Hijab Yang Ternoda

Hijab Yang Ternoda
111


__ADS_3

Kedua laki-laki berbeda usia itupun hanya bisa terdiam dengan pikiran masing-masing.


Hingga tak lama kemudian pintu ruangan rawat itupun terbuka.


Seorang Dokter laki-laki keluar dari ruangan itu.


Laki-laki separuh baya itupun langsung mendekat ke arah Dokter yang masih berdiri di depan pintunya.


"Dokter, bagaimana keadaan istri saya?


Dokter itupun tersenyum


" Alhamdulillah kondisi pasien sudah stabil dan pasien sudah sadar dari komanya".


"Alhamdulillah".Apakah boleh untuk melihat nya".


"Boleh,setelah pasien di pindahkan ke ruangan perawatan".


"Terima kasih Dok".ucapnya


" Sama-sama Pak. Saya permisi".


Setelah mendengar penjelasan dari Dokter membuat hati kedua laki-laki yang berbeda usia itupun kini merasa tenang.


"Alhamdulillah".ucap laki-laki separuh baya itu sambil mengusap air matanya sedangkan pemuda itupun hanya bisa mengusap-usap punggung laki-laki itu dalam hatinya pun sangat bahagia karena calon Ibu mertuamu kini sudah sadar dari komanya.


" Ini adalah mukjizat yang benar-benar nyata, ternyata hanya menyebutkan nama orang yang paling kita sayangi bisa membuat hati hidup lagi".gumamnya dalam hati.


Sampailah kini keduanya memasuki ruangan perawatan tapi pemuda itupun kembali keluar dari ruangan itu dan memilih untuk menunggu di luar.

__ADS_1


Pemuda itu tidak ingin menganggu kedua pasangan itu untuk melepaskan rindu.


Laki-laki itupun berjalan mendekat ke arah tempat tidur dimana seorang wanita yang sangat di cintai nya itu kini sedang terbaring di atasnya tapi kali ini ada pemandangan berbeda karena sekarang tubuh wanita nya kini tidak terdapat alat-alat medis di atas tubuh nya hanya jarum infus saja yang masih tertusuk di tangan kanannya.


"Assalamualaikum Bu".ucap laki-laki separuh baya sambil mencium kening istrinya dengan lembut.


Wanita itu pun tersenyum


" Waalaikumsalam Ayah".


jawabnya sambil melihat wajah suaminya yang kini sudah basah dengan air mata.Dia pun mengangkat tangannya yang tidak tertusuk infus itu membelai wajah suaminya dan menghapus air matanya.


"Kenapa ayah menangis?


" Karena Ayah hati sekarang ini sangat bahagia Bu".katanya sambil menggenggam tangan nya yang tidak terpasang infus.


"Bahagia?


"Bahagia kenapa?tanyanya bingung.


"Karena akhirnya kamu sudah bangun setelah koma selama satu minggu Bu."


Wanita itupun terkejut mendengar apa yang baru saja di ucapkan oleh suaminya.


"Maafkan Ibu Ayah".katanya dan laki-laki yang menjadi suaminya pun menggeleng-gelengkan kepala nya tanda tidak.


" Kamu tidak perlu minta maaf Bu, kamu tidak salah ini adalah musibah jadi jangan pernah menyalahkan diri Ibu ya".


"Tapi".ucapannya terpotong

__ADS_1


" Jangan pernah tinggalkan Ayah Bu, jujur saja Ayah tidak bisa kehilangan Ibu".ucapnya jujur dan membuat wanita itupun meneteskan air mata saat melihat suaminya begitu rapuh tanpa dirinya.


"Iya Ayah".ucapnya sambil menangis karena terharu.


Di saat keduanya sedang melepaskan kerinduan. Sehan pun melangkah menuju ruang administrasi untuk membayar semua tagihan rumah sakit.


Sampai di sana dia pun langsung meminta kertas tagihan perawatan calon Ibu mertuanya dan langsung melunasi nya.


Pemuda itupun berjalan keluar dari dalam rumah sakit menuju kantin karena kini perutnya begitu sangat lapar.


"Jadi kangen masakan kamu sayang".katanya sambil melihat foto di dalam ponselnya.


Sambil menunggu pesanannya tiba dia pun melihat-lihat isi galeri di ponselnya.Sungguh hatinya kini benar-benar merindukan dua wanitanya.


" Aku akan cepat menyelesaikan urusan ku di sini agar aku bisa cepat menghalalkan kamu dan memberikan status kepada putri kita, jadi tunggulah aku pulang Be".katanya sambil mengusap-usap wajah di dalam ponselnya.


"Tak sabar rasanya menunggu hari itu".gumamnya dalam hati sambil tersenyum tapi tiba-tiba dia pun merasakan ada tepukan di bahunya dan dia pun berbalik melihat nya alangkah terkejutnya dia saat melihat laki-laki yang aka menjadi calon mertuanya itu sedang berdiri di belakangnya


" Ba.. bapak".ucapnya terbata-bata karena gugup


"Ada apa Pak".ucapnya lagi.


Laki-laki itu hanya terdiam sambil terus menatap ke arahnya


" Mampus gue,apa jangan-jangan Bapak tadi lihat foto Beana di ponsel gue".


Ucapnya dalam hati sambil melihat sosok laki-laki itu yang masih saja diam tanpa bicara dan membuat hatinya kini merasakan sedikit gelisah.


"Apakah semuanya akan berakhir di sini".batinnya berkata.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2