
Laki-laki itu terus saja memandangi sosok gadis kecil itu dengan tatapan yang sulit di pahami nya.
Debaran jantung nya terus saja berdebar begitu kencang
"Ada apa dengan jantungku mengapa terus saja berdebar-debar? tanyanya dalam hati.
Wanita yang duduk di depan nya pun melihatnya.
" Ada apa Se?
"Aku.Tidak aku tidak apa-apa".
" Benarkah?
"Iya kak aku baik-baik saja".Oh ya apakah gadis kecil yang ada di samping mu itu anak kakak?
Wanita itu pun tersenyum.
"Memangnya kakak mu ini sudah menikah?
" Lah terus ini anak siapa?
"Anak salah satu karyawan yang kerja di sini".
Laki-laki itupun melihat ke arah gadis kecil itu.
" Biar aku kenalkan dulu kan kalian berdua kan belum kenalan ".
Wanita itupun memegangi tangan gadis kecil itu yang sedang sibuk sambil memakan es krimnya.
" Samara sayang,ini kenalkan adiknya Aunty dan itu laki-laki yang berdiri itu adalah asisten pribadinya".ucapnya sambil tangannya menunjuk kepada dua laki-laki yang sedang berada di hadapan nya.
Gadis kecil itupun melihatnya dan dia pun berdiri lalu menyalami keduanya secara bergantian yang membuat kedua laki-laki itupun terkejut dengan apa yang di lakukan nya.
"Kenalkan nama aku Samara, panggil saja Sam".katanya setelah bersalaman.
"Hai Sam salam kenal".ucap Bimo sang asisten.Sedangkan laki-laki yang di panggil Se itu hanya terdiam sambil terus menatap gadis yang berada di depannya.
"Aunty Santi".
__ADS_1
" Iya sayang ".ucapnya sambil memangku gadis kecil itu di kedua pahanya.
" Kenapa Om ganteng itu diam saja? katanya sambil menunjuk kearah Se.
Wanita itupun melihat kearah adik sepupunya itu dan diapun bisa melihatnya kalau adiknya itu terlihat begitu terkejut dengan kehadiran gadis kecil yang kini ada di pangkuan nya.
"Ah itu tidak apa-apa sayang sudah kamu lanjutkan makan eskrim nya. Oke".katanya sambil menurunkannya dan menyuruh nya duduk di sampingnya.
" Oke. Aunty ".
Setelah gadis kecil itu kembali fokus dengan eskrim nya
" Sehan".panggilnya.
Laki-laki itupun melihat kearah nya.
"Kamu kenapa?
" Aku tidak apa-apa ".ucapnya berbohong sambil memegangi dadanya yang nasih terus saja berdebar-debar.
" Ya sudah kita makan dulu".
" Perasaan apa ini kenapa setiap kali aku melihat gadis kecil itu seakan-akan mengingat kan aku dengan seseorang ".katanya dalam hati.
Saat keduanya sedang asyik makan tiba-tiba gadis itu langsung turun dari sofa dan mendekati laki-laki yang bernama Bimo dan membuat wanita dan laki-laki yang sedang makan itu menjadi terkejut.
" Om".panggilnya.
"Iya".
"Mengapa Om duduk di sini?
" Itu".katanya laki-laki itu bingung untuk menjawabnya.
"Kata Bunda jika kita makan harus sama-sama tapi kenapa Om malah duduk sini, sendirian lagi".
Laki-laki pun menggaruk-garukan kepalanya yang tidak gatal karena bingung harus menjawab apa.
Santi tersenyum saat mendengar gadis kecil itu terus saja berceloteh sedangkan adik laki-laki itu hanya terdiam sambil terus saja melihat ke arah gadis itu.
__ADS_1
"Berapa umurnya kak?tanyanya di sela makannya.
" 4 tahun".
"4 tahun?Tapi mengapa bicaranya seperti orang dewasa saja".
" Mungkin saja Sam termasuk anak yang cukup cerdas di antara anak seusia nya".
"Ah benarkah? tanyanya tidak percaya.
" Itu bisa saja terjadi karena beberapa faktor salah satu faktornya adalah karena keadaan. Keadaan lah yang membuat nya harus berubah menjadi lebih dewasa sebelum waktunya, seperti yang terjadi dengan Sam dan Ibunya. Mereka hanya hidup berdua di kota ini tanpa sanak saudara bahkan anggota keluarga inti seperti kedua orang tua. Mereka hanya hidup berdua ".
"Terus suaminya kemana?
" Dia belum bersuami. "
"Lalu anak itu".
" Anak itu adalah anak dari laki-laki yang tidak bertanggung jawab karena meninggalkannya sendirian tanpa status yang jelas".
Laki-laki itu menelan ludahnya entah mengapa dia merasa kata-kata kakaknya sedikit menyinggung nya.
" Kenapa Se?
"Tidak apa-apa kak".
" Benarkah? Tapi aku melihat wajah kamu sedikit memerah".
"Masa sih kak".
" Iya.Oh iya Se kamu bukan orang seperti Ayahnya Sam kan?
"Maksud kakak?
" Tidak tidak kakak itu hanya bergurau saja tidak usah di pikir kan lagi.Ayo lanjutin makannya lagi".katanya sambil tersenyum puas saat membuat adiknya itu seakan akan merasakan tidak terlihat tenang.
"Tunggulah kejutan aku selanjutnya Se".ucapnya dalam hati.
bersambung
__ADS_1