Kamu Tidak Salah

Kamu Tidak Salah
BAB 64


__ADS_3

Senin pagi Danil bersemangat untuk memulai pekerjaannya. katena sudah liburan seminggu di kampung halaman.


Kemaren sesudah sarapan pagi di taman. danil dan fauziah langsung diantar mario ke tempat tinggal mereja di kantor.


Seharian mereka beristirahat. Hingga paginya baok danil dan fauziah bersemangat lagi.


"Sayang, sore ini kita ke pull bus antar provinsi ya. menjemput barang kiriman kemaren!". ucap danil pada istrinya saat sarapan pagi.


"Baik bang!". jawab fauziah.


"Mungkin makan siang abang tidak makan di rumah. kata mario akan ada pertemuan dengan klien sambil makan siang di luar.


Nanti pukul tiga lewat kamu siap-siap saja. kita pergi selesai sholat ashar". ucap danil.


"Baik!". jawab Fauziah menganggukan kepalanya.


Selesai sarapan, fauziah melepas suaminya berangkat bekerja. walau kantor suaminya hanya berapa langkah, ritual melepas berangkat bekerja selalu mesra.


Cup.


Danil mencium perut buncit istrinya. kebiasaan danil setiap waktu.


"Ayah berangkat kerja ya sayang!". ucap danil mencium dan mengelus perut istrinya.


"Haha..ha...Anak ayah kangen ayah ya!. sabar ya sayang. nanti malam ayah temui kamu! cup.. cup". ucap danil menciumi perut istrinya

__ADS_1


Saat perut buncil fauziah menonjol tak beraturan. tanda anak dalam kandungan fauziah bergerak merespon ucapan orang tuanya.


Seperti ucapan Danil tadi pagi. selesai sholat ashar mereka langsung berangkat ke pull bus antar provinsi.


Biasa bus akan sampai menjelang magrib di loket bus. Tadi juga sudah dikabarkan supir bus.


"Sayang. kita ambil barang dulu atau mancari makanan. ngemil?!". tanya Danil pada fauziah.


Mereka sudah keluar parkiran gedung kantor.


"Hmm.. sebaiknya ambil barang dulu bang. Itu kalau busnya sudah mau sampai.


Kira-kira busnya pukul berapa sampai". ucap fauziah.


"Kalau menurut supirnya, pukul setengah enam biasa sampai. sebab busnya lanjut ke bandung". ucap danil.


kita makan setelah ambil barang bang, setelah sholat magrib baru cari makanan". ucap fauziah.


"Ok sayang!. kalau kamu mau ngemil di mobil nanti, kita berenti untuk beli!". ucap danil.


"Baik bang!". jawab fauziah.


Selesai mengambil barang di pul bus antar provinsi. danil mengajak istrinya keliling terlebih dahulu.


"Sayang, kamu pengen makan apa? dan dimana?!". tanya Danil setelah sepuluh menit mengemudi.

__ADS_1


"Itu bang, di jalan aa dekat kampus bb. Disana bayak warung tenda, banyak makanan. disana juga dekat dengan mesjid besar dekat taman bermain.


Jalan arah pulang juga". ucap fauziah.


"Ok sayang. masih ada waktu dua puluh menit lagi azan magrib. kita langsung ke mesjid saja". jawab danil.


Danil melajukan kendaraannya, walau ada beberapa titik kemacetan, tapi mereka menikmati saja.


Dan mereka sampai di mesjid besar dekat tempat mereka tuju beberapa menit menjelang azan.


Mereka sholat berjamaah di mesjid tersebut.


Selesai sholat magrib, mereka berjalan kaki saja ke tempat warung tenda tujuan mereka. karena taman tempat warung tenda penjual makanan berada di seberang jalan mesjid tempat mereka sholat magrib.


"Mau makan apa sayang?!". tanya danil membimbing istrinya menyusuri jalanan yang banyak warung tenda.


"Pengen mi bang. abang mau apa?!". tanya fauziah melihat- lihat warung tenda yang mereka lewati.


"Abang ikut kamu".


"Eh kesana bang. tempat yang di seberang sana sepertinya enak. ada aneka mi kekinian". Ucap fauziah.


Dia melihat warung makan jepang sejenis cafe.


"Ayo kita lihat kesana!". ucap danil membimbing istrinya berjalan santai.

__ADS_1


.


.


__ADS_2