Kamu Tidak Salah

Kamu Tidak Salah
BAB 71


__ADS_3

"Pak. rapat penyelesaian proyek hari senin tidak bisa dihadiri oleh pak Afda. Kata sang asisten pak Afda ada acara keluarga". lapor asisten pak sultan.


"Tidak apa-apa, tapi sampaikan pada asistennya kalau kita mengundang untuk menginap di hotel kita.


sebagai tanda ucapan terima kasih!". ucap pak pendra.


"Baik pak.


satu lagi, pak Arman mengundang bapak untuk menghadiri pernikahan anak sepupunya.


Yang akan diadakan di hotel ini hari minggu!". ucap sang asisten.


"Oh iya. Aku sudah menerima laporan dari pesonalia hotel.


Yang akan mengadakan pesta anaknya pak tarmizi. yang dulu memimpin perusahaan AZ.


Tentu nak danil dan istrinya ikut sibuk. karena sepupunya nikahan!". ucap pak pendra.


"Berarti. Pak arman masih sepupu sama pak Tarmizi. Terus yang punya hotel ini apa pak tarmizi? atau ada sepupu pak Arman yang lain?!". ucap sang asisten.


"Oh iya. aku lupa hal itu.


Aku tahu kalau pak Arman sepupu an dengan pak tarmizi juga baru kemaren. waktu dia membicarakan akan memakai aula hotel untuk pesta anak pak tarmizi.


Tapi aku tidak berfikir kesana". ucap pak pendra


.


Minggu pagi Danil dan keluarga besar berkumpul di rumah om Tarmizi. Karena om tarmizi sedang mengadakan pernikahan untuk putra sulungnya.


Acaranya akan diadakan di hotel. dan ternyata hotelnya adalah hotel yang dipimpin oleh papa Ridho. pak sultan.


Keluarga besar datang semua. bahkan ayah dan ibu danil juga datang beberapa hari yang lalu. semua kerabat yang datang dari sumbar menginap di rumah om tarmizi.


Termasuk Danil dan fauziah. yang dari siang kemaren sudah berada di rumah om tarmizi.


Rumah om tarmizi sangat besar. memiliki belasan kamar. hingga bisa menampung seluruh keluarga besar.


Semua yang laki-laki tidur di ruang keluarga lantai satu. dan yang perempuan di ruang luas yang berada di lantai dua.


Kamar mereka pakai hanya untuk mandi dan ganti baju. Keluarga besar yang dari kampung ada yang sudah seminggu datang.

__ADS_1


Juga keluarga istri om tarmizi, yang juga berasal dari sumbar. kotanya saja yang berbeda.


Mereka bergabung bersama. semenjak dulu mereka memang akrab. karena seringnya berkumpul. saat lebaran, saat menjelang puasa.


Bahkan kumpul keluarga besar setiap bulan. baik yang di kampung maupun yang di perantauan.


"Semua... kita sarapan dulu. kita akan berangkat pukul sembilan. jadi masih sempat untuk sarapan sebentar!.


masih pukul tujuh. bergantian saja nyalonnya. biar muanya santai". ucap nenek Danil. Ibu dari ayah danil.


"Iya. yang belum dandan boleh sarapan dulu. biar lipstiknya tidak luntur!". sela om tarmizi.


Penata rias banyak di datangkan. karena semua keluarga besar akan di rias, dan memakai seragam.


untuk acara nikahan dan pesta akan berbeda pakaiannya.


Semua yang sudah mandi, dan masih berpakaian santai terlebih dahulu sarapan. mereka menuju ruang makan yang memang di hidang ambil sendiri, dan cari duduk sendiri.


"Fauziah. Kamu tidak ikut sarapan?!". tanya salah seorang tante Danil.


Saat Fauziah siap-siap untuk di rias.


"Sudah tadi etek. Aku sudah biasa sarapan jam enam kurang. dan tadi langsung kedapur untuk sarapan". jawab fauziah.


Apalagi saat hamil, pasti sering lapar!". ucap etek.


"Iya tek, bang danil dan nenek juga berpesan begitu". jawab fauziah.


Pukul sembilan, rombongan keluarga besar bersiap-siap untuk berangkat, ketempat akad nikah.


Pas acara akad hanya keluarga inti yang ada. untuk tamu akan diadakan pukul satu siang. Selesai akad, semua keluarga berfoto bersama.


Saat pestanya danil sebenarnya ingin kabur pulang. karena capek. tapi ayah dan ibu menahannya untuk pulang.


'Tunggu sampai selesai, jika mau istirahat kekamar saja. tapi balik lagi'. ucap ayah.


Fauziah yang hamil besar hanya duduk saja di meja yang di sediakan khusus untuk keluarga. bersama beberapa keluarga mertuanya yang perempuan.


Tadi saat sholat zuhur fauziah diajak ibu mertua kekakar untuk sholat zuhur dan istirahat.


om tarmizi dan ayah juga menyiapkan beberapa kamar di hotel ini. jika ada anggota keluarga yang ingin istirahat.

__ADS_1


'Kamar kita ada di lantai sebelas, siapa yang mau istirahat. minta kunci ke resepsionis!". ucap om tarmizi semalam.


"Kamu mau istirahat lagi?!". tanya danil.


Membawa semangkok buah yang sudah di kupas, dan sepiring sate. dan duduk di samping fauziah.


"Tidak usah bang!. duduk saja!". jawab fauziah. mengambil buah yang diletakan danil di depannya, lali


"Ok. nanti kalau capek aku temani jalan keliling". ucap Danil menyuapi sate kemulut Fauziah.


Sementara itu, marni menangis sendiri di rumah sakit.


Pagi tadi, perutnya kram. karena semalaman dia di gempur suaminya. tidak hanya malam tadi. sudah lebih seminggu marni setiap hari melayani ridho.


Dan.


puncaknya tadi pagi. kram di oerutnya tidak tertahan lagi. Dia menelfon suaminya. tapi tidak diangkat. Maka dia berinisiatif minta tolong satpam apartemen.


Hingga ada tiga orang satpam yang mengendong marni ke mobil dan salah satunya mengantar ke rumah sakit. mengunakan mobil marni.


Ridho yang semalam membuat istrinya kelelahan, dia pergi joging pagi ke taman. tidak hanya joging, tapi bertemu roby juga.


"Apa?! dirumah sakit?!". kaget ridho.


saat menerima telfon dari satpam apartemen. melalui ponsel marni.


Ridho yang sedang berada di apartemen Roby, buru-buru menasang bajunya kembali.


"Roby, istriku masuk rumah sakit. aku mau kesana!". ucap ridho.


Sesampainya di rumah sakit, ridho sunguh sagat terpukul. Ternyata calon bayi yang di kandung istrinya tidak dapat tertolong.


Karena kata dokter tali plasentanya putus. hingga calon bayi yang masih berumur kurang enam bulan itu harus segera di keluarkan. karena sudah tidak bernyawa.


.


.


.


Like dan koment ya semua teman ottor 🙏🙏

__ADS_1


Dan terimakasih sudah mampir. 🥰🙏


__ADS_2