Kamu Tidak Salah

Kamu Tidak Salah
BAB 99


__ADS_3

'Kenapa dia datang kesini?'. geram Ridho.


Dia melihat Danil rombongannya tadi makan satu meja. dan juga di dampingi papa dan mamanya.


Bahkan papanya sangat akrab dengan Danil dan yang ridho ketahui seorang kontraktor besar.


"Sayang. kok si danil itu bergabung duduk sama papa dan orang itu?!". tanya ridho pada marni.


"Orang itu omnya!". jawab marni singkat.


Dia sangat risih saat bertemu danil. danil waktu itu pernah bilang, kalau dia tidak akan mau menyapanya lagi. dan terbukti, dua kali mereka bertemu, tapi hanya melihat sekali pandang saat baru sampai dan selebihnya membuang muka.


"Om. Kalau tidak salah yang bicara dengan papa itu, seorang kontraktor terkenal. yang punya hotel, rumah sakit dan banyak lagi!". ucap Ridho.


Marni diam sejenak.


"Om tarmizi adalah adik dari ayahnya danil!". ucap marni lagi.


Tidak tahu bagaimana reaksi ridho.


"Waktu itu kan pernah bertemu. saat.. aku lupa.


waktu itu ada papa membahas tentang perusahaan keluarga Zulkarnaen. Dan danil masuk keluarga itu!". tambah Marni.


Ridho berfikir. apa dia perbah tahu, tapi dia lupa. Ridho tidak lagi bertanya.


Sekarang dia ingin fokus menjaga istri dan anaknya. menunggu jelahiran buah hatinya yang dua tunggu-tunggu.


Setelah acara tujuh bulanan Marni, Ridho dan marni disuruh mertua. orang tua ridho untuk tinggal dirumah mereka.


Dan di setujui oleh Ridho.


Dan Marni yang sedang hamil besarpun tidak mau menolak keinginan mertuanya.


Lagian dia juga bosan tinggal di apartemen.

__ADS_1


.


Beberapa bulan berikutnya.


Pagi itu marni akan dibawa kerumah sakit, karena sudah waktunya untuk melahirkan.


Dari menjelang subuh dia mengalami kontraksi. Hingga setelah sarapan pagi lebih awal, mertuanya menyruh ridho untuk membawa marni kerumah sakit.


Ridho sibuk mengelus punggung istrinya yang sedang ngilu karena perutnya kontraksi. karena istrinya yang akan melahirkan,


Ssshhh


Desis marni Menahan sakit.


Sepanjang pagi saat akan berangkat kerumah sakit, sampai siang Ridho menjaga istrinya yang akan melahirkan.


Tidak ketingalan kedua orang tua Ridho dan orang tua Marni ikut menjaga marni. mereka sama- sama menunggu kelahiran cucu pertama mereka.


Dan alhamdulillah, marni yang di prediksi hamil anak kembar laki-laki saat usg, dan dia melahirkan anak kembarnya. laki-laki.


Ucap orang tua marni dan orang tua ridho. Menyambut kelahiran cucu mereka.


"Terima kasih sayang!". ucap Ridho mencium kening istrinya.


Yang baru saja melahirkan putra kembarnya. dan masih tidur di brangkar tempat melahirkan, selesai dibersihkan perawat.


Marni tersenyum menjawab ucapan suaminya.


Marni sangat bahagia. dengan lahirnya putra kembarnya ini, membuat kedua keluarga senang.


Semoga suaminya bisa lebih perhatian dan lebih sayang lagi.


Memang suaminya sudah berubah semenjak marni keguguran tahun lalu. dan saat hamil inipun suami nya lebih perhatian padanya.


.

__ADS_1


"Rapat hari ini aku rasa sudah cukup mengerti semuanya.


Aku tunggu laporan bulan ini di ruanganku nanti siang!". ucap Danil.


menutup rapat bulanan rumah sakit yang di adakan setiap awal bulan.


Seperti saat ini. rapat dan laporan dengan semua divisi rumah sakit.


Danil memang sudah mulai ikut turun memimpin rumah sakit. Danil langsung turun tangan tanpa di dampingi Mario.


Mario cukup membuat jadwal harian Danil. dan fokus pada perusahaan danil yang di pimpimpin danil beberapa tahun belakangan.


Di rumah sakit Danil di dampingi sang sepupu yang menjadi wakil direktur rumah sakit keluarga Danil.


Begitu juga dengan hotel, danil juga punya wakil kepercaannya.


Mereka yang menyiapkan semua keperluan yang akan dibutuhkan sang pimpinan. Danil.


Mereka memberikan dan mengirimkan isi rapat yang akan di adakan dan rapat apa pada mario sang asisten pribadi danil, dan mario yang mengatur jadwal kemana dan waktunya, juga apa yang akan dibicarakan danil.


Dan Danil akan di dampingi sang wakil saat hadir pertemuan.


Selama setahun ini Danil menjalan kan peran sebagai pimpinan beberapa usaha keluarga yang dilimpahkan pada danil untuk nengelolanya.


Membuat danil sibuk mengunjungi tiap perusahaan. Untung mario sangat pandai mengatur jadwal untuk danil bekerja di setiap kqntor yang di kunjunginya.


Hingga waktu untuk danil bersama keluarga kecilnya tidak terganggu.


"Yo!. Selesai dari rumah sakit, aku nau makan siang ke rumah!". ucap Danil nenelfon mario, sang Asisten.


"Ok bos. pukul tiga juga ada pertemuan di peusahaan!". jawab mario.


Mario hanya mengatur jadwal dari kantor. dan Danil akan pergi dengan seirang supir, juga seorang asisten untuk mengiringi danil setiap keluar kantor.


.

__ADS_1


.


__ADS_2