Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
43


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 10 pagi, Beana sudah bersiap-siap menunggu mobil taksi online yang di pesannya.Gadis berhijab itu menunggu mobil sambil di temani oleh beberapa orang temannya yang juga kost di tempat itu.


Walaupun gadis itu belum terlalu lama tinggal di sana tapi dirinya cukup di kenal oleh para penghuni kost nya.Itu karena Beana sikap nya yang lemah lembut.


Di tambah lagi sosok Beana adalah sosok seorang gadis yang supel dan mudah bergaul dengan orang lain.


Hampir setengah jam gadis itu menunggu mobil taksi yang di pesannya pun datang.Dia melihat mobil yang di pesannya akan memasuki gerbang tempat kost nya.


Terlihat sebuah mobil memasuki area halaman tempat kost di mana semua kendaraan anak kost terparkir di sana.Dan tidak beberapa lama kemudian seorang gadis menghampiri mobil yang di pesannya lalu sejenak dia pun berbicara kepada sang sopir untuk memasukkan semua barang bawaannya ke dalam bagasi mobil.Temannya juga ikut membantunya beberapa barang bawaan Beana yang sudah ada di dalam kotak kardus besar.


Setelah selesai gadis berhijab itu mendekati Ibu pemilik kost.Ria melihat kedua matanya basah seperti nya habis menangis.


"Ana pamit Bu".ucapnya sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman.


Tanpa banyak kata wanita pemilik tempat kost itu langsung menarik tubuh gadis berhijab yang berada tepat di hadapannya.


Wanita itu memeluk tubuhnya dengan erat dan terdengar suaranya sedikit terisak.


Gadis itu mengusap-usap punggung wanita itu.

__ADS_1


Beana memang merasakan kalau Ibu pemilik tempat kostnya itu adalah wanita yang sangat baik itu terbukti saat dirinya baru sehari kost di tempat nya, wanita itu sering kali memberikan nasi beserta lauk-pauknya untuk dirinya makan.


Tanpa terasa gadis itupun meneteskan air mata nya tapi buru-buru dia pun langsung menghapus nya.


"Jaga diri kamu baik-baik ya!


Dan jangan lupa mampir kesini jika kamu berkunjung ke Jakarta".ucapnya sambil. melepaskan pelukannya.


Gadis itupun hanya mengangguk.Sungguh jauh di dalam lubuk hatinya sungguh dirinya benar-benar berdosa karena sudah berbohong kalau dirinya akan pulang ke kampungnya padahal sebaliknya dirinya malahan tinggal jauh di pinggiran kota.


Siska yang sedari tadi hanya terdiam sambil menangis pun langsung memeluk gadis itu. Sungguh dirinya benar-benar sangat takut kehilangan sosok yang kini berada di dalam pelukan nya.


Wanita itupun hanya menganggukkan kepalanya tanda iya.


"Terima kasih karena kamu sudah mau jadi adik angkat Mba.


Jaga diri kamu baik-baik ya".ucapnya setelah selesai berpelukan.


" Sama-sama Mba".ucapnya lalu gadis itu langsung bersalaman kepada para penghuni kost lainnya yang kebetulan ikut melepaskan kepergian nya.

__ADS_1


"Ana pamit. Assalamualaikum".


" Waalaikumsalam.Hati-hati di jalan Ana".balas mereka.


Gadis itupun mengangguk iya.Setelah melakukan salam perpisahan barulah gadis itu langsung naik ke dalam mobil dan tak lama kemudian mobil itu bergerak meninggalkan area parkiran tempat kost.


"Aku pasti akan merindukan tempat ini".gumamnya dalam hati.


Mobil melesat menuju jalan raya yang mulai terlihat ramai dengan berbagai macam kendaraan.


Perlahan-lahan dirinya mencoba untuk mencoba berdamai dengan keadaan ini.


Karena mulai detik ini dirinya harus segera mendapatkan pekerjaan tapi kerja apa?


Pusing saat ini pikiran nya sangat begitu pusing memikirkan hidupnya yang akan segera di jalani.


"Semoga aku kuat menghadapi ujian ini. Aamiin. "ucapnya dalam hati.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2