari awal".


" Semangat Tuan".


"Terima kasih".katanya dengan hati yang sangat bahagia.


" Kini saatnya aku berjuang untuk kembali menggapai mu gadis polos ku".ucapnya dalam hati.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2