
"Marni.
Maafkan abang ya.
Abang cemburu, cemburu kalau kamu berpaling dari abang!". ucap ridho memelas.
"Abang ingin memulai cerita rumah tangga kita dengan baik. ingin memiliki anak dan juga keluarga kecil yang bahagia!".
Marni yang tidur miring membelakangi suaminya hanya diam. dia masih kesal.
Ridho mengelus punggung dan bahu marni. berbicara lembut, membujuk istrinya yang sedang ngambek.
"Kamu maukan marni. memulainya pernikahan ini dengan sebenarnya?
Aku sangat menyesal telah kehilangan anak kita.
Karena cemburu dan tidak bisa menahan emosi, hingga kamu kelelahan melayani kebinalanku yang kasar. hingga calon anak kita yang jadi korban!". tambah ridho menarik nafas pelan.
"Maafkan aku marni. Aku mengaku salah!". ucapnya lagi.
Marnipun hanya menarik nafas pelan.
"Aku hanya ingin abang mengerti. apa yang papa dan bang dia lakukan diluar keinginanku.
Aku tidak ingin disalahkan karena tidak ada sangkut pautnya denganku. kalau membicarakan tentang aku, itu hak mereka. aku tidak peduli dan tidak punya hak untuk melarangnya!.
jangan tuduh aku lagi". ucap marni.
Tanpa melihat kearah suaminya.
"Iya. Aku paham. Abang minta maaf!". ucap Ridho.
.
Kasus yang pak pendra tangani, ternyata sangat berat.
Anak kepala dinas tersebut memang kedapatan sedang bertransaksi denga polisi yang sedang menyamar.
Barang buktipun didapat di dalam mobil pribadinya, yang sengaja di parkir jauh dari tempat transaksi.
Namun, saat anak sang kepala dinas di tangkap. dan mendatangi mobilnya. polisi menemukan banyak paket narkoba di dalam jok mobil yang sudah dimodivikasi.
Hingga polisi sedikit sulit menemukan. tapi dengan kejelian para intel. dapat juga di temukan barang bukti paket narkoba.
Dan putra sang kepala dinas mendapat hukuman berat, di atas sepuluh tahun penjara.
Karena kasusnya, pak kepala dinas ikut terseret nama dan jabatannya.
Pak pendra yang saat sidang kasus narkoba ini, sangat berapi- api membela terdakwa. Menyatakan kalau terdakwa adalah korban.
Dan ternyata, terdakwa yang di bela sangat bersalah. jaksa penuntut dapat memberikan bukti, baik barang narkoba, maupun bukti percapan di ponsel.
Yang mana terdawa sudah lama menjalani provesi sebagai pengedar. berlindung di balik nama dan jabatan orang tuanya.
__ADS_1
hingga nama pak pendra turun pamor. Membuat pak pendra down. dan lebih banyak berdiam di rumah.
Karena hal ini, pak pendra menjadi obrolan hangat di kalangan pebisnis yang sedang memakai jasa kantor pak pendra.
Juga berdampak pada teman pengacara yang bekerja di kantornya.
Kantor pak pendra menampung beberapa kasus. baik pidana maupun perdata.
Karena beberapa teman yang bekerja di kantor pak pendra ada beberapa orang pengacara, dengan bidang dan keahlian masing- masing.
Karena nama pak pendra selama ini terkenal dan berhasil dalam memenangkan kasus pidana. membuat teman yang bekerja di kantornya juga mendapat peluang menangani kasus perdata.
Hingga pak pendra juga sering bertemu pengusaha dan orang kaya yang minta di tangani kasusnya.
.
Sudah beberapa bulan berlalu. Ridho yang sangat ingin marni hamil. dengan kegigihannya marnipun dinyatakan hamil.
Ridho sangat senang. tidak sia-sia dia selalu memanjakan istrinya dengan usulan dokter kandungan yang menyarankan untuk Ridho memberi vitamin penyubur kandungan dan meminum susu hamil.
Tapi marni yang di suguhi ridho satu butir pil dan satu gelas susu tiap pagi, menerima saja. karena ridho mengatakan vitamin, agar marni selalu sehat.
