Istri Arjuna (Sebatas Pelampiasan)

Istri Arjuna (Sebatas Pelampiasan)
BAB 38a


__ADS_3

Istri Arjuna BAB 38a


Juna yang masih terpaku memandangi interaksi Anggi dengan para sahabatnya, terhenyak saat sofa yang didudukinya terasa melesak di bagian sebelah kanan.


Seorang wanita usia tiga puluhan bergaun ketat warna hitam yang sepertinya juga pelanggan butik, mendaratkan bokong di samping Juna dalam jarak yang cukup dekat. Salah satu pramuniaga membawakan beberapa koleksi gaun yang kemudian ditunjukkan kepada si pelanggan.


“Aku ingin gaun yang desainnya menonjolkan kesan mewah memukau tapi tetap elegan dari sudut pandang laki-laki. Dari semua koleksi ini, bisa rekomendasikan yang mana?” Tunjuk si wanita pada beberapa gaun yang dibawakan pramuniaga.


“Pokoknya, jangan sampai memilihkan gaun yang salah. Kalau mengecewakan, aku bisa saja membuat ulasan buruk tentang butik eksklusif ini karena karyawannya tidak becus. Aku ingin membuat seseorang terkesan malam ini. Jadi pilihkan yang terbaik dan tepat,” pintanya yang lebih cocok disebut perintah mutlak dibanding permintaan.


Si pramuniaga yang tampaknya masih pekerja baru itu terlihat kebingungan sekaligus ketakutan. Kentara dari gerakan bola matanya yang bergulir tak menentu saat mencoba memilihkan gaun yang diminta si pelanggan.


“Yang warna krem, itu terlihat cocok dengan Anda jika menginginkan kesan yang dimaksud tadi.” Juna tiba-tiba menimpali memberi pendapat. Ikut bersuara lantaran merasa iba pada si pramuniaga yang sangat kentara sedang panik dan kesusahan.

__ADS_1


Sontak saja, si gadis muda pramuniaga juga si pelanggan wanita menoleh pada Juna. Si wanita yang asalnya memasang raut tak suka karena merasa ada orang tak diundang yang ikut campur, dalam sekejap air mukanya berubah manis saat melihat rupa pria yang menimpali begitu tampan tanpa cela.


Rambut hitam lurus sedikit melewati tengkuk. Hidung mancung proporsional. Matanya setajam elang, rahangnya berjambang tipis. Kulitnya bersih, tetapi tidak terlampau putih. Raga atletisnya dibalut baju bermerek ditunjang parfum mahal kelas dunia limited edition yang menguarkan aroma menggelitik serta daya pikat tak tertahankan.


“Ah, jadi menurut Anda yang warna krem ini cocok untuk saya?”


Si wanita berambut sebahu itu mengambil dua buah gaun krem dari tangan pramuniaga dan bertanya antusias. Model gaun yang satu selutut, berkerah bulat bertabur Swarovski berkilauan di sekitar kerah, sedangkan yang satu lagi gaun tanpa lengan dengan bagian bawah sedikit mengembang beriak-riak indah.


“Kalau begitu, saya ambil dua-duanya. Tolong bungkuskan,” ujarnya tanpa ragu dengan sorot mata berbinar.


Si pramuniaga berlalu untuk menyiapkan pesanan, sementara si wanita kembali tertarik mengajak Juna bertukar kata seputar pakaian dan basa basi lain. Memanglah aura Juna ini begitu memikat, sehingga sedikit saja dia menunjukkan keramahan, para wanita langsung lumer dibuatnya.


Anggi yang baru selesai membantu Freya memilihkan gaun, baru menyadari suaminya yang sejak tadi menempel seperti lintah tak lagi mengganggunya.

__ADS_1


Merasa kehilangan, Anggi menyapukan pandangan dari tempatnya berdiri. Juna terlihat sedang bercakap-cakap dengan seorang wanita yang tidak dikenalnya di sofa tempat menunggu, tampak bercengkrama begitu akrab.


Kakinya berayun perlahan. Semakin dekat dan semakin diamati, sorot mata si wanita menyiratkan ketertarikan yang nyata pada suaminya itu. Rasa tak suka yang entah dari mana datangnya datang mengganggu, membuat Anggi terdorong untuk melangkah lebih lebar. Terlebih lagi ketika melihat Juna tertawa ramah kepada si wanita, seolah ada embusan hawa panas yang menjalar dalam setiap denyut di rongga dada.


Derap langkahnya kian cepat dengan tangan mengepal kesal. Secara mendadak Anggi duduk merapatkan diri dan merangkul lengan Juna bergelayut manja.


“Papa, Mama sama dedek bayi lapar,” cicitnya manja sambil mengusap perut, disusul tatapan berkilat galak yang dilemparkan dari netranya pada si wanita berambut sebahu melalui sudut mata.


TBC


Halo para pembacaku tersayang. Jangan lupa selalu dukung novel 'Istri Arjuna' dengan vote kupon, hadiah dan juga likenya ya. Mari kita dukung cerita kesayangan kita ini agar semakin bersinar💜. Jangan lupa juga follow instagramku @Senjahari2412 untuk mengetahui info-info tentang seputar cerita yang kutulis.


Periode giveaway berlaku sampai novel ini tamat. Yang nangkring di tiga besar dukungan, akan mendapatkan kenang-kenangan dari author begitu novel Istri Arjuna tamat 🥰. Happy reading & thank you.

__ADS_1


__ADS_2