Kamu Tidak Salah

Kamu Tidak Salah
BAB 29


__ADS_3

Sementara itu Danil menerima pesan penuh ancaman dari papanya marni.


Bukan hanya pesan tulisan, juga ada pesan suara.


Papa marni mengirimi pesan pada danil karena danil tidak mau mengangkat telfonnya.


Sekali mengangkat telfon tadi pagi menjelang siang, banyak ucapan hinaan dan ancaman yang Danil dengar. makanya pesan yang bertubi-tubi memasuki ponsel danil.


Hal ini membuat danil kesal. Bukan papa marni saja yang mengirim pesan ancaman. suami dan juga mertuanya marni ikut-ikutan mengancam.


Pasti mereka mendapat nomor danil dari papa marni. atau marni sendiri yang memberikannya. siapa lagi. Secara nomor marni sudah Danil blokir.


'Aku harus selesaikan semua. nama ku ikut terseret. ini tidak bisa dibiarkan, agar tidak berimbas pada perusahaan. jika orang tahu aku pimpinan perusahaan ini'. gumam danil.


Danil ingat ucapan marni semalam. kalau dia mau balik lagi pada nya. marni berkata terang-terangan mau jadi yang kedua. gila..


Danil yang tadi membaca chat grup alumni. Seperti pesan mario, melihat siapa yang benar-benar membuli dan siapa yang membela.


Dan ternyata banyak teman yang menyayangkan sikap Danil, yang sudah menganggu rumah tangga marni. mantan pacarnya.


Semoga saja Mario bisa mengatasi semuanya segera.


Lebih baik aku matikan saja ponselku, pusing gara-gara ulah marni. membuat aku diancam dan dihina. Apalagi di chat grup alumni. banyak ucapan pedas mereka menghina dan memojokanku tanpa mencari tahu.


Danil mengeluarkan kartu telfonnya dan meletakan dalam laci meja kerjanya.


.


Menjelang jam pulang kantor mario datang. dia langsung masuk ruangan danil.


"Assalamualaikum Niel. Aku tadi sudah bertemu marni. Dia sepertinya mau membuat postingan untuk mengkonfirmasi foto itu". Mario langsung bicara sebelum Danil menjawab sakamnya.


"Waalaikum salam...".


"Hm, pasti kamu mengancam dengan rekaman itu". ucap danil menebaknya.


"Tidak kok. malah aku belum kasih tahu rekaman itu. Baru sedikit mengancam. kalau kamu pasti tidak akan mau menemuinya lagi. jika dia masih bersikikuh tidak segera meluruskan masalah". jawab mario.


"Cuma itu saja?!".


"aku bilang juga, kalau postingan itu tidak dihapus, pasti orang tuanya akan marah dan mengancam kamu. aku juga bilang bisa jadi orang suruhan orang tua atau mertuanya akan mengancam jiwa kamu.

__ADS_1


dia sepertinya takut tadi". jelas mario.


"Benar, aku dari tadi diteror dengan pesan singkat dan pesan suara.


Orang tua marni sudah berulang kali menelfonku tadi. tapi tidak ku angkat.


Dan malah mengirim pesan masih dengan kata-kata yang sama seperti waktu itu.


Ingin rasanya aku mengirim rekaman itu padanya, tapi aku kasihan dia, sedang hamil tapi katanya bukan anak suaminya". jawab Danil.


"Kita tunggu sampai besok pagi Kalau masih ada postingan tersebut. akan kita buat akun fake mengedarkan vidio suara itu". ucap mario.


"Oh ya, lebih baik ponsenya di matikan saja. pasti orang suruhan mereka akan melacak nomor kamu.


Kita bertindak besok. kalau tidak ada itikat baik dari marni". jawab mario.


"Aku serahkan semua padamu yo. tapi jangan lupakan pekerjaan". ucap Danil.


"Tenang saja. beres kalau itu". jawab mario.


"Aku pulang dulu ya. mau beraksi malam ini". tambah mario.


"Ok!". jawab danil.


.


Diluar dugaan, ternyata masalah foto itu semakin melebar, bahkan sampai masuk berita televisi. Mungkin karena papa marni seirang pengacara terkenal dan suaminya seorang pengusaha muda dan anak pengusaha terkenal.


Danil yang saat dirumah tidak menonton atau membuka ponsel. tentu tidak mengetahui berita tersebut.


"Assalamualaikum pak". ucap mario saat menerima telfon dari mantan bos, atau paman bosnya sekarang.


"Waalaikumsalam.. Mario, apa kamu belum lihat televisi dan membaca berita?!". tanya pak tarmizi.


"Belum pak, berita apa pak?!". tanya mario.


"Tentang foto Danil yang......". pak tarmizi memberi tahu yang dia lihat di televisi barusan.


Mario yang belum ada membaca atau menonton berita itu. Hingga dia ditelfon om Tarmizi, omnya danil.


Mario yang sedang tiduran melihat jam di dinding kamarnya. masih pukul sebelas malam.

__ADS_1


"Begini pak...."


Mario menceritakan semua pada mantan bosnya itu. dan pak tarmizi paham dengan semua yang diceritakan mario.


"Aku paham, aku akan ke perusahaan besok pagi. kita bahas disana.


Jangan sampai gara-gara berita tidak bermoral itu membuat nama perusahaan jelek". ucap pak tarmizi.


"Iya pak. besok akan aku selesaikan. kami tunggu bapak di perusahaan". ucap mario.


"Oh ya, kenapa ponsel Danil tidak bisa dihubungi?!".


"Danil mematikan ponselnya. untuk jaga-jaga, agar posisi danil tidak terlacak tim it mereka. kan bahaya kalau sinyal ponsel danil terdeteksi tinggal di perusahaan". jawab mario.


"Bagus. tim it kalian belum bergerak?!".


"Sebenarnya sudah pak. hanya meredakan penyebutan nama lengkap danil saja.


Karena kami ingin membalas cara halus, dengan menggunakan rekaman suara marni. pasti orang tua marni langsung tidak dapat berkata-kata lagi". jelas mario tentang rencananya yang dia susun dengan tim itnya tadi sore.


"Bagus, kita bertemu besok. Assalamualaikum". ucap pak tarmizi.


"Waalaikumsalam..". jawab mario.


Marni....


Ternyata kamu mendukung orang tua kamu. tunggu saja besok. apa masih bisa tertawa kalian. Akan ku bekap mulut manis yang menghasilkan ucapan kotor. gumam danil.


Mario yang barusan menonton live striming di sebuah akun.


Merasa sebagai korban marni menangis, telah diganggu oleh mantan pacarnya. Dia bilang kalau dia dipaksa danil untuk kembali padanya, dengan ancaman.


Hingga marni merasa tertekan. membuat dia takut dan depresi. padahal dia sedang hamil muda.


Bahkan suami dan mertuanya juga ikut-ikutan membela marni. mereka akan menuntut mantan pacarbnarni yang sudah menganggu kebahagiaan rumah tangga anak menantu mereka.


Dengan bangganya mertua marni mengumumkan kehamilan menantunya, mengatakan cucu penerus marga kebangaannya.


Berbahagialah kalian sekarang. hanya untuk malam ini. ingat itu.... gumam mario kesal.


.

__ADS_1


.


__ADS_2