
Sehan menatap langit-langit di dalam kamar lalu pandangannya fokus ke bagian sebuah dinding di mana di sana terpajang beberapa bingkai foto gadis polosnya.Dari masih bayi,balita hingga remaja sungguh tak ada kata-kata lain pantas di ucapkan selain kata 'cantik'.
Laki-laki itupun tersenyum sambil mengusap-usap foto di dalam bingkai dengan tangan kanannya.
"Jadi kangen".ucapnya dalam hati.
" Secepatnya aku akan menghalalkan kamu untuk menjadi istri ku dan akan memberikan status untuk putri kita."katanya lalu dia pun melangkah mendekati tempat tidur dan duduk di atas nya.
Dan tak lama terdengar suara azan isya berkumandang dengan cepat dia pun keluar dari kamar untuk melaksanakan sholat isya di Masjid yang terletak tidak jauh dari rumah itu.
Sampai di dalam Masjid laki-laki itu pun langsung menuju tempat berwudhu setelah selesai dia pun langsung masuk ke dalam Masjid untuk melaksanakan sholat isya berjamaah.
Setelah selesai sholat Sehan pun langsung bergegas keluar dari dalam masjid. Tapi langkahnya terhenti saat seseorang menegurnya
"Assalamualaikum anak muda".katanya dan Sehan pun menoleh saat melihat seorang laki-laki separuh baya berdiri sambil tersenyum melihat ke arah nya.
" Waalaikumsalam salam pak ".jawabnya sambil tersenyum.
" Bisa kita bicara sebentar? Tanyanya dan membuat hati pemuda yang berada di depannya itu pun bertanya-tanya dalam hatinya "ada apa ini?
Laki-laki separuh baya itupun seakan-akan mengetahui kegelisahan dari raut wajah anak muda di depan nya,lalu dia pun tersenyum dan menepuk bahunya
"Tenang saja,saya ini ketua RT saya hanya ingin mengobrol sebentar saja. Bisa kan? Tanyanya dan membuat anak muda itupun akhirnya menganggukkan kepalanya tanda iya.
"Biar lebih santai bagaimana kalau mengobrol nya sambil ngopi di warung itu".
" Boleh Pak".jawabnya.
Kini kedua laki-laki yang berbeda usia itupun telah berada di warung kopi sambil duduk berhadapan dengan sangat santai.
"Apa yang ingin Bapak bicarakan dengan saya?tanyanya memulai pembicaraan.
__ADS_1
Laki-laki yang bergelar RT itupun menghirup napas dalam-dalam lalu menghembuskan dengan pelan.
" Maaf sebelumnya kalau boleh saya tau nama kamu siapa dan kamu siapanya Pak Hadi Setiawan?
"Nama saya Sehan Pak. Saya dari Jakarta kebetulan saya lagi ada kerjaan di dekat sini.Saya sama Pak Hadi tidak ada hubungan persaudaraan dengan Pak Hadi".jawabnya jujur.
" Kalau Nak Sehan ini tidak ada hubungan persaudaraan dengan Pak Hadi lalu kenapa Nak Sehan ada di rumah nya?Maaf jika pertanyaan Bapak menyinggung hati Nak Sehan.
Sehan pun tersenyum
"Tidak apa-apa saya mengerti jadi pertemuan saya dengan Pak Hadi adalah suatu tidak kesengajaan saat saya melihat Pak Hadi jatuh dari motornya.Dan saya yang membawa Pak Hadi ke klinik karena kakinya terluka".
" Apa Pak Hadi jatuh dari motornya?
"Iya Pak."
"Lalu bagaimana keadaannya sekarang?tanyanya ingin tau.
" Alhamdulillah."
Lalu kini keduanya pun terdiam sambil menyeruput minuman mereka masing-masing.Kini laki-laki paruh baya itupun mulai berbicara lagi.
"Maaf ya Nak Bapak tadi sempat mencurigai Nak Sehan".
" Tidak apa-apa Bapak saya mengerti ".
"Nak Sehan
Saya ingin membicarakan tentang Pak Hadi Setiawan.
"Iya".
__ADS_1
" Apa Nak Sehan ini dari Jakarta?
"Iya Pak."
"Nak Sehan kerja atau kuliah?
" Saya kerja Pak".
" Begini Nak Sehan saya hanya meminta tolong? tanyanya dan membuat Sehan menjadi sedikit bingung.
"Minta tolong?Minta tolong apa Pak RT?
" Bisakah Anda membantu Pak Hadi mencari keberadaan putri nya yang hilang,mungkin Nak Sehan mempunyai banyak kenalan atau koneksi yang bisa membantu".ucapnya dan membuat Sehan akhirnya mengerti arah pembicaraan nya kini.
Sehan hanya terdiam.
" Jujur saja kami sudah berusaha untuk membantu untuk mencarinya tapi hasilnya tetap nihil bahkan sampai sekarang kami sama sekat belum mengetahui keberadaan nya."
"Jujur saja kami semua merasa sangat begitu kasihan melihat keadaan Pak Hadi.Masalah yang beliau hadapi sekarang ini begitu sangat berat di tambah lagi tujuh hari lalu istrinya mengalami kecelakaan dan mengalami luka yang serius dan sekarang ini istrinya dalam keadaan koma ".ucapnya dan membuat Sehan terkejut.
" Istri Pak Hadi koma?
" Iya.Istri Pak Hadi mengalami kecelakaan saat ingin pergi mencari putrinya yang hilang karena tidak mendapatkan izin dari suaminya dia pun berlari sangat kencang hingga terjadilah kecelakaan itu."
Waktu pun kini sudah menunjukkan pukul sepuluh malam akhirnya kedua orang itu pun mengakhiri obrolan mereka.
Hingga dia pun kembali masuk ke dalam kamar karena tubuhnya benar-benar sangat lelah hari ini, dan dia butuhkan adalah istirahat.
Di rebahkan tubuhnya di atas tempat tidur itu mencoba untuk menutup kedua buah matanya tapi hasilnya sia-sia di telinga nya masih terngiang ucapan Laki-laki tadi dan itu membuat hatinya kini benar-benar merasakan telah merasa bersalah karena kejadian satu malamnya bersama gadis polos itu telah membuat pasangan suami istri itu menjadi menderita.
"Ya Allah,ampuni kesalahan hamba karena telah melakukan perbuatan yang di haramkan oleh mu. Ampuni hamba ya Allah".ucapnya dalam hati.
__ADS_1
bersambung