
Mobil bergerak meninggalkan area parkir apartemen mewah itu.Keluarga kecil itu akan ke Mall untuk makan di sana sambil berbelanja stok bulanan juga sekalian mengajak putri tunggal mereka untuk bermain di sana.
Senyum terus tersungging dari wajah cantik putrinya. Terlihat sekali kalau gadis kecil itu begitu sangat bahagia karena bisa berkumpul dan berjalan bersama dengan kedua orang tuanya.
"Ara senang? tanya Sehan kepada putrinya.
" Iya Ayah Ara senang, inikan jalan-jalan pertama Ara sama Ayah dan Bunda".jawabnya jujur dan membuat laki-laki itupun hanya tersenyum kecil.
Jujur saja kata-kata putrinya tadi sedikit menyentil hatinya.Dan itu membuat wanita yang duduk di samping nya itupun langsung mengambil alih pembicaraan agar menjaga hati laki-laki yang menjadi suaminya, karena terlihat sekali raut wajahnya mendadak berubah menjadi sedih.
Beana mengusap bahunya dan mencoba memberikannya kekuatan.
"Kakak okey?Tanyanya dan laki-laki itupun tersenyum
" Aku baik-baik saja".jawabnya.
"Tolong jangan di ambil hati ucapan Ara ya, karena dirinya masih kecil jadi asal bicara saja".ucapnya sambil berbisik di telinga suaminya karena putri kecil nya kini sedang sibuk bermain game di handphonenya.
" Iya".ucapnya sambil mengusap kepala putrinya yang tertutup hijab itu dengan sangat lembut.
Obrolan keduanya pun terhenti saat mobil yang mereka kendarai itu berhenti karena lampu merah.
Ibu muda itupun melihat kearah halte di mana di sana terlihat beberapa orang yang berdiri sambil menunggu mobil angkot. Mendadak hati nya tiba-tiba teringat dengan masa-masa sekolah dulu.
"Jadi kangen sekolah".ucapnya dalam hati.
Wanita itu masih fokus dengan pandangan matanya yang sibuk melihat para pelajar itu sedang menunggu mobil.
" Be".panggil laki-laki itu tapi yang di panggil nya pun sama sekali tidak bergeming karena dirinya masih terus fokus melihat kearah.
Tanpa kata laki-laki itupun langsung mencubit tangan istrinya pelan hingga istrinya pun akhirnya tersadar dari lamunannya.
"Kenapa kakak cubit Ana?
"Habis dari tadi aku panggil-panggil kamu nya diam aja jadi aku cubit deh".jawabnya dan membuat wanita nya hanya terdiam.
" Kamu kenapa?tanyanya saat melihat wajah sedih istrinya.
__ADS_1
"Ana.Ana kangen sekolah kak".ucapnya dan membuat hati laki-laki itupun langsung mendadak sedih karena merasakan rasa bersalah terhadap istrinya.
" Maaf Be."
Ibu muda itupun mendadak merasa bersalah karena perkataan nya barusan telah menyinggung hati suaminya.Jujur saja laki-laki tidak sepenuhnya bersalah tapi keadaannya yang salah.
"Maafkan Ana kak karena perkataan Ana barusan".
" Tidak apa-apa lupakan saja, lebih baik kita fokus untuk sekarang bagaimana?tanyanya dan istrinya pun mengangguk.
"Apa kamu mau melanjutkan sekolah lagi?tanyanya tanpa melihatnya dan terus fokus melihat ke arah jalanan karena mobil yang kendarai kini sudah melaju.
"Sekolah.Jangan bercanda kak ini tidak lucu".
" Hey, yang bilang aku bercanda itu siapa. Aku itu benar-benar serius ".
Raut wajah wanita nya berubah menjadi sedikit terkejut
" Aku sudah mengaturnya agar kamu bisa bersekolah lagi".
"Terima kasih kak".katanya sambil tersenyum senang karena suaminya benar-benar sangat memikirkan pendidikan nya, sungguh dirinya benar-benar sangat beruntung mempunyai suami seperti laki-laki yang kini sedang duduk di sampingnya.
"Bunda, sekolah itu apa?tanyanya dan membuat keduanya orang dewasa itu pun melihat kearah putrinya yang sedang menunggu jawaban keduanya.
