Kamu Tidak Salah

Kamu Tidak Salah
135


__ADS_3

"Marni. Ini anak dan suami kamu?". tanya salah satu tetangga kosan marni.


"Iya. kenalkan ini anak dan suamiku!". Ucap marni.


Banyak tetangga kosan marni yang kaget. Bagaimana tidak, mereka memang tahu marni sudah menikah.


Tapi. Ternyata juga sudah punya anak, yang berusia empat tahunan.


Juga. Suaminya ganteng, seperti bintang sinetron.


Marni dan Ridho beserta anak-anaknya ingin pergi kehotel. untuk makan malam dan menginap.


Dan semua penghuni kosan juga baru saja pulang dari bekerja dipabrik atau di perusahaan.


Pas saat marni dan keluarganya keluar dari kosan.


"Benar ini suami kamu?. Seperti artis.


Bisa jadi dia bintang sinetron". Ucap yang lain.


"Serius Mbak marni. Kok tidak pernah bilang suaminya ganteng begini".


"Disimpan dimana biasa mbak?".


Banyak lagi ucapan teman tetangga kosannya.


"Kenalkan, aku Ridho, suaminya marni. Dan ini anak-anak kami". Ucap ridho memperkenalkan diri.

__ADS_1


Semua kagum dengan marni, punya suami yang ganteng dan juga punya anak tak kalah ganteng dan cantik.


Banyak juga yang tidak percaya. Hingga Ridho memperlihatkan foto pernikahan mereka beberapa tahun yang lalu.


Barulah mereka percaya. Juga, wajah putrinya sangat mirip dengan Marni.


Hingga kosan tempat marni tinggal heboh dengan kedatangan suami beserta anak-anaknya.


.


"Dylan dan adek tidur sama nanek ya. Nenek kangen". Ucap mama Danil.


Fauziah baru saja akan tidur, karena putrinya mengantuk. Dan sudah pukul sembilan lewat.


"Dylan sama om Rian nek". Jawab Dylan.


"Oo.. Jangan tidur kemalaman ya. Besok ante nabila nikah, nanti Dylan mengantuk". Ucap Sang nenek.


Lalu Dylan pergi kekamar adik bungsu Danil yang masih sma. Dan fauziah membawa putrinya kekamar, untuk di tidurkan.


Sebenarnya Fauziah ingin bantu- bantu di dapur, tapi putri dia sudah mengantuk.


Tadi dia juga sudah ikut bergabung dengan keluarga yang sedang berada di dapur.


Ramai kerabat dan tetangga membantu memasak.


Disana terlihat kekompakan semua keluarga dan kerabat dalam mengolah masakan untuk acara besok.

__ADS_1


Inilah yang dibilang Danil, jika keluarganya tidak mau memakai jasa katering untuk pesta.


Keluarga dan kerabat yang datang membantu merasa bertanggung jawab dalam mengerjakannya, dan berusaha sebaik mungkin agar masakan mereka enak untuk dinikmati tamu yang datang.


Bahkan mereka merasa tersanjung jika di percayakan memegang menu atau masakan yang mereka kuasai.


Tadi Fauziah juga ikut bergabung dengan para ibu yang memasak di dapur.


Halaman belakang rumah mertuanya di jadikan dapur besar. Dipasang tenda besar dan di jejerkan beberapa tungku kayu.


Ada yang mengoreng Ayam, membuat gulai ayam, gulai daging dan banyak menu untuk besok.


Fauziah juga berkenalan dengan beberapa saudara dan kerabat ayah mertua dan kerabat ibu mertuanya.


Padahal dia masih ingin bergabung di dapur. Tapi putrinya sudah mengantuk. Dan dia disuruh para ibu-ibu untuk istirahat saja karena semua sudah selesai.


"Besok subuh kita lanjut. Istirahatlah". Ucap salah satu ibu.


Ruang tengah dan halaman depan sedang dihias oleh tukang pelaminan dan organizer. untuk acara nikah besok, juga untuk menyambut keluarga besar dan kerabat pihak laki-laki.


Fauziah menidurkan putrinya yang sudah tertidur di pangkuannya.


Meletakan di ranjang sebelah dinding. Agar tidak jatuh.


Lalu dia bersih-bersih. Menukar pakaian yang bau asap, sebab ikut membantu di dapur tadi. Menganti dengan baju tidur.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2