
Marni dan fitri sudah sampai di restoran yang direkomendasikan marni tadi.
Fitri mengiringi mobil Marni semenjak dari parkiran kantor tadi. Memang tidak jauh restorannya. hanya sepuluh menit sudah sampai.
Mereka diantar pelayan restoran kemeja yang di pesan marni. marni memesan meja yang berada di lantai dua, dan dekat jendela.
"Kamu mau makan apa Fitri?!". tanya marni memberikan buku menu pada fitri.
"Aku....".
Dit.. dit....
Ponsel Fitri berbunyi.
"Sebentar mbak. aku angkat telfon dulu". ucap fitri memperlihatkan ponselnya yang berbunyi.
"Ya. silahkan jawab dulu". ucap marni sambil kembali membaca buku menu.
"Assalamualaikum.."
"...."
"Ada apa?!".
"...."
"Oh baik.. aku balik!".
"...."
"Iya. segera". ucap fitri menutup sambungan telfonnya.
"Maaf ya mbak. aku di telfon kakakku. untuk segera menemuinya". ucap Fitri.
"Ya bagaimana lagi. silahkan fit. mungkin penting". ucap marni kecewa.
Padahal dia dia ingin makan siang di temani. tapi harus bagaimana lagi.
"Maaf ya mbak". ucap fitri sedikit menyesal.
"Tidak apa-apa". jawab marni.
"Terima kasih mbak. aku pulang dulu ya!".
Marni menganggukan kepala. Sedikit kecewa.
Fitri berjalan menuju tangga restoran.
'Kemana' bisik di telinga Fitri.
"Si Rian minta tolong. Darurat!".
'Kenapa dia?!'.
__ADS_1
"Berkasnya rapatnya ada padaku".
'Loh kok bisa?!'
"Kan pak bos tadi menyuruhku mengiring si marni. Aku lupa kalau aku mau mengantar berkas ke perusahaan Felix. Rian akan rapat disana siang ini". jawab fitri.
Fitri adalah karyawan perusahaan AZ putra utama. bekerja di bagian publik relation. Yang sering menemani rekan kerjanya menemui perusahaan lain untuk bekerja sama.
'Lanjut. aku baru di parkiran restoran. segera menemui marni. dimana dia duduk'.
"Diatas. dekat jendela bagian depan. pasti nampak dari parkiran. Jangan tegur aku pas kita bertemu"
"Ok".
Fitri berjalan menuju mobilnya, dan ternyata mobil mario berada tiga mobil dari mobil fitri.
"Pas di jendela bagian atas mobil pak bos parkir dia duduk".
'Sip. kelihatan'
Mobil fitri keluar parkiran, dan mario turun dari mobilnya.
Tadi anak buah mario mengabarkan kalau mereka yang mengiringi marni dari rumahnya, seperti menuju perusahaan AZ.
Makanya mario menyuruh Fitri yang baru keluar perusahaan, untuk membuat kecerobohan. Agar fitri bisa mengajak marni menahannya sejenak.
Sebab marni pasti mencari Danil di perusahaan AZ ini. mario tidak ingin resepsionis terlanjur mengatakan kalau Danil pimpinan perusahaan Az ini.
Bisa kacau nanti. bisa jelek nama Danil yang sebagai pimpinan perusahaan menjadi penganggu istri orang yang sedang hamil.
Dia ingin tahu, apakah marni menyuruh seseorang memfoto mereka yang sedang berbicara.
Makanya dengan cara tidak sengaja bertemu marni di restoran mario mencari celah.
Karena marni tahu, danil teman mario saat bekerja dua tahun yang lalu. pasti marni akan bertanya tentang danil.
"Bisa saya bantu pak?!". ucap pelayan restoran ramah.
"Hhmm. saya mau makan siang. tapi tempatnya diatas. maunya dekat jendela". ucap mario.
"Oh bisa pak. mari saya antar". ucap pelayan mengiring mario menaiki ruangan restoran lantai atas.
Saat sampai dilantai atas restoran Mario berjalan tegap mengiring pelayan restoran menuju meja yang akan di tempatinya.
