Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
70


__ADS_3

Di sebuah apartemen seorang wanita sedang berada di depan pintu, jari-jarinya terus saja memencet bel tapi sang pemiliknya sama sekali belum membuka nya.


"Kemana sih anak kok dari tadi ngga di buka buka pintunya? Apa dia pergi?gerutunya hingga terdengar suara


Ceklek (suara pintu di buka dari dalam)


Wanita itupun tersenyum saat melihat sosok laki-laki yang sangat di rindukan nya.


" Assalamualaikum ".


" Waalaikumsalam Mah silahkan masuk".balasnya sambil membuka pintu lebar lebar mempersilahkan wanita itu untuk masuk.


Wanita itupun masuk ke dalam apartemen dan langsung menuju ke meja pantry untuk menaruh makanan yang tadi di bawanya.


Laki-laki itupun ikut duduk di kursi dan wanita itupun langsung tersenyum melihat nya


"Kamu belum sarapan kan?tanyanya sambil melirik ke arah laki-laki itu.


" Mamah kok tau?


"Taulah kan kamu aja baru bangun.Memangnya kamu tidur jam berapa sih?


"Jam enam".katanya sambil meminum air putih.


" Jam enam pagi atau jam enam sore?katanya sambil menaruh nasi dan lauk-pauk nya di atas piring untuk putranya makan.


"Jam enam pagi".


"Kok bisa? Memangnya kamu bergadang?tanyanya sambil menyerahkan piring yang sudah berisi nasi dan lauk pauknya kepada putranya.


" Ada pekerjaan yang harus Sehan kerjaan dan tidak bisa di tunda".


"Apakah pekerjaannya sangat mendesak?

__ADS_1


"Ya".katanya kembali menyantap sarapannya kembali.


"Makanlah sesudah selesai makan Mamah ingin membicarakan sesuatu sama kamu".


Laki-laki itu hanya terdiam sambil terus memakan sarapannya.


Setelah selesai makan laki-laki itupun masuk kedalam kamar nya untuk mandi.Setelah selesai mandi dan berpakaian rapi karena setelah ini dirinya akan kembali ke rumah sakit untuk menjenguk putrinya.


Laki-laki itupun mendekati Mamah nya yang kini sedang duduk di ruang santai sambil menonton tv.


Wanita itupun menoleh kearah putranya lalu dia pun tersenyum.


"Mamah mau membicarakan hal apa?


Wanita itupun mengambil napas dalam-dalam lalu menghembuskan nya pelan-pelan.


" Kapan kamu pulang ke rumah?


Sehan hanya terdiam dengan pandangan matanya melihat kearah televisi.


" Sehan belum bisa pulang Mah".


"Kenapa tidak bisa?


" Karena.. ".ucapnya terhenti.


" Karena kamu masih kecewa dengan Papah?


"Iya."


"Se Mamah tau kamu pasti kecewa sama keputusan Papah tapi semua yang Papah lakukan itu untuk kebaikan kamu".


" Kebaikan atau pemaksaan?

__ADS_1


"Se, mengapa kamu bicara seperti itu?


" Karena dengan keputusan yang Papah buat telah membuat Sehan menjadi laki-laki yang sangat tidak berguna ".


Wanita itupun terkejut dengan apa yang baru saja di ucapkan oleh putranya.


"Ternyata hati putra ku benar-benar sangat terluka dan kecewa. Apa yang harus aku lakukan untuk menyembuhkan luka di hatinya? gumamnya dalam hati.


" Mah maaf seperti nya pembicaraan kita cukup sampai di sini saja,Sehan ada kerjaan hari ini jadi lain kali kita bicarakan lagi."katanya sambil bangun dari duduknya dan dia pun mengambil sepatu lalu memakai nya.


"Kamu mau pergi?


" Iya."


"Mamah juga sekalian pulang".katanya sambil mengambil tasnya lalu berdiri mengikuti langkah anak-anak laki-laki nya.


Keduanya pun memasuki lift untuk turun ke bawah.


Saat di basement keduanya pun berpisah.Sehan menaiki mobil sport nya sedangkan sang Mamah menaiki mobilnya sendiri .


Mobil Sehan pun bergerak menuju ke rumah sakit di mana tempat anaknya kini di rawat.


Laki-laki itupun tersenyum


"Tak sabar ingin jumpa kamu Sam".gumamnya dalam hati.


Hingga tak lama kemudian mobil itupun sampai tapi sejenak dia pun terdiam saat melihat seseorang sedang berjalan ke luar dari rumah sakit.


" Mau kemana dia? tanyanya sambil keluar sambil menyamar.


Diam-diam laki-laki itupun mengikuti langkah wanita yang berada di depannya.Dan tak lama kemudian wanita itupun memasuki sebuah tempat.


Sehan semakin mempercepat langkahnya hingga dia pun kini sudah berdiri di sebuah ruko

__ADS_1


"Pegadaian.Mau apa wanita itu ke sini?tanyanya begitu penasaran.


bersambung


__ADS_2