Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
31


__ADS_3

Kini kedua wanita berbeda generasi itu sedang duduk di meja makan sambil menikmati makan siang karena kebetulan gadis itu tiba di rumah nya pukul satu siang.


"Ayah kemana Bu?


" Ayah lagi kerja di desa sebelah nanti sore baru pulang ".


" Kerja apa Bu?


"Ibu tidak tau pasti Ayah mengerjakan apa karena Ibu tidak sempat menanyakan nya"


Dan keduanya pun kembali melanjutkan makan siangnya hingga selesai.


Gadis itu membawa piring kotor ke wastafel dan dia pun langsung mencucinya. Sedangkan sang Ibu membersihkan meja makan.


Gadis itu sudah selesai mencuci piring dan setelah itu dirinya pun meminta izin kepada Ibunya untuk beristirahat.Wanita itupun menganggukkan kepalanya tanda mengiyakan.


Beana pun masuk ke dalam kamarnya,dia melihat sekeliling kamarnya dan gadis itupun tersenyum


"Ternyata masih sama".gumamnya dalam hati.


Dia pun langsung melangkah masuk kedalam kamarnya terlebih dahulu gadis itu langsung menuju kamar mandi


untuk mengambil wudhu sebelum menunaikan sholat zuhur dan setelah itupun dirinya memutuskan untuk tidur siang.


Waktu terus saja berjalan hingga tanpa terasa jam menunjukkan pukul lima sore.Beana mengerjapkan kedua matanya dan dia pun melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul lima sore.

__ADS_1


"Astaghfirullah, sudah sore aku belum sholat ashar".ucapnya sambil bangun dari tempat tidur menuju kamar mandi.


Setelah selesai mengerjakan sholat ashar,gadis itu keluar dari kamarnya setelah mandi dan berganti pakaian.


Dan kini dia pun sedang di ruang tengah dan melihat sang Ayah yang sedang duduk bersantai sambil meminum kopi dan makanan ringan untuk cemilan.


"Ayah sudah pulang?tanyanya dan membuat laki-laki itu mencari sumber suara.


Laki-laki itupun langsung tersenyum saat melihat putri cantiknya dan diapun langsung menaruh gelas kopinya di atas meja lalu berdiri dan langsung memeluk putri nya.


"Ayah kangen".


" Ana juga yah".


"Kamu sudah lama sampainya? tanyanya setelah melepaskan pelukan nya dan kini keduanya pun duduk di kursi yang saling berhadapan


"Kamu pulang ke sini, memangnya sekolah kamu sudah libur atau kami bolos sekolah?


"Enggak yah, sekolah Ana sedang ada acara yayasan jadi semua murid di liburkan selama dua hari".ucapnya berbohong dan baru kali gadis itupun berkata-kata bohong.


" Maafkan Ana Ayah karena telah membohongimu ".batinnya berkata.


" Ana".panggil Ayahnya.


"I... iya Ayah. Ada apa?

__ADS_1


" Kamu baik-baik saja kan?tanya nya saat melihat putri nya sedikit melamun.


"Ana baik-baik saja Ayah".ucapnya sambil tersenyum dan memperlihatkan bahwa dirinya dalam keadaan baik-baik saja.


"Alhamdulilah.Coba ceritakan kepada Ayah bagaimana sekolah mu".


" Sekolah Ana baik-baik saja Ayah,jadi Ayah tidak usah khawatir kan sekolah Ana. "


"Ayah hanya minta sama kamu jadilah putri kebanggaan Ayah dan jangan pernah mencoreng nama baik keluarga mu.Ana paham kan maksud Ayah".katanya dan gadis itupun hanya mengangguk kan kepalanya tanda iya.


Di saat keduanya sedang asyik mengobrol sang Ibu pun datang sambil membawa dua gelas teh hangat.


"Ini untuk kamu sayang".ucapnya sambil menyerahkan gelas berisi teh kepada putri nya.


Gadis itupun menerimanya.


" Terima kasih Bu".


"Sama-sama".


Kini di ruangan tamu semuanya sedang menikmati suasana santai apalagi kini anggota keluarga itu sudah lengkap atas kehadiran sang putri yang sudah beberapa bulan tidak mereka temui.


Gadis itu melihat kearah di mana kedua orang tuanya kini berada ada rasa yang tidak bisa di ucapkan nya.


" Aku akan merindukan suasana hari ini".batinnya pun berkata.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2