Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
125


__ADS_3

Setelah hampir satu jam Bimo pun keluar dari ruang kerja atasannya.Saat membuka pintu laki-laki itu melihat wanita yang menjadi calon istri bosnya sedang sibuk membersihkan ruangan tamu.


"Sungguh sempurna memang calon istri dari bosnya ini, andai saja wanita yang sedang ada di depannya itu bukan calon istri dari bosnya mungkin saja dirinya langsung menjadikannya kekasih halalnya. Tapi sayang semuanya itu tidak mungkin terjadi karena wanita itu milik Tuan mudanya".ucapnya dalam hati sambil menggeleng-geleng kan kepalanya tanda tidak.


Hingga dia pun tersadar saat seseorang menegurnya


"Kak Bimo".panggilnya dan laki-laki itupun langsung tersadar dari lamunan nya.


" Ah.. iya".jawabnya dengan sedikit gugup.


"Kakak kenapa?


" Tidak apa-apa Nona".katanya kini bahasanya sudah berubah menjadi formal.


"Kak Bimo ngga usah panggil aku dengan sebutan Nona panggil saja seperti biasa Ana saja".


"Maaf Nona itu tidak bisa karena Anda adalah calon istri dari bos saya jadi mulai sekarang saya akan memanggil Anda dengan sebutan Nona muda".katanya sambil menundukkan kepalanya untuk menghindari bertatap dengan wanita yang telah mencuri hatinya.


Saat keduanya sedang terlibat obrolan seseorang sedang melihat keduanya.Sungguh hatinya kini benar-benar terbakar api cemburu, ingin rasanya menghampiri keduanya tapi dia urungkan.Hingga dia pun terpaksa hanya bisa diam sambil menyaksikan keduanya terlibat obrolan.


Dan tak lama hatinya mulai sedikit tenang saat dia melihat keduanya berhenti mengobrol.


Dan beberapa saat kemudian wanitanya pun langsung pergi meninggalkan Bimo tanpa bicara apapun.

__ADS_1


Sungguh hati Bimo sangat kecewa karena dia melihat wanita yang di sukainya itu pergi tanpa berkata apa-apa kepada nya


"Apa dia marah?Maafkan aku Ana tapi inilah adalah kenyataan yang harus kamu ketahui kalau aku ini hanyalah bawahan dari calon suamimu.Jadi aku sadar diri".ucapnya dalam hati sambil berjalan keluar dari apartemen itu dengan perasaan yang benar-benar tidak karuan.


Selepas laki-laki itu pergi, Sehan pun langsung menuju ruang santai untuk menonton tv.Tangan kanannya sibuk mencari channel hingga tiba-tiba mendengar suara orang berbicara.


"Kak".


" Hem".


"Mau Ana ambilkan cemilan ngga?


" Hem."jawabnya dan membuat wanita itupun mendadak sedikit kesal.


"Kak Se".


"Kak Se kenapa sih?


" Tidak apa-apa ".jawabnya tanpa menoleh.


Hati Beana pun mendadak menjadi begitu marah dan tanpa berkata-kata dia pun langsung mengambil remote tv dan mematikan.


Laki-laki itu langsung menoleh kearah nya.

__ADS_1


" Kenapa tv nya di matikan sih Be?


Wanita itu tidak menjawabnya. Dia hanya terdiam sambil melihat ke arah laki-laki yang sedang duduk di sofa.


"Kamu kenapa sih Be,dari tadi aku tanya ngga di jawab-jawab?tanyanya sambil melihat wajah wanita nya yang sepertinya dalam kondisi sedang marah.


"Kakak pikir aja sendiri".ucapnya ketus.


Akhirnya laki-laki itupun terdiam sambil memikirkan kesalahan yang di lakukan nya.


" Sedetik "


"Dua detik"


Hingga tak terhitung lagi berapa detik laki-laki itupun terdiam hingga membuat wanita yang masih berdiri di depan nya itu menjadi sedikit meradang di buatnya.Dan akhirnya terdengar lah teriakannya


"Kak Se!ucapnya sambil menggerutu saat melihat ayah anaknya hanya terdiam dan mengabaikan nya.


Laki-laki itupun tersadar lalu kedua tangan nya langsung menutup kedua telinga nya saat wanita nya itu berteriak cukup kencang. Belum sempat dia berbicara wanita nya pun langsung berkata lagi


"Kak Se menyebalkan".ucapnya sambil melangkah pergi dari hadapannya.


Laki-laki itu hanya bisa terbengong setelah wanita nya pergi.

__ADS_1


" Apa salah ku?tanyanya dalam. hati.


bersambung


__ADS_2