Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
58


__ADS_3

Malam hari di rumah sakit, Beana sedang menyusui bayinya.Mulut bayinya begitu cepat menyedot air susu dari sumbernya langsung.


Ibu baru itupun tersenyum saat melihatnya.Dia memperhatikan rupa bayi mungilnya bibirnya begitu tipis berwarna pink,


hidungnya kecil dan mancung,rambutnya hitam dan sangat lebat juga kulitnya putih bersih.


"Kenapa kamu begitu mirip dengan Ayahmu Nak".


gumamnya dalam hati.


Hingga tiba-tiba dirinya tersadar saat seseorang berbicara kepadanya.


" Ana".panggilnya.


"Ah iya Bu".jawabnya.


"Saya panggil kamu dari tadi loh tapi kamu ngga dengar-dengar".


" Maaf Bu, saya melamun tadi".katanya dengan rasa bersalah.


"Jangan kebanyakan melamun tidak baik untuk kesehatan kamu apalagi kamu baru saja melahirkan".katanya menasehati.


" Iya Bu".


Lalu wanita paruh baya itu pun melihat bayi cantik itu sudah melepaskan sumber asinya pun langsung menggendongnya dan membaringkan nya di tempat tidurnya yaitu bok bayi.


"Sudah kamu istirahat dulu mumpung si kecil lagi tidur".


" Baik Bu".


Wanita separuh baya itupun melangkahkan kakinya menuju sofa lalu menjatuhkan tubuhnya di sana.Lalu pandangan matanya melihat kearah wanita yang sedang berbaring di atas ranjang rumah sakit.


"Sungguh kamu benar-benar gadis yang beruntung Ana, kmu di kelilingi oleh orang-orang yang sayang kepadamu.Seperti sekarang ini gadis itu menempati kamar rawat inap khusus untuk pasien VIP.

__ADS_1


Kamu dan bayimu sungguh benar-benar beruntung".batinnya berkata.


" Siapapun kamu,kamu adalah gadis pembawa keberuntungan ".gumamnya dalam hati.


Di saat wanita itu sibuk dengan pikirannya tiba-tiba handphonenya pun berbunyi.


Dia pun melihat nama pemanggilnya


" Telepon dari rumah, ada apa mereka menelpon ku".katanya dalam hati.


Dia mengangkatnya dan mendengarkan nya lalu baru menjawabnya.


Ceklek


(terdengar suara pintu di buka dari luar)


Dan terlihatlah sosok wanita berusia 25 tahun sambil berjalan masuk membawa paperback.


" Waalaikumsalam. "balasnya.


" Wita kamu sudah pulang kerja?


"Sudah Bu".katanya sambil melihat ranjang Beana dan wanita itupun mengerti


" Beana nya baru saja tertidur ".


" Oh gitu".


"Wita saya bisa minta tolong sama kamu".


" Minta tolong apa Bu?


"Bisakah malam ini kamu menemani Beana di sini?

__ADS_1


" Bisa Bu, kebetulan besok saya libur".


"Alhamdulillah, saya pamit dulu bilang sama Ana saya pulang".katanya dan gadis itupun menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


" Assalamualaikum ".pamitnya


" Waalaikumsalam ".balasnya.


Setelah kepergian wanita paruh baya itupun Wita pun menuju bok bayi.


"Cantiknya!Pasti Ayah dari bayi ini sangat tampan".pujinya.


Hingga terdengar tangis dari bayi yang berada di dalam box nya.


Ibu baru itupun langsung terbangun saat mendengar bayinya menangis dan dia pun melihat sosok yang sedang menggendong bayinya.


"Mba Wita kapan kamu datang?


" Belum lama".katanya sambil menyerah kan bayi itu kepada Beana untuk di susuinya.


"Loh Ibu kemana? katanya sambil melihat sekeliling ruangan tapi sosok yang di carinya tidak ada.


" Kamu lagi cari Ibu kost? tanya Wita.


"Ibu sudah pulang tadi katanya lagi ada masalah di rumah".ucap Wita.


Akhirnya Beana pun terdiam lalu tatapan matanya kembali melihat kearah bayi nya yang masih terus saja menyedot nya.


" Sungguh wajah kamu seperti Ayahnya.Seandainya Ayah kamu di sini pasti dia akan senang sekali apalagi wajah kamu itu seperti duplikat Ayahmu".


"Kapan kakak akan pulang".batinnya dalam hati.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2