"Ara sayang".panggilnya kepada putrinya yang sedang duduk di pangkuan nya itu langsung melihat kearah Bundanya dan menghentikan sementara bermain game-nya.
"Iya Bunda".
" Ara mau sekolah?
"Sekolah?
" Iya. Ara mau?tanyanya tapi gadis kecil itupun melihat ke arah Ayahnya
"Apa itu benar Ayah? tanyanya kepada laki-laki yang sedang sibuk menyetir mobil.
Laki-laki itupun hanya menganggukkan kepalanya tanda iya.
__ADS_1
" Tentu saja,secepatnya Ayah akan mendaftarkan Ara sekolah jadi biar Ayah yang aka mengurus semuanya".jawab Ayahnya dan sontak saja gadis kecil itu bersorak bahagia.
"Hore Ara mau sekolah".ucapnya senang dan itu membuat kedua orang tuanya tersenyum melihat tingkah putrinya.Sungguh pasangan suami istri itupun terlihat begitu bahagia.
Ketiga nya masih terus bercengkrama hingga tak lama mobil mereka pun sampai di Mall. Setelah memarkirkan mobilnya ketiganya pun berjalan memasuki Mall.
Laki-laki berjalan sambil menggandeng tangan kecil putrinya karena gadis kecil itu tidak mau di gendong oleh otomatis kedua orang dewasa itupun menggandeng tangan kecilnya yang berada di tengah keduanya.
"Kita kemana dulu nih?Mau makan, berbelanja atau main dulu? tanya laki-laki itu kepada dua bidadarinya sambil terus berjalan masuk ke dalam Mall.
"Kita makan saja dulu kak biar nanti berbelanja sama main tidak lapar lagi,bagaimana".
saran Ibu muda itu sambil melihat keduanya.
" Ara setuju sama Bunda.Tapi sebelum makan Ara mau makan eskrim dulu,apa boleh Ayah Bunda?
Keduanya orang tuanya pun menganggukkan kepalanya dan membuat gadis kecil itupun tersenyum senang.
"Asyik Samara mau makan eskrim".ucapnya bahagia lalu gadis kecil itupun melepaskan genggaman tangannya dan berlari kecil menuju gerai eskrim yang berada tidak jauh dari tempatnya hingga tiba-tiba gadis kecil itupun menambrak seseorang.
Bruk
Gadis kecil itupun jatuh terduduk karena yang dirinya tabrak itu seseorang dewasa.Beana dan Sehan langsung berlari mendekati putri kecilnya masih terduduk di lantai.
" Samara".ucap keduanya berbarengan lalu dengan sigap Ayah muda itupun langsung menggendong tubuh putrinya dan membuat seseorang itupun terkejut saat mendengar nama gadis kecil yang bertabrakan dengan nya barusan.Tapi dirinya hanya terdiam sambil melihat kearah gadis kecil yang kini berada didalam gendongan seorang laki-laki.
"Kamu tidak apa-apa sayang".ucap Ayah muda itu terlihat sedikit panik saat melihat putrinya terjatuh tanpa melihat seseorang yang di tabrak oleh putrinya.
Gadis kecil itupun hanya menggelengkan kepalanya tanda tidak.Lalu Beana pun melihat sosok yang tadi tidak sengaja di tabrak oleh putrinya.
" Maafkan putri saya Nyonya yang sudah menabrak Anda ".ucapnya dan membuat wanita separuh baya itupun melihat kearah nya.
" Tidak apa-apa,saya juga salah karena tidak fokus tadi.Samara ini nenek".ucapnya kemudian dan membuat pasutri itu pun langsung melihat seseorang yang masih berdiri di hadapan keduanya.
Deg... deg... deg
Wajah laki-laki itupun mendadak berubah menjadi sedikit terkejut saat melihat seseorang yang sangat di kenalnya memanggil nama putrinya.Untung saja dia dan sang istri sekarang ini sedang memakai masker jadi wajah keduanya tidak bisa terlihat jelas hanya mata keduanya yang terlihat menatap seseorang yang masih berdiri di depan keduanya.
__ADS_1
"Dia".
bersambung