Kamu Tidak Salah

Kamu Tidak Salah
BAB 57


__ADS_3

Ridho yang barusaja memerawani anak gadis orang merasa senang. karena dia benar-benar dapat gadis perawan.


"Kamu kelas berapa?!". tanya ridho menyelimuti tubuh abg yang sudah tidak gadis lagi.


Mereka tidur telentang menghadap lagit-langit kamar villa.


"Kelas tiga bang, dua bulan lagi ujian akhir!". ucapnya lemas.


Bagaimana tidak. selama dua jam tubuhnya di gerayangi pria yang bertubuh kekar dan besar. Tentu tubuhnya remuk seperti baru saja di timpa mobil besar. apalagi mahkotanya baru saja hilang, menambah sakit bagian tubuhnya itu.


"Kenapa mau menjual keperawananmu?!". tanya ridho.


"Sebenarnya tidak mau bang. tapi karena ada seorang juragan cabe yang sudah berumur ingin menjadikanku istri ke lima. Maka aku nekat untuk tidak perawan, agar tidak jadi dinikahi!". jawabnya.


"Kenapa kamu tidak menolak secara langsung?!". heran ridho.


"Dia dan anak buahnya mengancam akan merobohkan panti tempat tinggal ku selama ini.


Padahal dipanti itu banyak adik-adik yang butuh tempat berteduh. kalau dirobohkan, kemana kami akan pergi". ucapnya sedih.


Ridho mrmandang abg itu bersedih juga ikut sedih.


"Kamu dan temanmu itu sama dari panti?!".


"Iya. kak lusi bekerja dan kuliah di kota kecamatan di sebuah conter pulsa dan juga mengambil jahitan tetangga. dia kuliah di pgsd.


Kami nekat menjual keperawanan agar kami punya modal untuk buka usaha kedepannya!". jawabnya jujur.


"Memang berapa uang yang akan di beri mucikari untuk kalian?!". tanya ridho.


karena biasa micikari mendapat uang tujuh puluh persen dan sang perawan hanya dapat tiga puluh persen.


"Buat kami semuanya. mami tris tidak mengambil sepersen pun. Untuk kak lusi akan kontrakan rumah kecil dan juga di belikan mesin jahit. biar bisa fokus menjahit di sela-sela kuliahnya. dan bisa bantu ibu panti.

__ADS_1


Dan buat aku, mami tris akan kontrakan aku warung, untuk berdagang. karena aku tidak bisa menjahit!". jelas tia sang abg.


"Wow. baik sekali sang mucikari!". ucap ridho.


"Sudah banyak yang di bantu mami tris untuk buka usaha. Dia akan menjual gadis yang ada masalah dengan harga tinggi, dan dengan uang itu dia buatkan usaha untuk mereka, biasanya akan di suruh berjualan. buka warung!". jawab tia.


"Hebat dia. tidak mencari kesempatan dalam kesempitan!". ucap ridho, salut pada sang mucukari.


"Hoam.... aku mau tidur. nanti bangunkan aku pukul lima!". ucap ridho.


Lalu ridho mendekap abg yang masih polos itu dengan erat. sama-sama polis di bawah selimut tebal.


Sang abg hanya mengangguk saja, merasakan kulit polos mereka bersentuhan. bahkan sang adik yang sudah mengoyak inti tubuhnya menempel du sisi pahanya.


Dikamar villa di lantai bawah, sang teman g.. ridho dari tadi hanya berguling-guling dengan seorang gadis tadi. bahkan sang junior belum berhasil menembus pertahanan inti sang gadis.


Hfff...


"Apa memang sesulit ini untuk menembus perawan seorang wanita?!". tanya roby pasrah. tegkurap di atas tubuh polos sang gadis.


Padahal senjatanya sudah siap untuk bertempur. Bahkan sudah berada di antara kedua paha, depan inti sang gadis.


"Aku tidak tahu bang. aku baru pertama kali dijamah laki-laki". ucap lusi sang gadis.


"Hmmm... Aku ingin kamu mencoba sendiri memasukannya sendiri ke inti kamu. Mungkin aku merasa kasihan nanti jika kamu kesakitan!". elak roby turun dari tubuh sang gadis.


"Tadi kamu sudah menikmati mulut dan jariku bermain di inti kamu. sekarang aku juga ingin begitu!". ucap roby memerintah.


Dengan berat hati lusi berpindah duduk diantara kedua kaki roby. dan....


"Ssshhh... terus... hhhssshhh... nikmat... sedot sayang.. kuat kuat.. ya.... begitu.. ". mulut roby tidak berhenti mendesis saat senjatanya di mainkan oleh tangan dan mulut sang gadis.


"Hah...hah....". lusi ngos ngosan saat dengan sengaja roby menaikan pinggulnya, hingga sang senjata masuk jauh kemulut sang gadis.

__ADS_1


"Kamu masih baru, tentu belum berpengalaman!. tapi sedotanmu nikmat". ucap roby mengelus rambut sang gadis. dan menarik kepala sang gadis yang masih mengulum senjata roby.


pluk...


terlepas dari m......sang gadis.


"Aku ingin kamu merobek sendiri keperawanan kamu, akubsudqh tidak sabar!". ucap roby yang masih telentang.


dengan bergerak pelan lusi sang gadis mengarahkan inti tubuhnya tepat diatas pedang yang menjulang kekar.


"Shhh... shhhh.....". desis lusi saat sang pedang menyentuh pucuk t... nya mengarahkan pada pusat tubuhnya.


"Sshhh... lanjutkan sayang... aku ingin....". desis roby.


Lusi mencoba mengarahkan, dimana bagian tubuhnya berkedut dan berdenyut nikmat.


Mencoba menurunkan pinggulnya, agar sang pedang ma...


"Ah....". ucapnya tertahan. saat terasa nyeri di bawah sana.


"Terus sayang, kedutannya punya sensasi berbeda!". ucap ridho meracau.


Lusi kembali menurunkan pinggulnya pelan.


"Ssshhh..... shhhh.... ".


Krek.


"Ahhhhh.....!". pekik lusi saat roby mendorong keatas pinggulnya. lusi mendekap tubuh polos pria yang sedang dia duduki tepat di atas pedang sang pria.


.


.

__ADS_1


__ADS_2