Dia tadi hanya melihat Marni sekilas dari sudut matanya. saat baru menapaki lantai dua ini. Tidak begitu ramai pengunjung seperti di lantai bawah yang ramai.
Marni sedang fokus melihat ponselnya. jadi tidak melihat kedatangan mario.
Mario di arahkan oleh pelayan pada meja yang berjarak dua meja dari marni. meja diantara meja marni dan mario sudah berisi pengunjung.
"Disini pak. apa bapak mau disini?!". tanya pelayan.
"Baik. tidak masalah".
__ADS_1
jawab mario langsung duduk, dan pas saling hadap dengan Marni, yang terbatas dua meja. tapi bisa langsung kelihatan.
Mario langsung memesan makan dan minuman. karena dia memang lapar. Tadi saat makan siang mario hanya makan sedikit.
Mario sekilas melihat marni, tapi tidak begitu fokus. Sambil menunggu makannannya mario membuka ponselnya, untuk memeriksa pekerjaan.
Marnipun membuka ponselnya sambil menunggu pesanannya. Dan....
Marni melihat Mario saat dia melihat kearah pelayan menyusun makanan pesanannya. posisi pelayan restoran yang berdiri lurus dengan posisi Mario duduk.
Pelayan yang membungkuk langsung pandangan marni terarah pada mario. yang duduk dua meja dari marni.
"Mario!!?". gumam marni.
Dia langsung berdiri menuju meja mario dengan langkah lebar.
"Mario!!". ucap marni langsung duduk di depan mario.
"Marni!!?". ucap mario pura-pura kaget.
"Mario!. kamu tahu dimana danil sekarang. Aku ingin bertemu dengan dia!. secepatnya!". ucap marni tidak sabar.
"Danil?!. aku lihat di sosmed yang beredar tadi pagi. bukannya kamu dengan Danil?!". tanya mario.
"Iya. aku bertemu dengan dia semalam di pasar malam.
Aku ingin kembali pada Danil. Kamu bisa bantu aku kan?!. aku tidak bahagia dengan pernikahanku". ucap marni sedih.
"Terus, kamu mau menjebak Danil?. pura-pura bicara berdua dan menyuruh seseorang memotonya?". ucap mario telak.
"Tidak seperti itu. aku hanya ingin suamiku marah dan menceraikan aku. Aku .....".
"Marni. apa kamu tidak memikirkan danil. Pasti keluargamu akan menelfon danil dan menghina danil. saat melihat postingan itu.
Akan lebih bahaya jika danil yang tidak tahu apa-apa malah jadi tumbal kamu. tega kamu marni!". ucap mario menampakan wajah kesalnya pada marni.
"Itu lebih baik bagiku. aku akan dicerai, dan bisa balik lagi dengan danil".ucap marni tanpa merasa bersalah.
"Itu baik untuk kamu. tapi tidak untuk Danil. Kamu tahu?. keluarga kamu dan keluarga suami kamu pasti tidak akan menerimanya. Yang akan disalahkan pasti Danil.
Sebaiknya kamu hapus postingan itu. jangan sampai berlarut-larut. aku yakin. Jika sampai orang tuamu menelfon Danil bisa dipasti kan Danil tidak akan mau bertemu dengan kamu. bahkan membenci kamu.
Selamanya pasti tidak mau bertemu kamu lagi". ucap merio melihat marni yang bimbang mendengar ucapan mario.
Marni terdiam mendengar ucapan mario.
"Kamu suruh orang nenghapus postingan itu. dan buat vidio permintaan maafnya!". ucap mario.
"Itu kalau kamu masih ingin bertemu dan masih mau diangab teman oleh danil". ucap mario mencoba memfrovokasi.
Makanan pesanan Mario datang diantar pelayan restoran, dan dia langsung makan saja. Marni hanya melihat mario yang makan tanpa melihat padanya. padahal dia ingin bicara.
'aku ingin kamu sadar dengan kesalahan yang kamu buat. kalau kamu masih bersikukuh tidak mau menghapusnya. akan aku sebar ucapan kamu yang direkam oleh danil'. ucap mario dalam hati. sambil melihat marni dengan ujung matanya.
__ADS_1
.
..