Ridhopun diam-diam meminum obat penyubur. biar benihnya selalu unggul.
Selama delapan bulan ini Ridho memanjakan marni, baik urusan perut dan bawah perut. hingga marni merasa diperhatikan lebih oleh suaminya.
"Terimakasih sayang. kamu kembali mengandung buah cinta kita!". ucap ridho memeluk tubuh polos istrinya.
Karena mereka baru saja melakukan ritual olahraga ranjang. dengan alasan menengok buah hati mereka.
"Hoek... hoek....
Beberapa hari yang lalu. marni yang setiap malam di gempur oleh Ridho setiap malam. merasa perutnya di guncang sesuatu yang bergejolak.
"Ada apa marni?!". tanya ridho.
Yang terkejut mendengar istrinya muntah sedang berada di kamar mandi.
Lalu dia mia melihat istrinya berjalan letih ke sofa kamar yang tidak terlalu jauh dari pintu kamar mandi.
"Masuk angin mungkin bang. karena setiap malam tidur tidak pakai baju!". jawab marni lemas.
Ridho mendekati istrinya yang dia yakin masih polos di balik selimut.bMungkin karena buru- buru ke kamar mandi. Diapun pasih polos juga.
Dia mengambil air hangat, yang berada di termos kecil yang ada di kamarnya.
"Minum dulu. biar perutnya nyaman!". ucap Ridho.
"Abang pajailah baju dulu!". ucap marni.
Dia menerima minum dari suaminya. dan meminumnya. walau sudah setiap hari marni melihat tubuh polos suaminya. masih malu juga dia melihat sesuatu yang. Ah malu.
"Tidak usah malu!". ucap ridho cuek.
__ADS_1
Ridho berjalan kelemari mengambil baju tidur panjang untuk istrinya dari dalam lemari.
"Pakaikah bajunya. masih terlalu pagi untuk mandi!". ucap ridho membantu marni memasangkan bajunya.
Bagaimana tidak, jam didinding masih menunjukan pukul empat pagi.
"Mandi saja langsung bang. sebentar lagi juga subuh!". ucap marni.
"Sebentar. biar abang balur minyak kayu putih di perutmu dulu!". ucap ridho.
Lalu mengiring marni ketempat tidur. dan membalurkan minyak angin.
"Oh ya abang lupa. apa di perut kamu sudah ada bibit unggul abang yang bersemayam.
Kan tiap malam abang berusaha menanamnya dengan bersemangat!". ucap Ridho sambil terus mengelus perut datar istrinya.
Deg
Marni terkejut.
Apa dia hamil. Kan tadi dia muntah pagi. tapi kan baru tadi pagi dia muntah.
Biasanya hanya mual saja. yang dia fikir karena setiap malam di jelajahi suaminya dan tanpa baju tidur sampai pagi. hingga berangapan dia masuk angin.
"Ah!". desah marni.
Saat suaminya dengan sengaja membenamkan wajahnya di bawah perut marni.
Tanpa jeda Ridho memainkan mulut dan lidahnya di bawah sana.
"Abang!". desah marni.
Hmm.. mmm. cup
"Nikmati saja sayang. abang mau melihat calon bayi kita. tangan abang sedang berbalur minyak angin. tidak bisa memagang ini kamu!". ucap ridho.
Hembusan nafas ridho yang bibirnya ******* sesuatu di bawah sana membuat marni meracau pelan.
Dan
Pagi harinya ridho yang terlihat bahagia, karena yakin istrinya hamil ingin langsung periksa ke rumah sakit.
Setelah melihat layar hitam putih di dinding ruang praktek dokter kandungan. dia sujud syukur.
Dan tidak berhenti mengucapkan terima kasih sambil menciumi wajah istrinya.
Ridho sangat bahagia. mendengar istrinya sedang hamil anak kembar. dan baru berusia lima minggu.
'Ternyata tidak sia-sia aku minum penyubur dan juga memberikan vitamin penyubur kandungan pada istriku. Hasilnya istriku hamil kembar'. ucap Ridho dalam hati.
Flashback off.
.
__ADS_1
.